Pengertian Musik Modal dan Sistemnya dalam Musik Modern

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan musik barat dapat diamati melalui periodisasi atau pembagian menurut zamannya. Salah satu unsur perkembangan musik barat, yakni sistem tonalitas yang memuat musik modal di dalamnya.
Lantas apa yang dimaksud dengan musik modal? Simak penjelasannya berikut ini.
Musik Modal
Mengutip dari buku Sejarah Musik 2 yang disusun oleh Rhoderick J. McNell, musik modal adalah sistem musik yang memandang bunyi berdasarkan satu suara atau secara vertikal saja.
Menurut Usman Suhana Bisri dalam Modul Pembelajaran SMA Seni Budaya: Konsep Musik Barat, pada prinsipnya musik modal berasal dari musik monofon atau jenis musik yang terdiri dari satu suara saja dan dibawakan tanpa iringan.
Senada dengan McNell, komponis sekaligus musikolog Jerman, Dieter Mack, menyebut bahwa modal merupakan karya musik yang berasal dari satu jajaran nada dengan jarak interval tertentu. Selain itu, musik modal tidak memiliki hubungan khusus dengan masing-masing not tangga nada, kecuali nada dasar yang menjadi pusat (finalis).
Berdasarkan ungkapan di atas, musik modal memiliki ciri sebagai berikut:
Memiliki pusat nada dasar.
Bersifat monofon.
Tak terikat khusus dengan tangga nada masing-masing.
Adapun contoh karya musik yang menggunakan sistem modal antara lain:
Lagu Gregorian yang menggunakan musik monoton pada abad ke-7.
Epigraphes Antique karya Claude Debussy.
Frühlingstraum karya Franz Schubert.
Sistem Modal pada Musik Modern
Menyadur sumber yang sama di atas, sistem modal pada musik modern terdiri dari tujuh skala yang berbeda. Keseluruhan skala tersebut berkaitan dengan kunci mayor dan minor. Namun terdapat sifat dan karakteristik yang membedakan satu sama lain.
Ketujuh skala modal tersebut di antaranya Ionian, Dorian, Frigia, Lydian, Mixolydian, Aeolian, dan Locrian. Menurut Bisri, masing-masing skala modal tersebut terdiri dari pengaturan tertentu dari nada diatonis satu oktaf.
Cara untuk memahami tujuh skala modal modern secara sederhana yakni dengan mempertahankan catatan skala C-utama sebagai kerangka referensi. Berikut contohnya:
C Ionian terdiri dari catatan C, D, E, F, G, A, B, C atau Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Si, Do.
C Dorian terdiri dari catatan C, D, Eb, F, G, A, Bb, C’ atau Re, Mi, Fa, Sol, La, Si, Do, Re.
C Phrygian terdiri dari C, Db, Eb, F, G, Ab, Bb, C’ atau Mi, Fa, Sol, La, Si, Do, Re, Mi.
C Lydian terdiri dari C, D, E, Fis, G, A, B, C’ atau Fa, Sol, La, Si, Do, Re, Mi, Fa.
C Mixolydian terdiri dari C, D, E, F, G, A, Bb, C’ atau Sol, La, Si, Do, Re, Mi, Fa, Sol.
C Aeolian terdiri dari C, D, Eb, F, G, Ab, Bb, C’ atau La, Si, Do, Re, Mi, Fa, Sol, La.
C Locrian terdiri dari C, Db, Eb, F, Gb, Ab, Bb, C’ atau Si, Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Si.
Bisri mencatat bahwa untuk menambah pemahaman terhadap tujuh skala modal, Anda dapat menggunakan alat musik seperti pianika.
Demikian penjelasan tentang musik modal, semoga bermanfaat!
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan musik modal?

Apa yang dimaksud dengan musik modal?
Sistem musik yang memandang bunyi berdasarkan satu suara atau secara vertikal saja.
Sebutkan ciri-ciri dari musik modal!

Sebutkan ciri-ciri dari musik modal!
Memiliki pusat nada dasar, bersifat monofon, dan tak terikat khusus dengan tangga nada masing-masing.
Sebutkan tujuh skala modal dalam musik modern!

Sebutkan tujuh skala modal dalam musik modern!
Ionian, Dorian, Frigia, Lydian, Mixolydian, Aeolian, dan Locrian.
