Pengertian Penggunaan Kapasitas Produk & Kapasitas Pabrik dengan Full Capacity

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penggunaan kapasitas pabrik dengan full capacity (kapasitas penuh) artinya perkiraan besarnya persentase dari sejumlah barang dan jasa yang dihasilkan atau diproduksi apabila seluruh mesin dan peralatan di pabrik tersebut dioperasikan secara penuh.
Pernyataan tersebut dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik. Lebih lanjut, hal ini juga berhubungan erat dengan istilah kapasitas produksi, yaitu hasil produksi maksimum yang dapat diproduksi sekaligus dihasilkan dalam kurun waktu tertentu.
Dalam memproduksi suatu barang, perusahaan tentunya menggunakan beberapa fasilitas, salah satunya adalah pabrik yang berisikan berbagai macam alat.
Oleh karena itu, kapasitas pabrik memiliki kaitan erat dengan kapasitas produk. Selain itu, kapasitas produk juga berhubungan dengan menentukan berapa jumlah permintaan pasar yang perlu diwujudkan
Aspek Kapasitas Produksi di Pabrik
Mengutip jurnal Manajemen Produksi dan Operasi yang disusun oleh Zulian Yamit, terdapat beberapa aspek yang digunakan dalam menentukan kapasitas produksi di suatu pabrik. Berikut penjelasan singkatnya.
Pusat kerja adalah suatu fasilitas produksi spesifik yang terdiri dari satu atau lebih orang dengan kemampuan yang sama.
Pesanan manufakturing merupakan dokumen atau identitas jadwal yang memberikan kewenangan untuk membuat produk dalam jumlah tertentu.
Routing adalah sekumpulan informasi yang merinci pada metode pembuatan item tertentu.
Beban adalah banyaknya kerja yang dijadwalkan untuk dilakukan oleh manufakturing dalam periode waktu yang ditetapkan.
Kapasitas merupakan tingkat di mana sistem manufaktur, seperti mesin, pabrik, departemen, pusat kerja, dan lain-lainnya tengah berproduksi.
Perencanaan Proses Kapasitas
Mengutip jurnal Proses Strategi dan Perencanaan Kapasitas karya Lena Ellitan, perencanaan kapasitas produksi bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni perencanaan kapasitas jangka pendek dan jangka panjang.
Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya apa yang dimaksud dengan perencanaan kapasitas jangka pendek dan panjang, yakni:
1. Perencanaan kapasitas jangka pendek
Perencanaan kapasitas jangka pendek digunakan untuk menangani secara ekonomis hal-hal yang sifatnya mendadak di masa yang akan datang, misalnya untuk memenuhi permintaan yang bersifat mendadak atau seketika dalam jangka waktu pendek.
2. Perencanaan kapasitas jangka panjang
Perencanaan kapasitas jangka panjang merupakan strategi operasi dalam menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi dan sudah dapat diperkirakan sebelumnya.
Ukuran Kapasitas Produksi
Kapasitas produksi juga memiliki berbagai macam jenis ukuran. Mengutip buku Manajemen yang ditulis oleh Hani Handoko, berikut adalah ukuran kapasitas produksi beserta pengertian singkatnya.
Design capacity, tingkat keluaran per satuan waktu untuk mana pabrik dirancang.
Rated capacity, tingkat keluaran per satuan yang menunjukkan bahwa fasilitas secara teoritik mempunyai kemampuan memproduksinya.
Standard capacity, tingkat keluaran per satuan waktu yang ditetapkan sebagai sasaran pengoperasian bagi manajemen, supervisi, dan para operator mesin atau alat.
Actual capacity, tingkat keluaran rata-rata per satuan waktu selama periode-periode waktu yang telah lewat.
Peak capacity, jumlah keluaran per satuan waktu yang dapat dicapai melalui memaksimalkan keluaran, menambah tenaga kerja, menghapus penundaan-penundaan, mengurangi jam istirahat, dan lainnya.
(JA)
