Konten dari Pengguna

Pengertian Konduksi, Jenis-Jenis, dan Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian konduksi, jenis-jenis, dan contoh. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian konduksi, jenis-jenis, dan contoh. Foto: Unsplash

Dalam ilmu fisika dan kelistrikan, istilah konduksi menjadi salah satu kata yang cukup sering ditemukan.

Umumnya, konduksi dikenal sebagai sebuah proses transmisi energi panas. Konduksi sendiri merupakan proses yang sering terjadi di kegiatan sehari-hari tanpa disadari.

Salah satunya adalah ketika seseorang berjalan tanpa alas kaki di aspal yang cukup panas, maka otomatis akan terjadi proses konduksi dari aspal ke kaki.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa itu konduksi? Berikut penjelasan terkait pengertian konduksi, jenis-jenis, beserta contohnya.

Pengertian Konduksi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, konduksi adalah hantaran dari bagian benda ke bagian benda lainnya atau dari satu benda ke benda lain tanpa perpindahan partikel atau zat.

Dalam beberapa penelitian, perpindahan tenaga kalor dapat dibagi dalam beberapa golongan cara perpindahan. Kalor itu dapat merambat dari suatu bagian ke bagian lain melalui zat atau benda yang diam.

Selain itu, kalor juga dapat dibawa oleh partikel-partikel zat yang mengalir. Pada radiasi kalor, tenaga kalor berpindah melalui pancaran yang merupakan salah satu cara perpindahan kalor.

Mengutip Buku Ajaran Perpindahan Kalor karya Dr. Ir. Haryadi, MT, konduksi merupakan satu-satunya mekanisme di mana panas dapat mengalir dalam zat padat yang tidak tembus cahaya.

Jenis-Jenis Konduksi

Pengertian konduksi, jenis-jenis, dan contoh. Foto: Unsplash

Konduksi terdiri dari berbagai jenis. Biasanya, konduksi di dalam fisika menggambarkan setidaknya tiga jenis perilaku, apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini.

Konduksi pada dinding satu dimensi

Konduksi pada dinding datar yang bisa dipandang sebagai konduksi atau dimensi tidak pernah ada. Namun, konduksi yang terjadi pada dinding relatif tipis dan cukup luas atau dinding yang keempat sisinya diisolasi dengan baik.

Konduksi tunak pada dinding datar lapis rangkap

Pada konduksi ini, biasanya ada susunan listrik seri yang memiliki besar arus kuat I. Biasanya konduksi ini memiliki penghantar yang sepanjangnya tidak memiliki percabangan.

Konduksi pada dinding paralel

Pada konduksi ini, perpindahan panasnya berada pada dinding yang datar dan paralel. Di kondisi ini, tidak ada perpindahan panas dalam arah melintang di antara dinding-dinding.

Contoh Konduksi

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa contoh konduksi seperti yang dikutip dari Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Christiana Umi.

  • Tangan melepuh ketika memegang wajan yang panas.

  • Saat memasak, ujung spatula akan terasa panas meski tidak bersentuhan dengan api langsung.

  • Ketika setrika panas digosokkan kepada baju, kemudian baju akan menjadi rapi dan hangat.

  • Saat berpelukan dengan orang yang memiliki suhu lebih panas, maka tubuh akan terasa lebih hangat.

  • Melelehnya mentega ketika diletakkan di atas wajan berapi yang sedang dipanaskan.

  • Knalpotnya yang lama kelamaan panas saat mesin motot dihidupakan.

(JA)