Pengertian Tangga Nada dan Jenisnya dalam Seni Musik

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tangga nada, hal penting yang perlu dipahami ketika akan belajar seni musik. Setiap musik atau lagu yang didengar, pasti mempunyai tangga nada. Lantas, apa pengertian tangga nada itu sendiri?
Tangga nada merupakan salah satu teori standar yang ada dalam bermusik yang wajib dipelajari untuk orang yang akan mengenal lebih dalam tentang musik. Orang yang ingin belajar tentang musik wajib mengetahui serta memahami tangga nada.
Setelah mengetahui dan memahami tentang tangga nada, maka akan lebih mudah dalam mempelajari semua genre musik. Adapun genre musik yang sering dipelajari adalah dangdut, pop, jazz, dan yang lainnya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Tangga Nada
Berikut adalah pengertian tangga nada berdasarkan buku yang berjudul Konsep Dasar Seni Musik, Andika ahmad, (2022:43).
Tangga nada merupakan susunan berjenjang yang berasal dari nada-nada pokok suatu sistem nada. Dimulai dari nada dasar sampai dengan nada oktafnya, yaitu do, re, mi, fa, so, la, si, dan do.
Ada juga pendapat lain yang menyebutkan apabila pengertian dari tangga nada yaitu susunan nada yang disusun dengan menggunakan rumus interval nada tertentu. Lantas apa itu interval nada?
Interval nada merupakan jarak antara nada satu menuju nada yang lain. Jaraknya sendiri ada yang jaraknya ½, 1, 1½ dan 2. Jarak tersebutlah yang nantinya akan menentukan variasi nada serta jenis dari tangga nada itu sendiri.
Berdasarkan buku yang berjudul Cepat Bisa Bermain Keyboard, Yulia Rendra, (2013:13), tangga nada mempunyai peranan yang sangat penting dalam musik, khususnya untuk belajar memainkan keyboard. Karena dengan mempelajari dan memainkan tangga nada maka akan lebih bisa memahami tentang karakter sebuah lagu, baik karakter nada ataupun akornya.
Dalam suatu teori musik, disebutkan bahwa tangga nada bersifat "tipikal", atau terpola. Jadi, apabila memahami satu jenis tangga nada mayor dan minor, maka akan bisa mengetahui tangga nada-tangga nada yang lain.
Secara umum tangga nada berjumlah sama dengan nada yang ada dalam satu oktaf, yaitu ada 12 (dua belas). Karena dalam musik masa sekarang terdapat nada dasar mayor dan minor, sehingga kesemuanya ada 12 tangga nada mayor dan 12 tangga nada minor. Jadi ada 24 tangga nada, dan itu yang lazim digunakan dalam permainan keyboard.
Jenis-Jenis Tangga Nada
Berikut merupakan jenis-jenis dari tangga nada.Tangga nada dibedakan menjadi tiga jenis, yakni tangga nada diatonis, tangga nada pentatonis, dan tangga nada kromatis.
1. Tangga Nada Diatonis
Inilah penjelasan tentang tangga nada diatonis berdasarkan buku yang berjudul Pembelajaran Seni Musik, Aldi Nurhadiat Iskandar, M. Pd, (2023:34).
Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang mempunyai dua jarak tangga nada, yaitu satu dan setengah. Nada-nada pada piano dan organ termasuk sistem diatonis. Tangga nada diatonis ada beberapa macam, sebagai berikut.
1. Tangga Nada Diatonis Mayor
Tangga nada mayor adalah tangga nada diatonis yang susunan nada nadanya berjarak: 1-1-1/2-1-1-1-1/2. Adapun ciri-ciri dari tangga nada diatonis mayor adalah sebagai berikut:
Diawali dan Diakhiri dengan Do
Ciri pertama dari tangga nada diatonis mayor yakni pada dot pertamanya diawali dengan nada dasar do. Selanjutnya juga diakhiri dengan nada dasar do. Namun, pada tangga nada akhirnya memiliki oktaf yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan nada dasar do yang digunakan pada awal tangga nada.
Walaupun awalan serta akhiran nada dasar pada tangga nada diatonis mayor tersebut mempunyai akhiran atau nama yang sama, tetapi untuk tinggi oktafnya sendiri tidak sama antara nada yang satu dengan nada yang lainnya.
Memberi Kesan Berharga
Ciri kedua yang menandakan bahwa nada tersebut adalah tangga nada diatonis mayor yakni memberikan kesan yang berharga pada suatu lagu atau musik. Tangga nada diatonis mayor tersebut adalah tangga nada yang kerap digunakan pada sebuah lagu yang memiliki tema perjuangan.
Terdapat banyak lagu dengan tema perjuangan atau lagu dengan tema nasional yang menggunakan jenis tangga nada diatonis mayor ini. Hal tersebut dikarenakan tangga nada diatonis mayor mempunyai sifat penuh dengan semangat.
Bersifat Ceria dan Menyenangkan
Ciri berikutnya dari tangga nada diatonis mayor yakni bersifat ceria dan bersifat menyenangkan. Sebagian besar lagu atau musik yang memakai tangga nada diatonis mayor memiliki kesan yang ceria dan juga memiliki kesan yang menyenangkan sehingga bisa membuat para pendengarnya menjadi lebih semangat.
