Pengertian Teks Naratif, Struktur, Tujuan, dan Aneka Jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian teks naratif termasuk dalam bagian materi yang harus dipelajari di lingkungan sekolah. Teks naratif adalah jenis teks yang memiliki tujuan untuk mengisahkan atau menceritakan suatu cerita maupun peristiwa secara lebih detail dan kronologis.
Mengutip dari Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, Apriyani, dkk. (2016), Narasi merupakan cerita yang berdasarkan pada urutan-urutan suatu kejadian atau peristiwa. Teks narasi bisa berisi fiksi atau fakta, yang dipikirkan oleh pengarangnya.
Jenis teks naratif sering dijumpai dalam berbagai bentuk, seperti dongeng, legenda, dan lainnya. Ciri khas teks naratif yaitu adanya alur cerita yang jelas, penggunaan kata deskriptif untuk membangun suasana dan karakter tokoh, serta penggunaan past tenses .
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Teks Naratif
Pengertian teks naratif sangat penting untuk dipahami dengan benar. teks naratif adalah sebuah teks cerita karangan yang menceritakan rangkaian peristiwa, baik cerita nonfiksi maupun fiksi berdasarkan secara berurutan dan saling terhubung satu sama lain, serta bersifat kronologis.
Sifat kronologis yang teradapat dalam teks naratif yang dimaksud yaitu pembagian waktu yang runtut, mulai dari awal sampai akhir.
Teks naratif atau teks narasi, merupakan jenis teks yang memiliki sifat narasi.
Sifat narasi yaitu sifat untuk menguraikan atau menjelaskan dan mendeskripsikan. Selain itu, sifat narasi juga bisa digunakan sebagai prosa yang subjek sebenarnya adalah suatu rangkaian kejadian.
Dikutip dari website resmi repository.unpas.ac.id menyatakan bahwa teks narasi adalah teks yang bertujuan agar pembaca merasakan apa yang tersaji dalam kandungan isi teks narasi yang dibaca.
Misalnya, saat pembaca sedang membaca teks narasi jenis fantasi, maka pembaca harus merasakan isi fantasi yang disampaikan tersebut.
Struktur Teks Naratif
Terdapat 4 bagian struktur yang terdapat dalam teks naratif, di antaranya yaitu:
Orientasi (Orientation), yaitu bagian pengenalan pada teks naratif. Pada struktur ini, penulis akan memperkenalkan mengenai beberapa hal yang terdiri dari latar waktu, latar tempat, dan deskripsi tokoh yang diceritakan dalam tulisan.
Selain itu, orientasi juga biasanya dimulai dengan kalimat pembuka seperti, pada suatu hari ..., pada suatu ketika …, dan lain sebagainya. Kemudian dilanjutkan dengan deskripsi para tokoh serta tempat dalam cerita tersebut.
Secara umum, bagian orientasi menjawab pertanyaan sebagai berikut:
Di manakah cerita itu terjadi?
Kapan cerita itu terjadi?
Bagaimana cerita itu dimulai?
Siapa saja tokoh dalam cerita itu?
Komplikasi (Complication), struktur kedua dalam teks naratif adalah komplikasi.
Pada bagian komplikasi ini penulis akan menjabarkan mengenai konflik, masalah, maupun krisis yang terjadi dalam sebuah cerita. Penulis bisa menyisipkan satu atau lebih masalah, dan masalah tersebut dapat berupa konflik rumit (mayor) atau sederhana (minor).
Permasalahan ini biasanya akan dialami oleh tokoh utama dan bisa juga menampilkan bermacam masalah yang terjadi pada kehidupan nyata. Selain itu, para tokoh juga akan mengalami berbagai peristiwa yang mengarah ke puncak cerita atau klimaks.
Struktur komplikasi pada teks naratif ditandai oleh beberapa hal, diantaranya adalah berikut ini:
Fisik, bisa ditandai dengan adanya permasalahan antar tokoh secara fisik.
Natural, natural dalam hal ini ditandai dari munculnya konflik antar tokoh cerita dengan hal-hal yang berkaitan dengan kekuatan natural atau alam
Sosial, sosial di sini bisa ditandai dengan munculnya pertemuan antar tokoh, tetapi setiap tokoh tersebut memiliki kepentingannya masing-masing.
Psikologi, psikologi yang dimaksudkan disini yaitu kondisi pertentangan yang terjadi di dalam diri tokoh, seperti berupa hal baik atau buruk, sifat yang sombong atau rendah hati, juga bisa pertentangan sifat yang angkuh atau tidak.
