Konten dari Pengguna

Pengertian Seni Rupa Tiga Dimensi dan Contoh-contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi karya seni rupa tiga dimensi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karya seni rupa tiga dimensi. Foto: Pixabay

Seni rupa tiga dimensi merupakan hasil karya seni ciptaan manusia yang memiliki nilai keindahan dan diwujudkan dalam bentuk rupa visual, sehingga dapat dinikmati melalui penglihatan.

Karya seni rupa tiga dimensi dapat ditemukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, karya seni rupa tiga dimensi berfungsi sebagai hiasan, tapi tak jarang yang memiliki fungsi pakai.

Artikel ini akan membahas mengenai pengertian, pengelompokan, dan contoh seni rupa tiga dimensi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memahaminya lebih lanjut, simak penjelasan berikut.

Pengertian Seni Rupa Tiga Dimensi

Ilustrasi penciptaan salah satu seni rupa tiga dimensi. Foto: Pixabay

Dalam Buku Siswa Seni Budaya SMA/MA Kelas 10 oleh Jelly Eko Purnomo dan Zefri Yandra, pengertian seni rupa tiga dimensi meliputi karya seni yang mempunyai tiga unsur, yaitu:

  • Panjang

  • Lebar

  • Tinggi

Tak hanya itu, seni rupa tiga dimensi juga memiliki unsur ruang, bentuk, dan volume. Unsur ruang ini yang menjadi pembeda antara karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi.

Karya seni rupa tiga dimensi dapat dinikmati dari semua sudut pandangan tanpa terkecuali. Oleh sebab itu, pembuat karya seni rupa tiga dimensi harus memperhitungkan semua sudut pandangan, mulai dari penggunaan bahan hingga teknik penggarapannya.

Pengelompokan Seni Rupa Tiga Dimensi

Ilustrasi proses penciptaan seni rupa tiga dimensi. Foto: Pixabay

Seni rupa tiga dimensi ditinjau dari fungsinya dibagi menjadi dua kelompok, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan.

1. Seni Rupa Murni

Seni rupa murni lebih mengutamakan unsur ekspresi jiwa pembuatnya (seniman) tanpa mencampurnya dengan fungsi atau kegunaan tertentu.

Seni rupa murni diciptakan khusus untuk dinikmati dari segi estetik dan artistiknya. Untuk itulah, kebebasan berekspresi menjadi hal penting dalam seni rupa murni.

2. Seni Rupa Terapan

Berbeda dengan seni rupa murni, seni rupa terapan lebih mengutamakan fungsi tertentu, tanpa melepas aspek keindahannya. Jadi, meskipun mengandung keindahan, seni rupa ini lebih fokus pada fungsi yang bisa digunakan oleh manusia.

Contoh Karya Seni Rupa Tiga Dimensi

Salah satu contoh karya seni rupa tiga dimensi adalah patung. Foto: Pixabay

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa wujud karya seni rupa tiga dimensi dapat dinikmati dari berbagai arah. Contoh karya seni rupa tiga dimensi yang paling banyak ditemukan adalah seni kriya.

Seni kriya atau lebih populer disebut dengan seni kerajinan tangan, biasanya menghasilkan karya seni rupa berbentuk benda yang bisa dipakai, seperti vas bunga, tikar, hiasan dinding, dan masih banyak lainnya.

Meskipun seni kriya prosesnya dibuat dengan tangan, tapi Dedi Nurhadiat dalam Pendidikan Seni: Seni Rupa Kelas 2 SD mengungkapkan bahwa kenyataannya, saat ini banyak seni rupa kriya yang diproses menggunakan bantuan peralatan modern.

Selain seni kriya, karya seni rupa tiga dimensi lainnya adalah seni patung, seni arsitektur, seni keramik, dan instalasi seni. Di Indonesia, karya seni rupa yang dihasilkan dapat berbeda-beda, seperti bentuk patung yang berasal dari Pulau Nias berbeda dengan patung Suku Asmat dari Papua.

(SFR)