Pengertian Seni Musik, Sejarah, Unsur-Unsur, dan Fungsinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian seni musik secara garis besar terdiri dari dua kata, yaitu 'seni' dan 'musik' yang masing-masing katanya memiliki arti. Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu dan musik adalah ilmu yang menyusun nada atau suara.
Apabila kedua kata tersebut digabungkan, seni musik adalah cabang seni yang lebih fokus mengutamakan penggunaan harmoni, melodi, irama, tempo dan vokal sebagai sarana menyampaikan nilai-nilai seni itu sendiri dari seniman atau pembuat seni kepada orang lain.
Dalam perkembangannya, seni musik menghasilkan banyak jenis dan genre yang unik. Beberapa genre musik di antaranya adalah pop, rock, jazz, blues, dan lainnya.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang pengertian dan sejarah seni musik, simak informasi di bawah ini.
Pengertian Seni Musik
Apa pengertian seni musik? Menurut buku Kamus Musik karangan Banoe P, seni musik adalah cabang seni yang menggunakan media bunyi atau suara untuk menyampaikan karya yang diusungnya.
Ada juga pengertian seni musik yang disampaikan oleh para ahli, mulai dari Jamalus, Sunarto, hingga David Ewen. Berikut uraian singkat tentang pengertian seni musik menurut para ahli, di antaranya:
1. Jamalus
Seni musik adalah hasil karya seni berupa bunyi yang dituangkan dalam bentuk lagu atau komposisi sebagai ungkapan perasaan dan pikiran penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik yaitu melodi, irama, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai sumber kesatuan.
2. Sunarto
Seni musik adalah penghayatan isi hati manusia yang diungkapkan dalam bentuk bunyi yang teratur dengan ritme atau melodi serta memiliki unsur atau keselarasan yang indah.
3. Reed dan Sidnell
Seni musik adalah cabang seni berbentuk suara yang di dalamnya terkandung unsur melodi, ritme, harmoni, serta timbre.
4. David Ewen
Seni musik adalah ilmu pengetahuan seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental yang meliputi harmoni dan melodi sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan terutama aspek emosional.
5. Pono Bonoe
Seni musik adalah cabang seni yang menjelaskan tentang berbagai macam suara dalam pola yang dapat dipahami oleh manusia.
Sejarah Seni Musik
Sejarah seni musik diawali pada pertengahan abad sekitar tahun 400-1400 SM. Awalnya seni musik dipengaruhi oleh aliran-aliran gereja, namun semakin lama seni musik berkembang dengan luas dan tidak berpatok pada gereja.
Ingin tahu perkembang sejarah seni musik dari tahun ke tahunnya? Menurut buku Seni Budaya yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, berikut informasinya.
1. Zaman Medieval
Di masa ini, seni musik dipengaruhi perkembangannya oleh aliran gereja yang bersumber pada seni musik Yahudi atau yang disebut dengan seni madah.
Teori seni musik juga semakin berkembang pada abad pertengahan ini. Salah satu pelopornya adalah Guido de Arezzo, teoritikus musik asal Italia yang menciptakan musik Gregorian.
2. Zaman Renaisance
Zaman setelah pertengahan atau zaman renaisance memiliki arti sebagai lahirnya kembali tingkat kebudayaan yanghilang di zaman romawi. Pada zaman ini sudah muncul berbagai macam alat musik, seperti piano dan organ.
Di beberapa kota berkembang, salah satunya Florence muncul seni opera yang menggunakan musik sebagai iringan bagi para penyanyinya.
3. Zaman Barok
Seni musik semakin berkembang di zaman ini dan mulai muncul beragam aliran-aliran musik baru, seperti aliran Barok dan Rakoko. Pada dasarnya kedua aliran ini memiliki sifat yang sama dengan menggunakan Ornametik.
Bedanya, musik Barok memakai Ornametik yang dicampur dengan improvisasi spontan dari para penyanyi. Sedangkan musik Rokok tidak melakukan improvisasi apapun dalam Ornametik.
4. Zaman Klasik
Sejarah seni musik di zaman klasik dimulai pada tahun 1750. Pada era ini, seni musik mulai berhubungan erat dengan harmoni di setiap hasil karyanya. Salah satu contoh karya musik di zaman klasik adlaah Beethoven berjudul Fifth Symphony.
5. Zaman Modern
Di zaman ini, seni musik terus mengalami kemajuan baik di bidang ilmu dan teknologinya. Bahkan ada beberapa penemuan yang menyebabkan musik lebih sering didengar oleh khalayak umum, seperti radio, televisi, dan lain sebagainya.
