Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Bilangan Komposit

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bilangan komposit. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bilangan komposit. Foto: Pixabay

Sebuah bilangan bulat yang lebih besar dari 1 dan bukan termasuk bilangan prima disebut dengan bilangan komposit. Salah satu contoh bilangan komposit adalah 4, karena angka tersebut bukan termasuk bilangan prima dan memiliki lebih dari 2 faktor.

Margaretha Madha Melissa dan Cyrenia Novella Krisnamurti menjelaskan dalam buku Pengantar Teori Bilangan, bilangan komposit dapat juga dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat atau hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih.

Contoh bilangan komposit lainnya adalah 12. Ini dianggap sebagai bilangan komposit karena memiliki faktorisasi 1, 2, 3, 4, 6, dan 12. Agar lebih paham, simak penjelasan lengkapnya dalam uraian artikel di bawah ini.

Pengertian Bilangan Komposit

Ilustrasi bilangan komposit. Foto: Pixabay

Merujuk buku Teori dan Aplikasi Pembelajaran Matematika di SD/MI oleh Aulia Ar Rakhman Awaludin, dkk, bilangan komposit adalah bagian dari bilangan asli yang memiliki lebih dari 2 faktor. Sehingga, bilangan ini bisa dibagi dengan angka 1, angka itu sendiri, atau angka lainnya.

Bilangan komposit juga dapat didefinisikan sebagai bilangan asli yang bukan bilangan prima. Himpunan atau kumpulan bilangan komposit dinotasikan dengan huruf K. Anggota himpunan bilangan komposit dinyatakan sebagai berikut:

K = {4, 6, 8, 9, 10, 12, …}

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri bilangan komposit, yakni sebagai berikut:

  • Bilangan komposit adalah bilangan asli yang lebih besar dari 1, tapi tidak termasuk bilangan prima.

  • Bilangan komposit adalah hasil faktorisasi dari bilangan bulat.

  • Bilangan komposit adalah hasil perkalian antara dua bilangan prima ataupun lebih.

  • Bilangan komposit adalah bilangan cacah (selain 1 dan 0) dan bukan termasuk bilangan prima.

  • Bilangan komposit bisa juga disebut sebagai bilangan tersusun.

Contoh Bilangan Komposit

Ilustrasi bilangan komposit. Foto: Pixabay

Dikutip dari buku Pendidikan Matematika di Sekolah Dasar oleh Suvriadi Panggabean, S.Pd., Rizki Nurjehan, S.Pd., dkk, berikut beberapa contoh bilangan komposit:

1. Contoh bilangan komposit 1-50

K = {4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18, 20, 21, 22, 24, 25, 26, 27, 28, 30, 32, 33, 34, 35, 36, 38, 39, 40, 42, 44, 45, 46, 48, 49, 50}

2. Contoh bilangan komposit 50-100

K = {50, 51, 52, 54, 55, 56, 57, 58, 60, 62, 63, 64, 66, 65, 68, 69, 70, 72, 74, 75, 76, 77, 78, 80, 81, 82, 84, 85, 86, 87, 88, 90, 92, 91, 94, 93, 95, 96, 98, 99, 100}

3. Contoh bilangan komposit 100-300

K = {102, 104, 105, 106, 108, 110, 112, 114, 115, 117, 118, 119, 120, 121, 122, 123, 124, 125, 126, 128, 129, 130, 132, 133, 134, 135, 136, 138, 140, 141, 143, 144, 145, 146, 147, 148, 150, 152, 153, 154, 155, 156, 158, 159, 160, 161, 162, 164, 165, 166, 168, 169, 170, 171, 172, 174, 175, 176, 177, 178, 180, 182, 183, 184, 185, 186, 187, 188, 190, 192, 194, 195, 196, 198, 200, 201, 202, 203, 204, 205, 206, 207, 208, 210, 212, 213, 214, 215, 217, 218, 219, 220, 221, 222, 223, 224, 225, 226, 228, 230, 231, 232, 235, 236, 237, 240, 242, 241, 243, 244, 247, 248, 250, 253, 254, 258, 260, 262, 264, 267, 270, 271, 273, 275, 280, 281, 282, 283, 285, 289, 290, 292, 293, 295, 296, 297, 298, 299, 300}

