Pengertian Permintaan dan Jenis-jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian permintaan secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu keinginan konsumen untuk mengonsumsi barang dan jasa. Permintaan sendiri merupakan wujud dari pemenuhan kebutuhan sehari-hari setiap manusia.
Biasanya, permintaan yang dilakukan oleh seorang konsumen berkaitan erat dengan pendapatannya. Semakin tinggi pendapatannya, semakin tinggi pula permintaannya, begitu pula sebaliknya.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai permintaan, simak penjelasan mengenai pengertian permintaan dan jenis-jenis permintaan berdasarkan daya beli konsumen di bawah ini.
Pengertian Permintaan
Dikutip dari buku Analisis Permintaan dalam Teori dan Praktik yang ditulis oleh Mara Judan Rambey, dkk, permintaan adalah hasrat atau keinginan dari seseorang atau sekelompok orang untuk dapat memiliki sejumlah barang atau jasa, yang disertai dengan kemampuan untuk membeli pada tingkat harga tertentu dan kondisi tertentu.
Pengertian lain dari permintaan juga disebutkan Eeng Ahmad dan Yana Rohmana dalam buku Teori Ekonomi Mikro, yaitu suatu jumlah barang dan jasa yang diminta (mampu dibeli) seseorang atau individu dalam waktu tertentu pada berbagai tingkat harga.
Berdasarkan dua pendapat di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli seseorang atau individu pada berbagai tingkat harga dan pada waktu tertentu.
Jenis-Jenis Permintaan
Setiap hari, manusia sebagai seorang konsumen selalu melakukan berbagai permintaan untuk berbagai barang dan jasa yang dibutuhkan. Permintaan yang dilakukan oleh konsumen adalah cara mereka untuk memperoleh kepuasan dalam memenuhi kebutuhannya.
Berdasarkan kemampuan atau daya beli konsumen, permintaan dibagi ke dalam beberapa jenis. Berikut jenis-jenis permintaan berdasarkan daya beli konsumen.
1. Permintaan Efektif
Permintaan efektif adalah istilah yang digunakan untuk setiap permintaan konsumen terhadap suatu barang dan jasa yang mana setiap konsumen memiliki daya beli atau mampu membayar suatu barang atau jasa tersebut.
Pada permintaan jenis ini, seorang konsumen memang membutuhkan barang itu dan ia mampu membayarnya.
2. Permintaan Potensial
Permintaan potensial adalah jenis permintaan konsumen terhadap suatu barang atau jasa dan disertai dengan daya beli, akan tetapi konsumen belum melakukan pembelian terhadap barang atau jasa tersebut.
Contoh dari permintaan potensial adalah ketika Bu Ida memiliki uang yang cukup untuk membeli televisi baru, tetapi ia belum mempunyai keinginan untuk membeli televisi.
3. Permintaan Absolut
Permintaan absolut adalah salah satu jenis permintaan yang mana setiap permintaan konsumen terhadap suatu barang atau jasa yang tidak diikuti dengan daya beli atau kemampuan untuk membeli.
Pada jenis permintaan ini, konsumen tidak memiliki daya beli (uang) untuk membeli barang atau jasa yang diinginkan. Contohnya, Pak Henri ingin membeli sepeda motor yang baru, akan tetapi uang yang dimiliki Pak Henri tidak cukup untuk membelinya.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian permintaan efektif?

Apa pengertian permintaan efektif?
Permintaan efektif adalah istilah yang digunakan untuk setiap permintaan konsumen terhadap suatu barang dan jasa yang mana setiap konsumen memiliki daya beli atau mampu membayar suatu barang atau jasa tersebut.
Apa pengertian permintaan potensial?

Apa pengertian permintaan potensial?
Permintaan potensial adalah jenis permintaan konsumen terhadap suatu barang atau jasa dan disertai dengan daya beli, akan tetapi konsumen belum melakukan pembelian terhadap barang atau jasa tersebut.
Apa contoh permintaan potensial?

Apa contoh permintaan potensial?
Contoh dari permintaan potensial adalah ketika Bu Ida memiliki uang yang cukup untuk membeli televisi baru, tetapi ia belum mempunyai keinginan untuk membeli televisi.
