Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.97.0
Konten dari Pengguna
Pengertian Proposal, Fungsi, Bentuk, dan Unsur-unsurnya
22 April 2024 12:54 WIB
·
waktu baca 5 menitTulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![Ilustrasi pengertian proposal. Foto: unsplash.com.](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1634025439/01hw1sk7217kkrfdy9age4b0sd.jpg)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Sementara secara istilah, pengertian proposal adalah bentuk pengajuan rancangan berbagai kegiatan seperti bisnis, penelitian, dan proyek yang dituangkan dalam bentuk tulisan dan dijelaskan secara sistematis dan terperinci.
Pengertian proposal juga dijelaskan oleh beberapa ahli. Untuk memahami bentuk proposal lebih lanjut, simak artikel ini sampai selesai.
Pengertian Proposal Menurut Beberapa Ahli
Berikut ini pengertian proposal menurut pendapat para ahli , yang dikutip dari buku Metode dan Teknik Penyusunan Proposal Penelitian oleh Yuniati Sitorus, dkk,.
1. Menurut Hasnun Anwar
Proposal adalah rencana yang disusun untuk kegiatan tertentu.
2. Menurut Jay
Proposal adalah alat bantu manajemen standar agar dapat berfungsi secara efisien.
3. Menurut Hadi
Proposal adalah suatu usulan yang terstruktur untuk agenda kerja sama bisnis antar lembaga, perusahaan, dan usulan kegiatan sampai pada pemecahan masalah.
ADVERTISEMENT
4. Menurut Keraf
Proposal adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan.
5. Menurut Hariwijaya
Proposal adalah bentuk pengajuan penawaran berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, ijin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya.
Fungsi Proposal
Meski proposal hanya bersifat sebagai usulan tertulis yang ditujukan kepada pihak-pihak yang berhubungan dengan rencana kegiatan , setiap proposal harus ditulis secara baik dan benar.
Tujuannya agar pihak yang berkepentingan dapat memahaminya dengan baik dan mempermudah persetujuan. Proposal memiliki fungsi dan tujuan ditinjau dari pihak pembuat proposal maupun pihak yang menerimanya.
Mengutip buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK/MAK Kelas XII yang disusun oleh Ir. Hieronymus Budi Santoso, secara umum fungsi proposal, yaitu:
ADVERTISEMENT
1. Dasar Melakukan Penelitian
Dalam bidang penelitian akademis atau pendidikan, proposal berfungsi sebagai dasar untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan sosial, budaya, agama, ekonomi, dan bidang lainnya.
2. Proyeksi Kegiatan Usaha dan Bisnis
Dalam bidang bisnis, proposal berfungsi sebagai gambaran dan proyeksi dalam mendirikan suatu usaha yang ditujukan untuk investor.
3. Memberikan informasi secara detail
Proposal juga berfungsi untuk memberikan informasi detail tentang suatu kegiatan ketika mengajukan dana untuk pelaksanaan kegiatan, misalnya perayaan, seminar, pelatihan, dan sebagainya.
4. Sebagai Dasar Melakukan Tender
Dalam suatu proyek, proposal berfungsi sebagai dasar melakukan tender, baik dari lembaga pemerintah maupun swasta.
Jenis-Jenis Proposal
Berdasarkan fungsi proposal di atas, dapat disimpulkan ada berbagai jenis proposal dengan berbagai kegiatan. Masih dari sumber yang sama, berikut jenis-jenis proposal yang perlu diketahui:
ADVERTISEMENT
1. Proposal Kegiatan
Proposal kegiatan merupakan rancangan untuk melakukan suatu kegiatan. Isinya adalah pengajuan rencana kegiatan, baik yang sifatnya individu maupun kelompok. Misalnya kegiatan pentas seni budaya sekolah maupun universitas.
Sering kali, proposal kegiatan ini bertujuan untuk pengajuan permohonan dana dari pihak tertentu. Sebagai gantinya, pihak penyelenggara akan menawarkan sesuatu yang bermanfaat bagi donatur, seperti space iklan.
