Pengertian Sikap Oportunis, Ciri-Ciri, dan Manfaatnya bagi Seseorang

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara bahasa, oportunis artinya orang yang menganut paham oportunisme. Dalam KBBI disebutkan bahwa paham tersebut membuat orang semata-mata ingin mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri dari segala kesempatan yang ada.
Orang yang oportunis biasanya tidak berpegang teguh pada prinsip tertentu. Asalkan menguntungkan dirinya sendiri, maka ia rela melakukan apapun untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.
Mengutip Majalah The Champion: 8 Fondasi Rahasia untuk Menjadi Juara Sejati karya Hendy Liyanto (2023), oportunis bisa didefinisikan sebagai perilaku seseorang yang berusaha mendapatkan kekuasaan, posisi, dan keuntungan dalam situasi apapun. Di ranah bisnis, seorang oportunis suka menghalalkan segala cara untuk sukses tanpa memikirkan orang lain.
Beberapa orang menyebut oportunis adalah sikap yang licik. Untuk mengetahuinya lebih jauh, simak penjelasan tentang arti oportunis selengkapnya dalam artikel berikut.
Oportunis Artinya Apa?
Saat memiliki sikap oportunis, seseorang biasanya cenderung memanfaatkan peluang atau situasi yang menguntungkan baginya. Ia tidak memedulikan prinsip atau nilai-nilai moral lainnya.
Dalam konteks ini, oportunis seringkali dianggap sebagai suatu sikap yang negatif. Apabila tidak diiringi dengan kejujuran dan kesadaran diri, sikap oportunis bisa mengarah pada kelicikan.
Orang yang oportunis akan mengambil keuntungan bagi kepentingannya sendiri. Ia tidak memikirkan dampak yang akan ditimbulkan pada orang lain atau lingkungan sekitar.
Meski begitu, sebenarnya sikap oportunis ini bisa diubah menjadi sesuatu yang optimis. Ini merujuk pada perilaku yang bijak memanfaatkan kesempatan atau peluang (opportunity) yang datang dalam hidup. Tujuannya yaitu untuk kemajuan dan prestasi diri.
Namun, seorang oportunis harus bijaksana dan memiliki etika dalam menerapkannya. Tanpa prinsip tersebut, ia akan menjadi orang yang sangat egois dan suka menjatuhkan orang lain. Apabila menerapkan prinsipnya, ia bisa menjadi orang yang sukses.
Manfaat Memiliki Sikap Oportunis
Jika diterapkan dengan prinsip yang benar, sikap oportunis bisa membawa dampak baik bagi kehidupan seseorang. Dikutip dari laman Britannica, berikut deretan manfaat memiliki sikap oportunis:
Membantu seseorang mengidentifikasi peluang yang muncul di sekitarnya sekaligus membantu seseorang mengambil langkah-langkah yang menguntungkan. Ini dapat berguna dalam bisnis, karier, atau kehidupan sehari-hari.
Mencapai tujuan dengan lebih efisien dengan memanfaatkan peluang yang ada. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas dan hasil kerja.
Dalam perjalanan karier, sifat oportunis dapat membantu seseorang mencapai kemajuan lebih cepat. Ini termasuk mencari peluang untuk promosi, pembelajaran, atau jaringan profesional.
Orang dengan sifat oportunis cenderung lebih mudah beradaptasi. Mereka tidak takut mencoba hal baru dan berani mengambil risiko tertentu.
Ketika seseorang berhasil memanfaatkan peluang dan meraih kesuksesan, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka.
(MSD)
