Konten dari Pengguna

Pengertian Radiasi, Jenis-Jenis, dan Bahayanya untuk Makhluk Hidup

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi daerah yang memiliki bahaya radiasi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daerah yang memiliki bahaya radiasi. Foto: Unsplash

Dalam ilmu fisika, radiasi bisa diartikan sebagai proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain.

Tidak hanya di dunia fisika, istilah radiasi juga sudah menjadi kata yang tak lagi asing di kedokteran. Penggunaan radiasi dan zat radioaktif digunakan untuk diagnosis, pengobatan, dan penelitian.

Hal ini memungkinkan dokter untuk menemukan tulang rusak dan untuk menemukan kanker yang mungkin tumbuh dalam tubuh. Dokter juga menemukan penyakit tertentu dengan menyuntikkan zat radioaktif dan pemantauan radiasi yang dilepaskan melalui substansi tubuh.

Meski demikian, radiasi juga bisa menimbulkan dampak negatif bagi makhluk hidup, terutama manusia. Apa saja dampaknya? Sebelum mengetahuinya, simak pengertian radiasi, jenis-jenis, dan bahayanya untuk makhluk hidup berikut ini.

Pengertian Radiasi

Ilustrasi peringatan bahaya radiasi. Foto: Unsplash

Mengutip jurnal Pengetahuan Lingkungan: Radiasi karya Taufiq Rahman, radiasi adalah fenomena atau peristiwa penyebaran energi gelombang elektromagnetik atau partikel subatom melalui vakum atau media material.

Kemunculan radiasi juga dipengaruhi karena perkembangan teknologi yang terus-menerus meningkat. Teknologi tersebut menimbulkan munculnya radiasi yang jika berlebihan bisa membahayakan manusia itu sendiri.

Sumber Radiasi yang Ada di Sekitar Manusia

Ilustrasi sumber radiasi yang ada di sekitar manusia. Foto: Pexels

Sumber radiasi gelombang elektromagnetik dapat berasal dari sumber alam dan ciptaan manusia. Dikutip dari Biologi Radiasi oleh Cicillia Artitin (2023: 2-3), berikut adalah beberapa sumber radiasi yang ada di lingkungan sekitar.

1. Radiasi Kosmik

Radiasi kosmik berasal dari luar angkasa. Sebagian berasal dari ruang antar bintang dan matahari. Radiasi ini terdiri dari partikel dan sinar yang berenergi tinggi dan berinteraksi dengan inti atom stabil di atmosfer.

Atmosfer bumi dapat mengurangi radiasi kosmik yang diterima oleh manusia. Tingkat radiasi dari sumber kosmik ini bergantung kepada ketinggian, yaitu radiasi yang diterima akan semakin besar apabila posisinya semakin tinggi.

2. Unsur Radioaktif di Bumi

Sumber radiasi ini dipancarkan oleh unsur radioaktif (radionuklida) dari dalam kerak bumi. Radiasi ini disebut juga primordial yang sudah ada sejak terbentuknya bumi. Radionuklida yang ada dalam kerak bumi terutama adalah Uranium.

3. Unsur Radioaktif di Tubuh Manusia

Sumber radiasi ini ada di dalam tubuh manusia sejak dilahirkan, dan bisa juga masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, pernapasan, atau luka. Radiasi internal ini terutama diterima dari radionuklida.

4. Radiasi Ciptaan Manusia

Sumber radiasi ciptaan manusia telah diproduksi sejak abad ke-20, dengan ditemukannya sinar-X oleh Wilhelm Conrad Rontgen. Saat ini, sudah banyak jenis sumber radiasi buatan, baik berupa zat radioaktif dan sumber pembangkit radiasi (pesawat sinar-X dan akselerator).

Radioaktif dapat dibuat oleh manusia berdasarkan reaksi inti antara nuklida yang tidak radioaktif dan neutron. Radionuklida buatan ini dapat memancarkan radiasi alpha, beta, gamma, dan neutron.

Berikut beberapa contoh radiasi ciptaan manusia:

  • Gelombang radio yang dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar.

  • Sinar inframerah yang dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar karena benda dipanaskan.

  • Sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik.

  • Sinar-X yang dihasilkan oleh penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam.

  • Sinar Gamma yang dihasilkan dari peristiwa peluruhan inti radioaktif.

Jenis-Jenis Radiasi

Ilustrasi simbol bahaya radiasi. Foto: Unsplash

Radiasi dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu berdasarkan massa, muatan listrik, dan asalnya. Berikut penjelasannya:

1. Radiasi Berdasarkan Massa

Berdasarkan massa, berikut jenis-jenis radiasi:

  • Radiasi elektromagnetik adalah radiasi yang tidak memiliki massa. Biasanya terdiri dari gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik.

  • Radiasi partikel adalah radiasi berupa partikel yang memiliki massa.

