Pengertian Seni Ukir dan Unsur-Unsur di Dalamnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni ukir menjadi salah satu produk estetika yang dihasilkan oleh manusia. Sebagai makhluk yang mencintai keindahan, manusia membuat berbagai jenis seni rupa. Termasuk seni ukir yang merupakan hasil dari ide dan gagasannya.
Mengutip pernyataan Edij Kismartanto dalam buku Membuat Ukiran dari Bahan Gabus, seni merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk berekspresi.
Adapun berekspresi merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk mengungkap berbagai emosi, perasaan, sikap, dan pengalaman yang telah dilaluinya.
Hal demikian secara tidak langsung menunjukkan jika manusia sering kali meluapkan berbagai perasaan dan pengalamannya melalui seni, termasuk seni ukir.
Seni Ukir sebagai Bagian dari Seni Rupa
Dalam buku Membuat Ukiran dari Bahan Gabus, seni rupa adalah seni yang perwujudannya dapat dirasakan oleh indra penglihatan dan indra peraba. Sehingga, seni rupa bisa disebut sebagai seni visual.
Adapun menurut Hegel dalam buku Seni Budaya SMA Kelas 11 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, seni rupa terbagi menjadi lima macam, antara lain, seni relief, seni gambar atau lukis, seni arsitektur, seni patung, dan seni kriya.
Seni ukir tergolong ke dalam seni kriya. Menurut buku Seni Budaya SMA Kelas 11, seni kriya merupakan hasil karya seni yang memerlukan alat bantu tertentu bergantung pada bahan baku yang digunakan.
Sementara seni ukir merupakan keterampilan dalam mengolah permukaan sebuah objek tiga dimensi dengan memperhatikan perbedaan kedalaman permukaan objek tersebut. Sehingga terbentuklah motif-motif tertentu sesuai dengan ide yang telah direncanakan.
Pada proses seni ukir memerlukan alat bantu berupa sudip dan alat pahat. Penggunaan alat bantu tersebut bergantung pada bahan atau objek yang digunakan.
Unsur dalam Seni Ukir
Melansir pernyataan Kismartanto dalam buku Membuat Ukiran dari Bahan Gabus, unsur visual dalam seni ukir memiliki persamaan dengan jenis seni rupa lainnya. Hanya saja yang membedakan adalah proses dan waktu pengerjaannya.
Adapun unsur visual menurut Sunaryo dalam Kismartanto adalah sebagai berikut:
Garis
Unsur visual yang satu ini tidak hanya berupa visual yang nampak. Namun juga muncul akibat adanya perbedaan wana, tekstur, ruang, dan hasil coretan.
Raut
Raut tergolong ke dalam aspek bentuk. Dalam seni kriya termasuk seni ukir, raut merupakan wujud dekoratif.
Tekstur
Unsur ini berkaitan dengan kualitas permukaan objek seni ukir. Keberadaan tekstur dalam seni ukir bisa tercipta secara sengaja ataupun tidak disengaja.
Adapun tekstur dibagi menjadi dua macam, yakni tekstur nyata dan tekstur semu.
Warna
Warna dalam seni ukir difungsikan untuk membedakan dua objek yang memiliki ukuran, tekstur, dan raut yang identik. Warna memiliki keterkaitan langsung dengan perasaan serta emosi.
Ruang
Unsur ini lebih menekankan pengalaman ‘perasaan’ dibandingkan dengan pengalaman visual. Ruang juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang mengelilingi bentuk.
Massa
Dalam seni ukir, massa berupa bentuk ukiran keseluruhan yang dibatasi oleh pigura (background). Unsur massa dalam seni rupa merupakan isi atau volume sebuah ruangan.
Itulah penjelasan tentang seni ukir dan unsur di dalamnya. Dengan memperhatikan unsur-unsur di atas, maka penciptaan karya seni ukir akan memiliki komposisi yang seimbang.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan seni rupa?

Apa yang dimaksud dengan seni rupa?
Seni rupa adalah seni yang perwujudannya dapat dirasakan oleh indra penglihatan dan indra peraba.
Sebutkan macam-macam seni rupa!

Sebutkan macam-macam seni rupa!
Seni rupa terbagi menjadi lima macam, yaitu seni relief, seni gambar atau lukis, seni arsitektur, seni patung, dan seni kriya (termasuk seni ukir).
Apa saja yang termasuk unsur visual?

Apa saja yang termasuk unsur visual?
Garis, raut, tekstur, warna, ruang, dan massa.