4. Contoh bilangan komposit ganjil

K = {9, 15, 21, 25, 27, 33, 35, 39, 45, 49, …}

5. Contoh Bblangan komposit genap

K = {4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18, 20, 22, …}

6. Contoh bilangan komposit pada dadu

K = {4, 6}

Cara Menentukan Bilangan Komposit

Ilustrasi bilangan komposit. Foto: Pixabay

Cara mudah dalam menentukan bilangan komposit atau bukan adalah dengan menggunakan saringan Erastothenes. Bagi yang belum tahu, berikut langkah-langkah untuk menentukan bilangan komposit dengan menggunakan saringan Erastothenes, yakni sebagai berikut:

  1. Buat daftar dari semua bilangan tersebut, yaitu 1, 2, 3,..., 100. Daftar tersebut dapat dibuat sedemikian rupa, sehingga menghemat tempat, misalkan dibuat dalam bentuk persegi.

  2. Coret dengan garis horizontal (-) bilangan kelipatan 2, kecuali bilangan 2 itu sendiri, yaitu 4, 6, 8, …

  3. Coret dengan slash (/) bilangan kelipatan 3, kecuali bilangan 3 itu sendiri.

  4. Coret dengan backslash (\) bilangan kelipatan 5, kecuali bilangan 5 itu sendiri.

  5. Coret dengan garis vertikal (|) bilangan kelipatan 7, kecuali bilangan 7 itu sendiri.

  6. Bilangan yang tidak dicoret merupakan bilangan prima, kecuali 1 coret dengan x. Sementara bilangan lain yang dicoret merupakan bilangan komposit.

Walau terbilang mudah, saringan Erastothenes tidak cukup efisien untuk menentukan bilangan komposit yang lebih besar dari 100. Jadi, cara lain untuk menentukan bilangan komposit yang bisa adalah dengan menggunakan pohon faktor dan faktor prima.

Mengutip buku Math Stories: Kumpulan Rumus dan Cerita Matematika oleh Drajat dan Janu, pohon faktor adalah deretan pembagian yang turun ke bawah dengan menggunakan pembagian menggunakan bilangan prima. Contoh:

Contoh pohon faktor. Foto: Buku Math Stories: Kumpulan Rumus dan Cerita Matematika oleh Drajat dan Janu

Berdasarkan pohon faktor di atas, angka 70 dan 105 termasuk bagian dari bilangan komposit. Sebab, kedua angka tersebut memiliki faktor lebih dari 2. Angka 70 memiliki faktor pembagi 2, 5, 7, 35, sedangkan angka 105 memiliki faktor pembagi 3, 5, 5, 7, 35.

Sementara itu, faktor prima adalah faktor-faktor yang terdiri atas bilangan prima. Contohnya, faktor dari 24 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24.

Dari faktor-faktor tersebut, faktor yang merupakan bilangan prima adalah 2 dan 3, sehingga faktor prima dari 24 adalah 2 dan 3. Perhatikan bilangan 24 yang diuraikan menjadi perkalian faktor-faktor primanya berikut ini:

24 = 2 x 12

24 = 2 x 2 x 6

24 = 2 x 2 x 2 x 3

Perkalian faktor-faktor prima dari suatu bilangan ini disebut faktorisasi prima. Dengan demikian, faktorisasi prima dari 24 adalah 2 x 2 x 2 x 3.

Baca Juga: Hasil Bilangan Negatif Ditambah Positif dan Operasi Bilangan Bulat Lainnya

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara menentukan bilangan komposit?

chevron-down

Cara menentukan bilangan komposit adalah dengan menggunakan saringan Erastothenes.

Berapa faktor-faktor dari 4?

chevron-down

Faktor-faktor dari 4, yaitu 1, 2, dan 4. Maka 4 adalah bilangan komposit.

Apa saja himpunan bilangan komposit?

chevron-down

Himpunan bilangan komposit, di antaranya angka 4, 6, 8, 9, 10, dan seterusnya.