Pengertian Market Share, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Market share adalah sebutan untuk pangsa pasar yang memiliki arti sebagai persentase dari total penjualan dalam suatu industri yang dihasilkan oleh perusahaan tertentu.
Istilah market share sendiri biasanya menjadi perbincangan para kaum pesaing bisnis di seluruh dunia. Terlebih jika pesaing tersebut berasal dari kalangan bisnis yang memiliki kesamaan produk.
Mengutip dari buku Marketing Muhammad Strategi Andal dan Jitu Praktik Bisnis karya Thorik Gunara, market share adalah persentase dari keseluruhan pasar.
Persentase tersebut untuk sebuah kategori produk atau servis yang telah dipilih dan dikuasai oleh satu atau lebih produk atau servis tertentu yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam kategori yang sama.
Umumnya, perusahaan yang menaikkan pangsa pasar atau market share mempunyai beberapa manfaat. Berikut manfaatnya menurut buku Manajemen Pemasaran Edisi Ketiga Belas Jilid 1 karya Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, yakni:
Menikmati kenaikan pangsa pasar yang lebih besar dari pada mereka yang tingkat kualitasnya tetap atau menurun.
Lebih cepat tingkat pertumbuhan pasar umumnya untuk meningkat ke pangsa pasar.
Selain penjelasan di atas, ada pun beberapa fungsi dan juga jenis-jenis yang dimiliki oleh market share. Simak ulasannya di bawah ini.
Fungsi Market Share
Menurut pengertiannya, market share adalah formula yang mampu menunjukkan kejayaan dan keterpurukan suatu perusahaan. Berikut beberapa fungsi dari market share yang dikutip dari laman resmi Bank OCBC NISP.
1. Jadi tolak ukur keberhasilan bisnis
Market share menjadi tolak ukur keberhasilan dalam berbisnis. Singkatnya, perusahaan yang menguasai pasar lebih luas, maka perusahaan tersebut menjadi perusahaan terbaik di antara para kompetitornya.
2. Membandingkan ukuran antar perusahaan
Selain menjadi tolak ukur keberhasilan, market share juga bisa membandingkan ukuran antar perusahaan. Apabila perusahaan tersebut berhasil mendapatkan market share terbesar, maka pendapatan untuk perusahaan ikut meningkat.
3. Menjadi bahan untuk evaluasi
Di antara 2 poin di atas, market share juga bisa menjadi bahan untuk perusahaan mengevaluasi diri dari segi marketing, kualitas produk, dan lain sebagainya.
Jenis-Jenis Market Share
Tidak hanya membahas fungsi, market share juga terdiri dari beberapa jenis. Apa saja jenis-jenis market share? Berikut penjelasannya:
Common Market Share, yaitu market share yang membuat seluruh bisnis dalam industri yang sama bersaing satu sama lain untuk memperebutkannya.
Preffered Market Share, yaitu market share yang didapat oleh perusahaan karena merger atau akuisisi pasar. Contohnya: PT. C menguasai 15% pasar, sedangkan PT. D memenangkan 7,5%. Keesokan harinya, PT. C melakukan akuisisi terhadap PT. D sehingga mendapatkan tambahan market share menjadi 22,5%.
Mutual Fund Share, yaitu jenis pembagian market share yang dinilai berdasarkan dengan saham yang dimiliki oleh para investor.
(JA)
