Pengertian Media Transmisi dan Jenis-jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informasi yang berkembang dengan pesat di zaman yang modern tidak luput dari adanya jalur yang mengarah pada media transmisi.
Media transmisi sendiri sudah menjadi salah satu yang memegang peran penting dalam kemajuan teknologi. Apabila tidak adanya media transmisi, informasi tidak bisa menyebar dengan cepat dan luas.
Maka itu, setiap barang elektronik yang difungsikan untuk komunikasi memiliki media transmisi yang berbeda-beda. Mengutip jurnal Komunikasi Data dan Jaringan Komputer karya Ayu Nikki Asvikarani, dkk, informasi yang ditransmisikan itu bisa berupa sinyal listrik atau elektromagnetik.
Lantas, sebetulnya apa itu media transmisi? Berikut penjelasannya seperti yang dikutip dari jurnal tentang Media Transmisi yang disusun oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
Pengertian Media Transmisi
Media transmisi adalah media yang mentransmisikan gelombang elektromagnetik (data) dengan menggunakan konduktor fisik. Media transmisi juga menyalurkan jalur transmisi sinyal yang meliputi twisted pair cable, coaxial cable (kabel koaksial) dan fiber-optic cable (kabel seratoptik).
Twisted pair dan coaxial cable menggunakan konduktor logam yang menerima dan mentransmisikan sinyal dalam bentuk aliran listrik. Optical fiber serat optik menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk cahaya.
Ada juga beberapa faktor yang memengaruhi kualitas media transmisi, di antaranya:
Bandwidth
Noise (gangguan)
Radiasi
Attenuation (redaman)
Jenis-Jenis Media Transmisi
Media transmisi dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yakni wired atau guided media dan wireless atau unguided media. Apa perbedaan dari kedua jenis media transmisi ini? Berikut penjelasannya.
1. Media Transmisi Terpadu (Guided Transmission Data)
Mengutip jurnal Transmisi dan Media Transmisi karya Emi Iryanti, media transmisi terpadu adalah media kasat mata yang mentransmisikan sekaligus memandu gelombang untuk menuju pada tujuan.
Contoh dari media-media ini adalah kabel yang digunakan untuk komunikasi data, yakni:
Kabel twisted pair, salah satu kabel yang sering digunakan untuk jaringan komputer.
Kabel koaksial, kabel yang terdiri dari dua konduktor dan digunakan untuk pita frekuensi yang besar.
Kabel serat optik, kabel yang bisa menyebarkan data hingga dengan kecepatan sangat tinggi dalam orde GB/s.
2. Media Transmisi Tidak Terpadu (Unguided Media atau Wireless)
Media ini menggunakan sistem gelombang elektromagnetik dalam mentransmisikan informasi dari pengirim ke penerima. Unguided media sendiri lebih dikenal dengan sebutan wireless yang berarti tanpa kabel.
Berikut beberapa media yang digunakan unguided media, yakni:
Frekuensi radio, pada umumnya radio menggunakan antena untuk menyebarkan gelombang elektromagnetiknya. Misalnya, tv, radio, dan lainnya.
Gelombang mikro, media transmisi ini menggunakan gelombang elektromagnetik paling tinggi hingga 3GHz hingga 30GHz.
Infra red, media ini menggunakan radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang yang lebih panjang dari cahaya tampak tapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio.
Satelit, merupakan media transmisi yang mengorbit akan beroperasi pada sejumlah band frekuensi yang disebut dengan channel transponder.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa saja faktor yang memengaruhi kualitas media transmisi?

Apa saja faktor yang memengaruhi kualitas media transmisi?
Bandwith, noise, radiasi, dan attenuation.
Apa yang dimaksud dengan media transmisi terpadu?

Apa yang dimaksud dengan media transmisi terpadu?
Media transmisi terpadu adalah media kasat mata yang mentransmisikan sekaligus memandu gelombang untuk menuju pada tujuan.
Apa itu kabel koaksial?

Apa itu kabel koaksial?
Kabel koaksial adalah kabel yang terdiri dari dua konduktor dan digunakan untuk pita frekuensi yang besar.
