Konten dari Pengguna

Pengertian Studi Parasitologi dan Kajiannya dalam Dunia Medis

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cacing sebagai parasit dalam tubuh manusia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cacing sebagai parasit dalam tubuh manusia. Foto: Pixabay

Pengertian studi parasitologi sebagai disiplin biologi berkaitan dengan parasit, inang parasit, dan hubungan di antara keduanya. Ruang lingkup parasitologi tidak ditentukan oleh organisme atau lingkungan yang bersangkutan, tetapi bagaimana cara parasit tersebut bisa mempertahankan hidupnya.

Dalam dunia kedokteran, studi parasitologi mempelajari parasit yang dapat menimbulkan masalah kesehatan pada manusia, baik perorangan maupun kelompok masyarakat. Parasit ini terdiri atas tiga kelompok, yaitu parasit cacing, parasit protozoa, dan parasit serangga.

Agar lebih memahami studi ini, simak jenis-jenis parasit yang dibedakan berdasarkan tempat hidupnya di tubuh manusia, tingkat ketergantungannya, hingga derajat parasitismenya.

Materi di bawah ini dirangkum berdasarkan buku Infestasi Parasit dalam Dermatologi oleh Anggun Putri Yuniaswan dkk (2020: 53).

Ilustrasi nyamuk sebagai parasit yang hidupnya berpindah-pindah. Foto: Pixabay

Jenis Parasit Berdasarkan Tempat Hidup di Tubuh Manusia

  • Endoparasit, yaitu parasit yang hidup di dalam tubuh manusia. Misalnya di dalam darah, otot, dan usus (contohnya Plasmodium sp).

  • Ektoparasit, yaitu parasit yang hidup menempel pada bagian luar kulit dan kadang-kadang masuk ke dalam jaringan di bawah kulit. Contohnya adalah Sarcoptes scabei.

Jenis Parasit Berdasarkan Tingkat Ketergantungannya

  • Obligat parasit, yaitu parasit yang tidak bisa hidup bila tidak menumpang pada host atau inangnya. Contohnya adalah Plasmodium sp.

  • Fakulatif parasit, yaitu parasit yang dalam keadaan tertentu dapat hidup sendiri di alam dan tidak perlu menumpang pada inangnya. Contohnya, yaitu Strongyloides stercoralis.

  • Parasit tidak permanen, yaitu parasit yang hidupnya berpindah-pindah dalam satu tuan rumah ke tuan rumah yang lain. Contohnya adalah nyamuk dan kutu busuk.

Jenis Parasit Berdasarkan Derajat Parasitisme

  • Komensalisme, yaitu hubungan suatu organisme mendapatkan keuntungan dari jasad lain, akan tetapi organisme tersebut tidak merasa diuntungkan maupun dirugikan.

  • Mutualisme, yaitu hubungan dua jenis organisme yang keduanya mendapat keuntungan.

  • Simbiosis, yaitu hubungan permanen antara dua organisme dan tidak dapat hidup terpisah.

  • Pemangsa (predator), yaitu parasit yang membunuh terlebih dahulu mangsanya, untuk selanjutnya dikonsumsi.

Sebagian besar parasit yang hidup pada tubuh host atau inangnya tidak menyebabkan penyakit (parasit non-patogen), tetapi dalam parasitologi kedokteran atau medis, studi ini berfokus pada parasit (patogen) yang menyebabkan penyakit pada manusia.

Host (inang) adalah tempat hidup parasit. Host dapat dikelompokkan menjadi empat macam, antara lain:

  • Host definitif, yaitu tempat parasit tumbuh menjadi dewasa dan berkembang biak secara seksual.

  • Host perantara, yaitu tempat parasit tumbuh menjadi bentuk infektif yang siap ditularkan kepada host (dalam hal ini manusia).

  • Host reservoir, yaitu hewan yang mengandung parasit dan menjadi sumber infeksi bagi manusia.

  • Host paratenik, yaitu hewan yang mengandung stadium infektif parasit dan stadium infektif, serta dapat ditularkan menjadi dewasa pada host definitif.

Mengutip dalam situs bppsdmk.kemkes.go.id milik Badan PPSDM Kementerian Kesehatan RI, berikut efek yang dibawa parasit ke host (inangnya) sekaligus reaksi yang berkembang pada tubuh inang, karena invasi penyakit.

Studi parasitologi dalam dunia kedokteran/media fokus mengkaji kehadiran parasit sebagai sumber penyakit pada manusia. Foto: Pixabay

Pengaruh Parasit pada Host

  • Efek langsung parasit terhadap host

  1. Cedera mekanik, dapat ditimbulkan oleh tekanan parasit akibat pertumbuhan yang lebih besar. Contohnya kista hidatisoda yang menyebabkan penyumbatan saluran.

  2. Efek merusak tubuh, akibat parasit Plasmodium falciparum (menghasilkan zat beracun).

  3. Pengambilan nutrisi, cairan, dan metabolit oleh parasit dapat menghasilkan penyakit melalui persaingan dengan host untuk mendapatkan nutrisi.

  • Efek tidak langsung parasit terhadap host

  1. Reaksi imunologis, yaitu kerusakan jaringan dapat disebabkan oleh respons imunologi host. Misalnya, kemunculan sindrom nefritis setelah infeksi Plasmodium.

  2. Proliferasi berlebihan dari jaringan tertentu, karena invasi oleh beberapa parasit dapat menyebabkan kerusakan jaringan manusia. Contohnya terjadinya fibrosis hati, setelah pengendapan ovum dari Schistosoma.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis parasit berdasarkan tempat hidup di tubuh manusia?

chevron-down

Endoparasit, yaitu parasit yang hidup di dalam tubuh manusia dan ektoparasit, yaitu parasit yang hidup menempel pada bagian luar kulit dan kadang-kadang masuk ke dalam jaringan di bawah kulit.

Sebutkan jenis parasit berdasarkan tingkat ketergantungannya!

chevron-down

Obligat parasit, fakulatif parasit, dan parasit tidak permanen.

Apa yang dimaksud dengan komensalisme?

chevron-down

Komensalisme, yaitu hubungan suatu organisme mendapatkan keuntungan dari jasad lain, akan tetapi organisme tersebut tidak merasa diuntungkan maupun dirugikan.