2. Radiasi Berdasarkan Muatan Listrik

Berdasarkan muatan listrik, berikut jenis-jenis radiasi:

  • Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion (radiasi yang dapat menimbulkan ionisasi).

  • Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi.

3. Radiasi Berdasarkan Asalnya

Berdasarkan asalnya, berikut jenis-jenis radiasi:

  • Sumber radiasi alam adalah radiasi alam yang dapat berasal dari sinar kosmos, sinar gamma dari kulit bumi, hasil peluruhan radon dan thorium di udara, serta berbagai radionuklida alamiah.

  • Sumber radiasi buatan adalah radiasi yang timbul karena atau berhubungan dengan kegiatan manusia, seperti penyinaran di bidang medis, jatuhan radioaktif, radiasi yang diperoleh pekerja radiasi di fasilitas nuklir, radiasi di bidang industri seperti radiografi.

Baca Juga: Contoh Peristiwa Radiasi, Konduksi, dan Konveksi dalam Kehidupan

Bahaya Radiasi bagi Manusia

Ilustrasi radiasi nuklir yang sangat berbahaya bagi manusia. Foto: Pexels

Radiasi merupakan pancaran energi yang dapat merusak sel-sel tubuh manusia. Berdasarkan tingkat risiko kesehatannya bagi manusia, bahaya radiasi dibedakan menjadi beberapa tingkatan, yaitu:

Bahaya Radiasi Tingkat I

Radiasi tingkat 1 berasal dari sumber alam dan lingkungan tempat tinggal manusia. Jumlah radiasi pada tingkatan ini rendah dan dapat tersebar dalam berbagai bahan alami, seperti makanan, udara, air, dan bahkan dalam tubuh manusia.

Radiasi pada tingkatan ini juga dapat berasal dari luar angkasa yang mencapai permukaan bumi dengan jumlah yang relatif rendah. Pada tingkat ini, radiasi belum dianggap membahayakan kesehatan.

Bahaya Radiasi Tingkat II

Radiasi tingkat 2 menunjukkan jumlah radiasi yang lebih tinggi dibandingkan tingkat 1, tetapi tetap tidak dianggap membahayakan bagi kesehatan. Sumber radiasi pada tingkatan ini masih sama dengan tingkat 1, yaitu lingkungan sekitar manusia.

Bahaya Radiasi Tingkat III

Radiasi tingkat 3 memiliki tingkat kepekatan yang cukup tinggi, sehingga bisa meningkatkan peluang seseorang mengalami kanker jika terpapar secara terus-menerus.

Kanker yang mungkin muncul setelah terpapar radiasi tingkat 3 adalah leukemia dan kanker tiroid, tetapi umumnya baru terasa dalam beberapa tahun setelah terpapar.

Bahaya Radiasi Tingkat IV

Radiasi tingkat 4 memiliki tingkat kepekatan yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan seseorang sakit parah. Gejala awal yang mungkin muncul akibat terpapar radiasi tingkat 4 adalah mual, kelelahan, muntah, demam tinggi, dan diare.

Jika terus-menerus terpapar, rambut bisa mengalami kerontokan dan kulit terbakar beberapa minggu kemudian. Dampak dari tingkatan radiasi ini dikenal sebagai Sindrom Radiasi Akut.

Bahaya Radiasi Tingkat V

Radiasi tingkat 5 merupakan tingkatan tertinggi dan paling berbahaya. Seseorang yang terpapar radiasi tingkat ini bisa mengalami kerusakan organ tubuh yang parah bahkan hingga menyebabkan kematian.

Terpapar radiasi tingkat ini bisa menyebabkan kerusakan sel darah merah, yang berpotensi mengakibatkan tubuh tidak mampu melawan infeksi.

Berikut beberapa dampak kesehatan dari paparan radiasi yang dikutip dari jurnal Efek Biologis dari Paparan Radiasi Elektromagnetik karya Woro Riyadina.

  • Mudah mengalami kelelahan

  • Sakit kepala

  • Kulit mengalami keriput

  • Nyeri pada otot dan jantung

  • Saraf mengalami ketegangan

  • Reaksi hipokondria (kondisi kesehatan mental yang secara tidak langsung memberikan reaksi psikologis berlebihan terhadap suatu penyakit)

  • Depresi mental

  • Perasaan takut

  • Ingatan yang mulai berkurang

(JA & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan radiasi elektromagnetik?
chevron-down

Radiasi elektromagnetik adalah radiasi yang tidak memiliki massa.

Apa contoh radiasi buatan manusia?
chevron-down

Gelombang radio yang dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar dan sinar inframerah yang dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar karena benda dipanaskan.

Ada berapa jenis radiasi berdasarkan massanya?
chevron-down

Ada dua, yaitu radiasi elektromagnetik dan radiasi partikel.