2. Tangga Nada Diatonis Minor
Tangga nada minor adalah tangga nada diatonis yang susunan nada-nadanya berjarak 1-1/2-1-1-1/2-1-1. Tangga nada minor dibedakan menjadi tiga jenis yaitu sebagai berikut.
a) Tangga Nada Minor Asli
Tangga nada minor asli hanya memiliki nada-nada pokok dan belum mendapat nada sisipan. Musik Gregorian merupakan bentuk khas yang menggunakan tangga nada ini. erikut ini tangga nada minor asli a b c d e f g a’.
b) Tangga Nada Minor Harmonis
Tangga nada minor harmonis adalah tangga nada minor yang nada ketujuh dinaikkan setengah laras. Dalam tangga nada ini, deretan naik dan turun tetap sama. Berikut ini, tangga nada minor harmonis. a b c d e f gis a gis f e d e b a’
c) Tangga Nada Minor Melodis
Tangga nada minor melodis adalah tangga nada minor asli yang nada keenam dan ketujuh dinaikkan setengah laras. Pada saat turun, nada keenam dan ketujuh tersebut diturunkan 1/2 laras. Berikut ini, tangga nada minor melodis. a b c d e fis gis a gis f e d c b a.
2. Tangga Nada Pentatonis
Inilah penjelasan tentang tangga nada pentatonis berdasarkan buku yang berjudul Pembelajaran Seni Musik, Aldi Nurhadiat Iskandar, M. Pd, (2023:35).
Tangga nada pentatonis adalah jenis tangga nada yang hanya memakai lima nada pokok. Tangga nada pentatonis banyak terdapat di wilayah Nusantara sehingga tidak mengherankan jika musik Nusantara banyak yang menggunakan tangga nada pentatonis.
Ragam tangga nada pentatonis dibedakan oleh jarak antarnada serta pilihan nada yang didengar. Berdasarkan nadanya, ada tangga nada yang menggunakan pelog dan slendro. Pembahasan tangga nada pentatonik dibawah ini berdasarkan tangga nada gamelan Jawa.
1. Pelog
Sistem urutan nada-nada yang terdiri dari lima nada dalam satu oktaf dengan menggunakan pola jarak nada tidak sama rata yaitu tiga jarak dekat dan dua jarak jauh.
2. Salendro
Sistem urutan nada-nada yang terdiri dari lima nada dalam satu oktaf dengan pola jarak yang hampir sama rata. Susunan dalam tangga nada pentatonis diatur sebagai berikut.
I – II – III – V - VI
Adapun nada-nada yang digunakan dalam tangga nada slendro adalah Penunggul (diberi simbol 1) dibaca siji atau ji, gulu (diberi simbol 2) dibaca loro atau ro, dhádhá atau tengah (diberi simbol 3) dibaca telu atau lu, Limá (diberi simbol 5) dibaca limá atau má, Nem (diberi Simbol 6) dibaca nem.
3. Tangga Nada Kromatis
Inilah pembahasan tentang tangga nada kromatis berdasarkan buku yang berjudul Konsep Dasar Seni Musik, Andika Ahmad, (2022:51).
Tangga nada kromatis merupakan suatu tangga nada yang memakai 12 macam nada serta seluruhnya berjarak 1/2. Tangga nada kromatis ini juga merupakan kumpulan dari seluruh nada yang ada di dalam suatu musik.
Sebab nada akan selalu berulang oktafnya sehingga tangga nada kromatis kerap kali digunakan untuk ke-12 nada dari oktaf. Walaupun terdapat 12 nada di dalam satu oktaf, namun hanya terdapat 7 oktaf pertama dari abjad yang digunakan untuk nama nada.
Diantaranya yaitu A, B, C, D, E, F, G. Lima dari nada lain yang ada pada nada kromatis diberi nama dengan cara menempatkan tanda kres (#) atau Mol (b) selepas nada notasi.
Fungsi Tangga Nada
Berikut adalah fungsi dari tangga nada berdasarkan buku yang berjudul Konsep Dasar Seni Musik, Andika Ahmad, (2022:51).
Dalam lagu, tangga nada memiliki dua fingsi. Adapun fungsinya adalah sebagai berikut:
Jika sedang ingin membuat lagu, tentu akan memerlukan beberapa tangga nada seperti do, re, mi dan sebagainya dalam 2 kategori yaitu pentatonis dan diatonis. Jadi intinya semua itu hanya untuk mempermudah pembuatnya.
Dalam perspektif penikmat, tentu tangga nada akan sangat diperlukan untuk keindahan lagu, yang dikarenakan adanya hiasan nada seperti aransemen dan sebagainya. Jadi intinya fungsi tangga nada adalah untuk menciptakan sebuah keindahan yang meliputi unsur, melody, ritmis, dan keharmonisan yang dapat memberikan sebuah perbedaan nada yang tentu dapat memberikan keindahan tertentu pada sebuah lagu yang akan diberikan kepada penikmatnya.
Demikianlah pengertian tangga nada dan jenis-jenisnya yang perlu diketahui sebelum belajar seni musik. (Adm)
Baca juga: 10 Kunci Gitar Lagu Malaysia yang Mudah Dipelajari
