Pengertian Seni Lukis, Jenis-Jenis, dan Teknik yang Digunakan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni lukis menjadi salah satu karya seni yang memiliki nilai jual tersendiri dan bisa membuat banyak orang terkesima.
Lebih lanjut, seni lukis termasuk ke dalam karya seni rupa dua dimensi. Seni lukis juga memiliki ciri khasnya tersendiri, yakni corak, bahan, serta teknik yang digunakan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, seni lukis merupakan seni mengenai gambar-menggambar dan lukis-melukis. Biasanya, seorang seniman yang menghasilkan karya seni lukis menggambar lukisannya di permukaan canvas.
Untuk membuat karya seni, seorang seniman membutuhkan ide kreatif. Oleh karena itu, karya seni yang dijual-belikan bisa memperoleh harga fantastis karena nilai jual dan kualitas dari lukisan tersebut.
Ingin mengetahui lebih jelas tentang pengertian seni lukis, jenis-jenis, dan teknik penggunaannya? Berikut penjelasannya!
Pengertian Seni Lukis
Mengutip buku Aliran Seni Lukis Indonesia karya W. Setya R, seni lukis merupakan suatu kegiatan berekspresi dari pengalaman estetik seseorang yang dituangkan dalam bidang dua dimensi dengan medium rupa seperti garis, bidang, warna, tekstur, ruang, dan cahaya.
Seni lukis juga bisa menjadi bentuk pelukis dalam menuangkan emosi dan ekspresi jiwanya. Seni lukis juga bisa memberikan fungsi bagi beberapa orang, seperti fungsi religius, fungsi komersial, dan fungsi simbolis.
Ada juga fungsi estetis yang digunakan untuk menilai keindahan, sehingga bisa tergolong sebagai seni rupa murni.
Jenis-Jenis Seni Lukis
Menurut jurnal tentang Aliran Seni Lukis Eropa karya Drs.Hery Santosa, M.Sn, seni lukis sudah masuk ke ranah yang modern dan memiliki jenis atau alirannya masing-masing. Berikut jenis-jenis seni lukis beserta penjelasan singkatnya:
Klasisme, aliran seni lukis yang lahir pada zaman Renaisance abad ke 14. Ciri-cirinya bersifat kaku dan istanasentris serta pencahayaan sederhana.
Romantisme, aliran seni lukis yang mengungkapkan kejadian, kegetiran dan hal-hal yang dianggap istimewa. Ciri-cirinya bertemakan kejadian mengenaskan, penuh gerak yang berlebihan, dan warna cenderung cerah.
Naturalisme, aliran seni lukis yang mengungkapkan keadaan alam yang divisualisaskan ke dalam kanvas. Ciri-cirinya bertemakan lingkungan alam dan mengutamakan unsur keindahan.
Ekspresionisme, aliran seni lukis yang mengungkapkan keadaan alam yang divisualisaskan ke dalam kanvas.
Abstrak, aliran lukisan yang tumbuh dari kalangan yang perpandangan bahwa bentuk yang diungkapkan tidak menyamai bentuk yang ada di alam.
Teknik yang Digunakan
Seni lukis juga membutuhkan teknik yang tepat agar menghasilkan karya yang memuaskan bagi penikmat seni. Seperti apa teknik yang digunakan? Berikut penjelasannya.
Teknik plakat, teknik yang menggunakan bahan cat air, akrilik, dan minyak dengan mengoleskan warna yang tebal dan kental.
Teknik aquarel, memanfaatkan teknik yang menggunakan cat air namun dioleskan tipis-tipis.
Teknik spray, teknik lukis gaya baru dengan menyemprotkan cat ke papan atau kanvas.
Teknik basah, teknik basah dilakukan dengan cara mengencerkan cat minyak menggunakan bahan-bahan tertentu seperti linseed oil.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa ciri-ciri seni lukis?

Apa ciri-ciri seni lukis?
Seni lukis memiliki ciri khasnya tersendiri, yakni corak, bahan, serta teknik yang digunakan.
Apa pengertian seni lukis menurut KBBI?

Apa pengertian seni lukis menurut KBBI?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, seni lukis merupakan seni mengenai gambar-menggambar dan lukis-melukis.
Apa pengertian romantisme sebagai salah satu aliran seni lukis?

Apa pengertian romantisme sebagai salah satu aliran seni lukis?
Romantisme, aliran seni lukis yang mengungkapkan kejadian, kegetiran dan hal-hal yang dianggap istimewa.
