Pengangguran Musiman: Pengertian, Contoh, dan Cara Mengatasinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengangguran musiman terjadi karena perubahan musim atau perubahan permintaan tenaga kerja secara berkala. Salah satu cara mengatasi pengangguran musiman adalah memberikan informasi yang jelas tentang adanya lowongan pekerjaan pada bidang lain.
Secara umum, pengangguran musiman adalah kondisi menganggur karena keadaan fluktuasi kegiatan ekonomi jangka pendek yang mengakibatkan seseorang harus berhenti dari pekerjaannya.
Untuk memahami lebih jelas mengenai pengangguran musiman, simak selengkapnya di bawah ini.
Pengertian dan Contoh Pengangguran Musiman
Pengangguran secara umum adalah kelompok angkatan kerja yang ingin bekerja, tetapi belum beruntung mendapatkan kesempatan untuk bekerja atau belum mendapat pekerjaan.
Salah satu jenis pengangguran yang disebabkan oleh faktor penyebabnya adalah pengangguran musiman. Pengangguran musiman terjadi karena kesulitan temporer dalam mempertemukan pemberi kerja dan pelamar kerja.
Dikutip dari Ekonomi dan Akuntansi: Membina Kompetensi Ekonomi oleh Eeng Ahman dan Epi Indriani, pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi sewaktu-waktu. Artinya, mereka hanya menganggur pada musim tertentu, sedangkan pada musim lainnya sibuk bekerja.
Dalam pengertian yang lebih sederhana, pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi karena pergantian musim. Ada waktu yang tidak terpakai karena tidak ada pekerjaan dari musim yang satu ke musim lainnya.
Salah satu contoh dari pengangguran musiman adalah petani pada sektor pertanian. Pada musim tanam, para petani akan sibuk. Setelah itu, mereka akan menganggur menunggu padi tumbuh besar dan siap dipanen. Dalam keadaan ini, para petani adalah penganggur musiman.
Cara Mengatasi Pengangguran Musiman
Dikutip dari Ekonomi Publik oleh Rita Yunus dan Anas Iswanto Anwar, pengangguran musiman dapat diatasi dengan beberapa cara, antara lain sebagai berikut.
Memberikan informasi yang cepat jika ada lowongan pekerjaan di sektor lain.
Melakukan pelatihan di bidang keterampilan lain, seperti menjahit, mengelas, membordir, menyablon, dan jenis keterampilan lainnya, untuk memanfaatkan waktu sambil tetap bekerja ketika menunggu datangnya musim tertentu.
Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian Negara dan Individu
Pengangguran dapat menimbulkan masalah ekonomi, politik, dan sosial bagi negara yang memiliki tingkat pengangguran tinggi. Selain itu, pengangguran juga berdampak pada masalah ekonomi dan sosial bagi individu yang mengalaminya.
Dikutip dari Get Success Persiapan Ujian Nasional Ekonomi untuk SMA/MA oleh Ima Rahmawati, dampak pengangguran terhadap perekonomian terbagi menjadi dua, yaitu dampak pengangguran terhadap perekonomian suatu negara dan individu yang mengalaminya. Berikut penjelasannya.
1. Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian Suatu Negara
Pengangguran dapat menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimalkan tingkat kemakmuran yang dapat dicapainya.
Pengangguran akan menyebabkan pendapatan negara yang berasal dari sektor pajak berkurang.
Pengangguran tidak meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
2. Dampak Pengangguran terhadap Individu
Pengangguran dapat menghilangkan mata pencaharian dan pendapatan.
Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan.
Pengangguran akan menimbulkan ketidakstabilan sosial dan politik.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian pengangguran?

Apa pengertian pengangguran?
Pengangguran secara umum adalah kelompok angkatan kerja yang ingin bekerja, tetapi belum beruntung mendapatkan kesempatan untuk bekerja atau belum mendapat pekerjaan.
Apa pengertian pengangguran musiman?

Apa pengertian pengangguran musiman?
Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi sewaktu-waktu. Artinya, mereka hanya menganggur pada musim tertentu, sedangkan pada musim lainnya sibuk bekerja.
Apa dampak pengangguran terhadap individu?

Apa dampak pengangguran terhadap individu?
Dampak pengangguran terhadap individu, yaitu pengangguran dapat menghilangkan mata pencaharian dan pendapatan, menghilangkan keterampilan, dan menimbulkan ketidakstabilan sosial dan politik.