Unsur-Unsur Seni Musik
Seni musik dapat terdengar indah harmonisasi suaranya apabila unsur-unsur di dalam musik bisa tergabung dengan sempurna. Kira-kira, apa saja unsur yang terdapat di dalam seni musik? Berikut informasinya.
Melodi adalah rangkaian sejumlah nada atau bunyi, yang ditanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendah atau naik turunnya.
Ritme adalah gerak yang teratur dan mengalir karena munculnya aksen secara tetap.
Birama adalah unsur seni musik berupa ketukan atau ayunan secara berulang-ulang yang datang secara teratur dalam waktu yang sama.
Harmoni adalah hal yang berhubungan dengan keselarasan bunyi.
Tempo adalah hal yang berhubungan dengan cepat lambatnya gerak musik atau dapat dikatakan ukuran kecepatan birama lagu.
Dinamik adalah hal yang berhubungan dengan keras lembutnya lagu dan perubahannya.
Tangga nada adalah urutan deret nada yang disusun secara berenjang dengan jarak tertentu, di antaranya 1/2, 2, 1 1/2, dan 2.
Notasi adalah unsur musik yang dibentuk karena sebuah lagu di dalamnya.
Notasi angka adalah sistem penulisan lagu yang menggunakan simbol-simbol angka.
Notasi balok adalah simbol atau tanda untuk menyatakan tinggi rendahnya suara yang diwujudkan dengan gambar.
Genre dan Jenis Seni Musik
Hingga kini, keberadaan seni musik di lingkungan sekitar sudah menjadi bagian penting dalam hidup seseorang. Tidak sedikit bahkan dari para penikmat musik yang menggantukan kehidupannya dengan jenis-jenis musik yang ada di sekitar.
Lantas, apa saja jenis seni musik yang berkembang di tengah masyarakat dari tahun ke tahunnya? Menurut buku Apresiasi Seni Musik Kelas XII SMA yang diterbitkan oleh Yudhistira, berikut informasinya!
1. Musik Klasik
Musik klasik adalah istilah musik yang berakar dari tradisi kesenian barat, musik kristiani, dan musik orkestra yang muncul pada abad ke-9 hingga ke-21.
Perkembangan musik klasik terjadi di daratan Eropa. Itu sebabnya, kebanyakan musik klasik kerap dimainkan dan populer di kalangan orang Eropa. Beberapa musisi yang ada di dalam genre ini, ialah:
Mozart
Johann Pachelbel
Chopin
Beethoven
2. Musik Jazz
Musik jazz merupakan jenis musik yang diikuti dengan penggabungan dari genre musik yang lainnya, seperti blues, ragtime, hingga musik band. Biasanya alat musik yang mendominasi jenis musik ini adalah terompet, piano, saksofon, hingga gitar. Berikut beberapa musik jazz yang ada di Indonesia, di antaranya:
Barry Likumahuwa Krakatau
Jopi Item
Indra Lesmana
Benny Likumahuwa
Bubi Chan
3. Musik Blues
Musik blues lahir pada abad ke-19 dan ditemukan pertama kali oleh para budak atau petani kapas keturunan Afrika-Amerika di Mississippi.
Dalam musik ini, penggunaan lirik-liriknya disertakan blue note dan ada penerapan lain dalam pola call dan response. Siapa saja musisi dan band yang terkenal dengan jenis musik blues?
Slank
Endah dan Rhesa
Titiek Puspa
Rama Satria Claproth
Selain ketiga jenis musik di atas, ada juga jenis musik lainnya yang terus berkembang, seperti reggae, rap, pop, death metal, hingga musik dangdut.
Fungsi Seni Musik
Tidak hanya sebagai hiburan semata, seni musik juga memiliki fungsi bagi para pendengarnya. Menyadur buku Pendidikan Seni Budaya karangan Yoyok RM, dkk, berikut fungsi seni musik yang dibedakan menjadi dua, yakni:
a. Musik sakral
Musik sakral adalah musik yang difungsikan untuk pribadi keagamaan, musik iringan upacara adat, pernikahan, hingga kematian. Jenis musik sakral, di antaranya zikir, liturgi, dan gendhing kebo giro.
b. Musik profan
Musik profan bisa disebut juga dengan musik duniawi yang difungsikan sebagai hiburan semata. Umumnya musik profan ini bersifat pribadi yang berisikan ungkapan perasaan pendengarnya.
(JA)
