Pengertian Sains dan Ciri-cirinya dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara bahasa, Sains berasal dari istilah latin “Scientia” yang artinya pengetahuan atau mengetahui. Seiring berkembangnya zaman, lahirlah sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yaitu Science. Lebih jelasnya, simak ciri-ciri Sains dan tujuannya berikut ini.
Berdasarkan buku Konsep Dasar Sains 1 tulisan Niken Septantiningtyas, MPd (2020: 23), Sains adalah sebuah ilmu pengetahuan yang khusus mempelajari suatu kejadian alam. Utamanya, Sains bertujuan mengungkap kejadian yang ada di balik sebuah peristiwa dengan menggunakan metode ilmiah.
Wajar saja, apabila sebagian orang mendefinisikan Sains sebagai cara terbaik untuk mempelajari suatu aspek tertentu. Khususnya yang berkaitan dengan alam dan bersifat terorganisir, penggunaan metode saintifik sudah mampu dibuktikan keabsahannya sekaligus dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Ada banyak pendapat yang dikemukakan para ahli mengenai Sains. Lebih jelasnya, berikut beberapa pengertian Sains menurut para ahli.
1. Albert Einstein
Einstein menyatakan bahwa Sains adalah upaya atau aktivitas yang mengkombinasikan berbagai jenis inderawi yang dimiliki manusia, sehingga membentuk sebuah pola pikir yang memiliki keseragaman secara logis.
2. Hardy & Fleer
Menurut Hardy dan Fleerm, ada beberapa aspek dari nilai ilmiah yang erat kaitannya dengan Sains. Aspek tersebut di antaranya perasaan ingin tahu, nilai kejujuran, keterbukaan, dan pemecahan masalah.
3. Sund
Sains menurut Sund adalah suatu proses yang berkaitan dengan sikap ilmiah, metode ilmiah, dan produk ilmiah.
4. Romano Harre
Definisi Sains menurut Romane adalah kumpulan teori-teori yang telah diuji kebenarannya, yang menjelaskan tentang pola, keteraturan, maupun ketidakteraturannya dari gejala yang diamati dengan seksama.
5. Menurut UU No. 2 Tahun 2003
UU No. 2 Tahun 2003 yang membahas Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa Sains merupakan salah satu cabang mata pelajaran yang memiliki peranan penting dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia.
Dalam UU tersebut dijelaskan, pelajaran Sains atau Ilmu Pengetahuan Alam dimasukkan ke dalam berbagai jenjang pendidikan di Indonesia.
Tujuan Sains
Segala sesuatu diciptakan dengan sebuah tujuan, begitu pula dengan Sains. Ada beberapa alasan yang menjadi titik mula lahirnya Sains. Salah satunya adalah sebagai sarana untuk mengungkapkan sebuah fakta.
Tentunya, hal ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa metode penyelidikan ilmiah seperti observasi, merumuskan hipotesis, membuat prediksi, melaksanakan penelitian, dan menarik kesimpulan.
Ciri-Ciri Sains
Untuk bisa mengenali dan memahami Sains, dihimpun dalam buku Aktivitas Sains Makhluk Hidup dan Lingkungan milik Arief Pramudyo N (2014: 58), ciri-ciri Sains yang bisa dijadikan sebagai acuan adalah sebagai berikut:
Logis dan rasional
Didasarkan pada bukti yang bisa dibuktikan keakuratannya
Falsifiabilitas, yaitu kemungkinan sebuah pernyataan dapat dibuktikan melalui observasi atau uji coba
Dapat digunakan dalam berbagai situasi yang sama
Terdapat sebuah kesenjangan yang tidak bisa dijelaskan oleh teori
Objektif, baik dalam segi bias maupun kontrol variabel
Jujur dan apa adanya
Tidak ada keraguan, seperti kebetulan maupun korelasi lain yang tidak bisa dibuktikan
Memiliki penjelasan yang sederhana
(VIO)
