Pengertian Studi Botani dan Cabang-Cabang Ilmu yang Dipelajari

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian studi botani adalah suatu studi dalam ruang lingkup biologi yang mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan.
Seperti bentuk kehidupan lain dalam biologi, tumbuhan dalam studi botani dapat dipelajari dari berbagai tingkat, mulai dari molekul, genetika dan biokimia melalui organel sel, jaringan, organ, individu, populasi tumbuhan, hingga komunitas tumbuhan.
Pada setiap tingkatan tersebut, terdapat cabang ilmu atau subdivisi dari studi botani, seperti mempelajari klasifikasi (taksonomi), struktur (anatomi dan morfologi), dan fungsi (fisiologi) dari kehidupan tumbuh-tumbuhan.
Studi botani juga tidak hanya mempelajari tentang tumbuhan saja, tetapi juga mempelajari jamur, bakteri, lumut, alga, dan sebagainya.
Untuk memahami lebih jelas mengenai studi botani dan cabang-cabang ilmu yang dipelajari, simak uraian lengkapnya di bawah ini.
Pengertian Studi Botani
Dikutip dari Ensiklopedia Tokoh Biologi oleh Andi Mariyam dkk. (2007: 27), pengertian studi botani adalah studi yang mempelajari tentang tumbuhan, termasuk hampir semua organisme eukariotik yang dapat berfotosintesis. Orang yang mempelajari botani disebut sebagai ahli botani.
Kata botani berasal dari bahasa Yunani yaitu botane, yang berarti tumbuhan, rumput, atau padang rumput. Istilah botani juga merujuk pada biologi jenis tumbuhan tertentu atau kehidupan tanaman di area tertentu.
Pengkajian studi botani diketahui berakar dari ilmu herbalisme, yaitu ilmu yang mempelajari pemanfaatan tumbuhan untuk khasiatnya secara medis, yang sudah ada sejak 1100 SM.
Cabang-Cabang Ilmu Botani
Sebagai ilmu biologi yang mempelajari tentang seluruh aspek mengenai tumbuhan dan lingkungannya, studi botani dibagi kembali menjadi sejumlah cabang ilmu yang berbeda, antara lain sebagai berikut.
Morfologi tumbuhan, yaitu ilmu yang mempelajari struktur atau bentuk luar dari organ tumbuhan, meliputi akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.
Fisiologi tumbuhan, yaitu ilmu yang mempelajari fungsi dan metabolisme dalam tubuh tumbuhan, dimulai sejak pengangkatan air di akar hingga menghasilkan buah.
Sistematika tumbuhan, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan tumbuhan dengan proses evolusinya dan berkaitan erat dengan taksonomi tumbuhan.
Agronomi, yaitu ilmu yang mempelajari cara pengelolaan tanaman pertanian dan lingkungan untuk memperoleh produksi maksimum dan berkelanjutan.
Palinologi, yaitu ilmu yang mempelajari material mikroorganisme, seperti spora, serbuk sari, dan mikrofosil yang umumnya lebih terfokus pada struktur dinding serbuk sari.
Hortikultura, yaitu ilmu yang mempelajari perihal pertanian yang meliputi tanaman buah, sayur, dan tanaman hias.
Paleobotani, yaitu cabang ilmu dari paleontologi yang khusus mempelajari tentang tumbuhan pada masa lampau.
Briologi, yaitu cabang ilmu yang berkaitan dengan studi ilmiah tumbuhan lumut, lumut hati, dan lumut tanduk.
Fikologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang alga atau ganggang.
Fitokimia, yaitu ilmu yang mempelajari tentang isolasi atau pemisahan serta ekstraksi zat aktif yang ada pada tanaman menggunakan metode kimia.
Fitopatologi, yaitu ilmu yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara.
Anatomi tumbuhan, yaitu ilmu yang mempelajari struktur dalam atau jenis jaringan penyusun organ tumbuhan.
Ekologi tumbuhan, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk-makhluk hidup, terutama tumbuhan dengan lingkungannya.
Genetika tumbuhan, yaitu ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat (hereditas) dan variasi tumbuhan.
Etnobotani, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan tumbuhan.
Botani hutan, yaitu ilmu terapan yang dominan berfokus pada ekologi dan pengelolaan hutan.
(SFR)