2. Proposal Bisnis
Proposal bisnis adalah proposal yang berhubungan dengan dunia bisnis, baik perseorangan maupun kelompok. Contohnya proposal pendirian suatu usaha, proposal kerja sama antar perusahaan, dan lain-lain.
3. Proposal Penelitian
Proposal ini digunakan di bidang pendidikan, Proposal tersebut dibuat sebagai pengajuan kegiatan penelitian. Contohnya proposal penelitian untuk membuat skripsi, tesis, disertasi dan sebagainya.
4. Proposal Proyek
Proposal ini digunakan di dunia bisnis sebagai rangkaian rencana kegiatan. Contohnya untuk proyek pembangunan.
ADVERTISEMENT
Bentuk-Bentuk Proposal
Berdasarkan bentuknya, proposal terduru atas beberapa jenis. Mengutip buku Intisari Materi Bahasa Indonesia SMA: Plus Soal AKM oleh Ai Mulyati dan Nurfajrian Hanifah, bentuk-bentuk proposal yaitu:
1. Proposal Formal
Proposal formal memiliki tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, isi, dan data pelengkap. Berikut penjelasan setiap bagiannya:
2. Proposal Semiformal
Proposal semiformal umumnya tidak selengkap proposal formal, namun masih berbentuk baku. Biasanya, proposal semi formal memiliki informasi mengenai masalah, saran, pemecahan, dan permohonan.
3. Proposal Nonformal
Proposal nonformal biasanya hampir sama dengan proposal semiformal dan disampaikan dalam bentuk surat atau memorandum. Dalam bentuk proposal nonformal juga terdapat beberapa hal seperti masalah, saran, pemecahan, dan permohonan.
ADVERTISEMENT
Unsur-Unsur Proposal
Dalam setiap proposal terdapat unsur penting yang isinya tergantung jenis proposal yang dibuat. Unsur di dalam proposal bisnis tentunya tidak akan sama dengan unsur di dalam proposal penelitian.
Mengutip buku Makalah Pengertian, Tujuan, Fungsi, Bentuk Unsur, dan Contoh Proposal Dana yang disusun oleh Nadia Sasmita Wijayanti, berikut unsur-unsur penting yang ada dalam bentuk proposal pengajuan dana.
1. Judul proposal
Judul proposal adalah elemen utama yang menentukan isi proposal, sehingga harus dibuat menarik dan relevan agar dapat memberi dampak positif pada proposal yang diajukan.
2. Latar Belakang
Latar belakang meliputi acara yang sedang ingin diselenggarakan. Pada bagian ini, terdapat penjelasan alasan mengapa acara tersebut harus diselenggarakan.
3. Maksud dan Tujuan
Bagian ini memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan mengirimkan proposal kepada perusahaan tertentu.
ADVERTISEMENT
4. Penjelasan Sasaran Acara
Sasaran acara dibuat dengan acuan berupa sasaran pasar. Misalnya, saat ingin membuat bazar penjualan baju, maka proposal harus diajukan ke perusahaan industri fashion seperti butik, pabrik tekstil, dan sebagainya.
5. Lokasi dan Jadwal
Jelaskan di mana lokasi kegiatan dan jadwal acara yang akan diselenggarakan. Lokasi sangat memengaruhi persetujuan proposal yang diajukan. Perusahaan akan menerima proposal permohonan dana jika lokasi acara diselenggarakan di tempat yang strategis.
6. Rincian Biaya
Rincian biaya harus dibuat secara tepat dan akurat. Rincian tersebut biasanya terdiri atas dana yang dibutuhkan dan berapa keuntungan yang akan didapat.
7. Anggota
Bagian ini berisi penjelasan tentang anggota acara, mulai dari penanggung jawab, ketua panitia, wakil ketua panitia, bendahara, sekretaris, dan sebagainya.
8. Penutup
Bagian ini berisi simpulan singkat seberapa penting pertolongan dana yang dibutuhkan agar acara terlaksana dengan baik. Selain itu, bagian ini diakhiri dengan harapan dan ucapan terima kasih kepada pihak yang dimintai dana.
ADVERTISEMENT
(IPT)