Pengertian Pemenggalan Kata dalam Kaidah Bahasa Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa pengertian pemenggalan kata dalam bahasa Indonesia dan bagaimana cara melakukannya?
Dalam bahasa Indonesia, ada yang disebut dengan pemenggalan kata. Pemenggalan, sebagaimana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah proses, perbuatan, cara memenggal. Jadi, pengertian pemenggalan kata adalah proses atau cara memenggal kata.
Ada beberapa alasan mengapa pemenggalan kata perlu dilakukan. Salah satunya untuk membuat penulisan atau pelafalan dapat dibaca dengan baik dan jelas.
Pedoman pemenggalan kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia terdapat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Panduan tersebut merupakan penyempurnaan dari Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
Berikut pedoman mengenai pemenggalan kata sebagaimana dirangkum dari PUEBI Daring, puebi.readthedocs.io.
Pemenggalan Kata dalam Kaidah Bahasa Indonesia
1. Pemenggalan kata pada kata dasar
Pemenggalan kata pada kata dasar dapat dilakukan sebagai berikut.
a. Jika di tengah kata terdapat huruf vokal yang berurutan, pemenggalannya dilakukan di antara kedua huruf vokal itu. Misalnya:
bu-ah
ma-in
ni-at
sa-at
b. Jika di tengah kata dasar terdapat huruf konsonan (termasuk gabungan huruf konsonan) di antara dua huruf vokal, pemenggalannya dilakukan sebelum huruf konsonan itu. Misalnya:
ba-pak
la-wan
de-ngan
ke-nyang
mu-ta-khir
mu-sya-wa-rah
c. Jika di tengah kata dasar terdapat dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalannya dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu. Misalnya:
ap-ril
cap-lok
makh-luk
man-di
sang-gup
som-bong
swas-ta
d. Jika di tengah kata dasar terdapat tiga huruf konsonan atau lebih yang masing- masing melambangkan satu bunyi, pemenggalannya dilakukan di antara huruf konsonan yang pertama dan huruf konsonan yang kedua. Misalnya:
ul-tra
in-fra
ben-trok
in-stru-men
2. Pemenggalan kata pada kata turunan
Pemenggalan kata turunan dapat dilakukan di antara bentuk dasar dan unsur pembentuknya. Misalnya:
ber-jalan
mem-pertanggungjawabkan
mem-bantu
memper-tanggungjawabkan
di-ambil
mempertanggung-jawabkan
ter-bawa
mempertanggungjawab-kan
per-buat
me-rasakan
makan-an
merasa-kan
letak-kan
per-buatan
pergi-lah
perbuat-an
apa-kah
ke-kuatan
kekuat-an
a. Pemenggalan kata berimbuhan yang bentuk dasarnya mengalami perubahan dilakukan seperti pada kata dasar. Misalnya:
me-nu-tup
me-ma-kai
me-nya-pu
me-nge-cat
pe-mi-kir
pe-no-long
pe-nga-rang
pe-nge-tik
pe-nye-but
b. Pemenggalan kata bersisipan dilakukan seperti pada kata dasar. Misalnya:
ge-lem-bung
ge-mu-ruh
ge-ri-gi
si-nam-bung
te-lun-juk
3. Pemenggalan kata yang terdiri dari dua unsur atau lebih
Jika sebuah kata terdiri atas dua unsur atau lebih dan salah satu unsurnya dapat bergabung dengan unsur lain, pemenggalannya dilakukan di antara unsur-unsur itu. Tiap unsur gabungan dipenggal seperti pada kata dasar. Misalnya:
biografi: bio-grafi, bi-o-gra-fi
biodata: bio-data, bi-o-da-ta
fotografi: foto-grafi, fo-to-gra-fi
fotokopi: foto-kopi, fo-to-ko-pi
introspeksi: intro-speksi, in-tro-spek-si
introjeksi: intro-jeksi, in-tro-jek-si
kilogram: kilo-gram, ki-lo-gram
kilometer: kilo-meter, ki-lo-me-ter
pascapanen: pasca-panen, pas-ca-pa-nen
pascasarjana: pasca-sarjana, pas-ca-sar-ja-na
4. Pemenggalan nama orang
Nama orang yang terdiri atas dua unsur atau lebih pada akhir baris dipenggal di antara unsur-unsurnya. Misalnya:
Lagu "Indonesia Raya" digubah oleh Wage Rudolf-Supratman.
Buku Layar Terkembang dikarang oleh Sutan Takdir-Alisjahbana.
(AMP)
