Konten dari Pengguna

Pengertian Studi Palaeontologi, Manfaat, dan Ruang Lingkupnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tumbuhan yang bisa dikaji menggunakan studi palaeontologi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tumbuhan yang bisa dikaji menggunakan studi palaeontologi. Foto: Pixabay

Pengertian studi palaeontologi sebagi studi ilmiah tentang kehidupan masa lalu geologis, melibatkan analisis fosil tumbuhan dan hewan, termasuk yang berukuran mikroskopis. Kajian ini berkaitan dengan semua aspek biologi dari bentuk kehidupan purba.

Studi palaeontologi memiliki ketergantungan dengan ilmu lain, seperti stratigrafi dan geologi historis. Ini karena fosil merupakan sarana utama strata sebuah sedimen dapat diidentifikasi dan dikorelasikan satu sama lain.

Menurut buku Sains Dasar karya Dr. Zikri Noer, S.Si dkk (2017: 58), palaeontologi bermanfaat dalam merekonstruksi arti sejarah bumi, sekaligus memberikan banyak bukti untuk mendukung teori evolusi. Data dari studi inilah, diharapkan mampu membantu ahli geologi perminyakan dalam menemukan deposit minyak dan gas alam.

Ilustrasi hewan purba yang bisa dikaji menggunakan studi palaeontologi. Foto: Pixabay

Pengertian Paleontologi Menurut Ahli

Para ahli pun turut menyampaikan pendapat tentang pengertian palaeontologi, antara lain:

1. Beates dan Jackson (1987)

Palaeontologi adalah studi yang berkaitan dengan kehidupan geologi pada waktu lampau, berdasarkan fosil tumbuhan dan binatang, termasuk fitogeni (ilmu yang mempelajari jaringan/hubungan di antara kelompok-kelompok organisme).

Dua ilmuwan ini juga menambahkan bahwa studi palaeontologi mempelajari keterkaitan antara tumbuhan, binatang dan lingkungan yang ada, serta pemaknaan kronologi dari sejarah bumi.

2. Shirock dan Twen Hofel (1952)

Palaeontologi adalah ilmu yang mengkaji tentang kehidupan masa lampau dalam skala umur geologi. Studi paleontolgi dibatasi oleh skala waktu geologi, yaitu umur termudanya kira-kira memasuki zaman Holosen (0,01 juta tahun yang lalu).

Dari pendapat kedua ahli tesebut, dapat disimpulkan bahwa pengertian studi palaeontologi adalah studi tentang sejarah kehidupan di bumi yang didasarkan pada fosil. Oleh sebab itu, mayoritas ahli paleaontologi menggunakan sisa-sisa fosil untuk memahami berbagai aspek organisme yang punah maupun hidup.

Ilustrasi tumbuhan purba yang bisa dikaji sejarahnya. Foto: Pixabay

Ruang Lingkup Studi Palaeontologi

Secara garis besar, ruang lingkup palaeontologi digolongkan menjadi dua, yaitu paleobotani dan paleozoologi. Merujuk pada buku Refleksi 100 Tahun Lembaga Purbakala milik Andi Muhammad Said (2013: 93), berikut penjelasannya.

1. Paleobotani (Tumbuhan Purba)

Paleobotani, yaitu cabang dari palaeontologi yang secara khusus mempelajari fosil tumbuhan. Kajian Paleobotani mencakup aspek fosil tumbuhan, rekonstruksi taksa, dan sejarah evolusi dunia tumbuhan. Adapun manfaat mempelajari kajian ini:

  • Untuk merekonstruksi sejarah dunia tumbuhan.

  • Untuk menganalisa pola dan suksesi suatu vegetasi dari waktu ke waktu.

  • Untuk menganalisa endapan dari masa karbon (khususnya yang mengandung sisa tumbuhan), yang berpotensi dalam memprediksi sifat-sifat batubara.

  • Sebagai wujud dedukasi terkait aspek-aspek perubahan iklim.

Ilustrasi fosil hewan purba yang bisa membantu proses rekonstruksi lingkungan. Foto: Pixabay

2. Paleozoologi (Hewan Vertebrata dan Invertebrata Purba)

Paleozoologi adalah cabang dari palaeontologi yang secara khusus mempelajari tentang fosil hewan bersel banyak dari sistem geologi atau arkeologi. Fosil tersebut dipelajari guna membantu proses rekonstruksi lingkungan dan ekologi prasejarah.

Manfaat mempelajari ilmu ini, di antaranya:

  • Untuk merekonstruksi sejarah kehidupan pada masa lampau, baik di bidang hewan dan perkembangan manusia.

  • Untuk menganalisa aspek-aspek perubahan iklim yang terjadi, yang bisa bermanfaat untuk merekonstruksi dampak perubahan iklim pada lingkungan, dan mempelajari bagaimana hubungan antara hewan dan tumbuhan yang hidup di lingkungan tersebut.

  • Untuk menganalisa kehidupan biokultural manusia sejak kemunculannya di bumi sekaligus proses evolusinya, melalui masa dan wilayah distribusinya seluas dan selama mungkin.

  • Untuk menganalisa proses adaptif yang dilakukan makhluk hidup terhadap perubahan kondisi lingkungan.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa pengertian paleobotani?

chevron-down

Paleobotani, yaitu cabang dari palaeontologi yang secara khusus mempelajari fosil tumbuhan.

Sebutkan dua manfaat mempelajari paleobotani!

chevron-down

Untuk merekonstruksi sejarah dunia tumbuhan dan menganalisa pola dan suksesi suatu vegetasi dari waktu ke waktu.

Apa pengertian paleozoologi?

chevron-down

Paleozoologi adalah cabang dari palaeontologi yang secara khusus mempelajari tentang fosil hewan bersel banyak dari sistem geologi atau arkeologi.