Pengertian Geografi Regional dan Ragamnya di Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia yang merupakan wilayah di permukaan bumi termasuk ke dalam suatu region geografi. Apa yang dimaksud dengan geografi regional? Menurut buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia oleh Bambang Utoyo, geografi regional adalah cabang geografi yang mempelajari geografi suatu negara di permukaan bumi. Misalnya, geografi regional Asia Tenggara, geografi regional Eropa Barat, dan geografi regional Amerika Utara.
Adapun menurut Bambang Syaeful Hadi dalam Diktat Kuliah Geografi Regional Indonesia, yang dimaksud dengan geografi regional adalah suatu bagian atau keseluruhan bagian yang didasarkan atas aspek keseluruhan suatu wilayah. Geografi regional membahas ragam penyebaran ruang pada suatu wilayah teretentu, baik lokal, negara, maupun kontinental.
Dalam geografi regional, semua aspek dan gejala geografi dideskripsikan secara bertautan dalam hubungan integrasi dan interelasi keruangannya. Dengan geografi regional, karakteristik suatu wilayah bisa ditonjolkan, sehingga perbedaan antarwilayah menjadi terlihat lebih jelas.
Region Indonesia dalam Berbagai Aspek
a. Region Iklim
Iklim adalah unsur geografi yang penting dalam memengaruhi kehidupan manusia. Menyadur laman sumber.belajar.kemdikbud.go.id, Indonesia merupakan negara beriklim tropis. Karakteristik iklim tropis antara lain:
Suhu udara rata-rata tinggi karena matahari selalu vertikal. Umumnya suhu udara antara 20–23 derajat celsius, bahkan di sejumlah tempat rerata suhu tahunannya mencapai 30 derajat celsius .
Mendapat hujan lebih banyak dari daerah-daerah lain di dunia.
Dipengaruhi oleh pergerakan matahari yang menyebabkan peredaran pola angin, sehingga terdapat dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.
Di beberapa pulau besar seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua terdapat gunung-gunung yang tinggi sehingga memengaruhi variasi unsur iklim di setiap wilayahnya.
b. Region Administrasi
Secara administratif luas wilayah Indonesia adalah 5.000.000 meter persegi. Luas wilayah itu terdiri dari 2.206.833 kilometer persegi berupa daratan dan 3.000.000 kilometer persegi berupa lautan.
c. Region Geologis
Berdasarkan perkembangan geologi, wilayah Indonesia merupakan titik temu dari tiga gerakan lempeng bumi, yakni:
gerakan dari sistem Sunda di barat
gerakan dari sistem pinggiran di Asia Timur
gerakan dari sistem sirkum Australia.
Ketiga gerakan tersebut mengakibatkan negara Indonesia menjadi jalur vulkanis dan gempa, sehingga sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia di dalamnya. Akibat banyaknya gunung berapi, maka lahan Indonesia menjadi tanah yang subur. Selanjutnya, dapat memberi penghidupan atau bahan pangan bagi penduduk.
d. Region Fauna dan Flora
Fauna dan flora di Indonesia tersebar di berbagai wilayah. Di bagian barat Indonesia dikenal dengan keberadaan kelompok fauna asiatis. Sementara fauna di bagian tengah termasuk fauna peralihan antara fauna Asiatis dengan fauna Australis. Sedangkan fauna di bagian timur dikenal dengan fauna Australis.
e. Region Budaya
Region budaya di Indonesia dibagi berdasarkan budaya suatu suku atau ras yang besar. Contohnya, region budaya Jawa, region budaya Sunda, region budaya Melayu, dan lain-lain.
Budaya memiliki jangkauan yang luas, sehingga region budaya bisa dibuat berdasarkan unsur budaya tersebut. Contohnya unsur bahasa, kesenian, mata pencaharian, adat-istiadat, makanan khas, bentuk tempat tinggal, dan lain-lain.
(ZHR)
