Pengertian Jarak dan Cara Menghitungnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian jarak diartikan sebagai sesuatu yang menghubungkan dua objek atau dua lokasi. Lebih dari itu, jarak dapat dikaji dengan berbagai perspektif keilmuan. Untuk penjelasan selengkapnya, simak uraian berikut ini.
Pengertian Jarak
Sebagian besar dari kita tentu tidak asing dengan jarak. Menurut Buku Ajar Dinamika Partikel yang ditulis oleh Ilyas, dkk., jarak adalah angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda dengan benda lainnya.
Dalam keilmuan fisika, jarak dapat berupa jarak fisik, yakni sebuah periode waktu atau estimasi berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya jarak tempuh antara Jakarta dengan Bandung dan sebagainya.
Melansir laman p2k.unkris.ac.id, jarak memiliki perbedaan dengan koordinat posisi. Hal ini karena jarak tidak memiliki nilai negatif. Sementara itu dalam kinematika gerak, jarak memiliki perbedaan dengan perpindahan.
Dalam buku CMS Cara Menguasai Soal Fisika SMA dan MA Latihan Soal dan Pembahasan Plus HOTS oleh Yuni Melfia, jarak merupakan lintasan yang ditempuh oleh suatu benda dalam waktu tertentu. Jarak termasuk besaran skalar yakni besaran yang tidak memiliki arah.
Sementara itu, perpindahan merupakan perubahan kedudukan suatu benda dalam selang waktu tertentu. Proses berpindah juga termasuk besaran vektor yang tergantung dengan arah.
Secara fisik, jarak merujuk pada empat hal, di antaranya:
Jarak tempuh, yaitu panjang sebuah lintasan yang spesifik antara dua titik. Misalnya, jarak tempuh ketika berkendara di jalan raya.
Jarak euklides, yaitu panjang lintasan terpendek antara dua titik. Jarak ini dapat ditempuh jika tak ada sesuatu yang menghalangi antara kedua titik tersebut.
Jarak geodesi, yaitu panjang lintasan terpendek antara dua titik dan dapat ditempuh tanpa meninggalkan sebuah permukaan. Misalnya, panjang lingkaran besar sepanjang kelengkungan permukaan bumi.
Panjang sebuah lintasan tertentu pada sebuah objek yang bergerak. Kemudian objek tersebut kembali ke titik awal. Contohnya, bola yang dilempar lurus ke atas.
Dalam fisika, jarak dapat diketahui dengan rumus sebagai berikut:
s = v x t
Keterangan :
s = jarak (kilometer)
v = kecepatan (kilometer per jam)
t = waktu tempuh (jam)
Contoh Soal Menghitung Jarak
Perhatikan soal berikut ini!
Sebuah kendaraan melaju dari kota C menuju kota D selama 7 jam, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan 140 kilometer per jam. Berapa jarak antara kota C dengan kota D?
Maka, cara menghitungnya sebagai berikut:
Diketahui: kecepatan (v) = 140 km/jam, waktu tempuh (t) = 7 jam.
Ditanya: Jarak (s)?
Jawab:
Jarak = kecepatan (v) x waktu (t)
Jarak = 140 km/jam x 7 jam
Jarak = 20 kilometer.
Jadi, jarak antara kota C dengan kota D adalah 20 kilometer.
Itulah pengertian jarak, rumus, contoh soal, dan cara menghitungnya. Semoga bermanfaat!
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan jarak?

Apa yang dimaksud dengan jarak?
Angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda dengan benda lainnya.
Bagaimana rumus untuk menghitung jarak?

Bagaimana rumus untuk menghitung jarak?
s = v x t
Apa yang dimaksud dengan jarak tempuh?

Apa yang dimaksud dengan jarak tempuh?
Panjang sebuah lintasan yang spesifik antara dua titik.