Resolusi (Resolution), resolusi adalah bagian akhir dari teks naratif, bagian ini menggambarkan bagaimana masalah konflik yang muncul dalam komplikasi dapat dipecahkan. Resolusi ini juga bisa menjadi akhir cerita yang bahagia atau sedih.
Reorientasi (Re-orientation), yaitu bagian terakhir dari teks naratif yang sifatnya opsional, boleh ada, boleh juga tidak ada.
Reorientasi merupakan bagian cerita dari teks narasi yang bertujuan untuk mengutarakan pesan, nilai moral, saran, atau pembelajaran di bagian penutup cerita tersebut bagi para pembaca.
Teks naratif menghadirkan tokoh utama dalam cerita yang akan menghadapi berbagai masalah rumit. Oleh karena itu,teks narasi bisa memiliki komplikasi lebih dari satu, dan bisa juga memiliki komplikasi dan resolusi lebih dari satu.
Tujuan Teks Naratif
Tujuan teks naratif biasanya digunakan sebagai media hiburan bagi para pembaca. Karena teks naratif merupakan teks yang mengisahkan suatu cerita yang diharapkan bisa menambah pengetahuan baru bagi para pembacanya.
Selain digunakan sebagai media hiburan, teks naratif juga bisa memberikan pengalaman yang seru, menambah wawasan atau pengetahuan baru, hingga informasi penting kepada pembaca.
Jenis teks naratif sangat cocok disajikan untuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Hal ini dikarenakan teks naratif sendiri menyimpan banyak pesan moral dan amanat yang disampaikan oleh penulisnya.
Karya yang berbentuk teks naratif akan menimbulkan dampak yang positif bagi para pembaca. Bahkan, banyak pembaca yang terpengaruh dan terinspirasi untuk mengikuti cerita yang dibuat oleh sang penulis.
Jenis-Jenis Teks Naratif
Berikut adalah beberapa jenis teks naratif yang perlu diketahui:
1. Teks Naratif Ekspositoris
Teks naratif ekspositoris adalah karangan narasi yang memiliki tujaun untuk membuat pikiran pembaca terbawa sampai tergugah dari kisah yang disampaikan oleh penulis.
Pada jenis teks naratif ini, pembaca diharapkan bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan serta nilai moral setelah membaca teks naratif ekspositoris.
Untuk lebih memahami, simak contoh dari teks naratif ekspositoris berikut ini:
Suatu ketika saya mendapatkan tugas dari kantor untuk melakukan kunjungan ke Ho Chi Ming, kota terbesar di Vietnam.
Perjalanan tersebut, terjadi pada bulan Oktober tahun 2023. Selain melaksanakan kunjungan dinas, saya juga menyempatkan diri untuk berwisata di Sungan Mekong.
Sungai Mekong merupakan sungai terpanjang ke-12 di dunia, dan menjadi salah satu sungai utama di dunia.
2. Teks Naratif Sugestif
Teks naratif sugestif adalah salah satu jenis teks naratif yang ditujukan untuk menyampaikan makna yang bersumber dari sebuah peristiwa atau kejadian sebagai wujud pengalaman.
pada umumnya, teks naratif sugestif memiliki kata-kata yang lebih konotatif, sehingga membuat pembaca lebih mudah berimajinasi.
Simak contoh teks naratif sugestif berikut ini supaya bisa memahami lebih dalam:
Patih Pranggulang menghunuskan pedangnya. Ia mengayunkan pedang tersebut dengan cepat ke tubuh Tunjungsekar. Akan tetapi, anehnya, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar, tiba-tiba pedang itu jatuh ke tanah.
Patih Pranggulang mengambil kembali pedang tersebut dan mengayunkannya lagi ke tubuh Tunjungsekar. Tiga kali Patih Pranggulang mencoba melakukan hal itu. Namun tidak ada yang berhasil melukai tubuh dari Tunjungsekar.
Patih Pranggulang merasa yakin jika Tunjungsekar memang tidak bersalah. Lalu, dia segera membuat rakit dari kayu-kayu kering dan meminta kepada Tunjungsekar supaya menaiki rakit dan kemudian akan dihanyutkan ke tengah laut.
Dengan pasrah, Tunjungsekar mengikuti saran Patih Pranggulang. Perlahan rakit itu bergerak meninggalkan pantai, dan semakin lama bergerak jauh ke tengah laut.
Patih Pranggulang memperhatikan rakit yang bergerak semakinjauh ke tengah laut dengan perasaan sedih.
Selain kedua jenis teks naratif berdasarkan sifat dan pesan dari peristiwa yang digambarkan, berikut ada beberapa jenis teks naratif lain yang juga banyak ditemukan, yaitu seperti:
Cerita Petualangan (Adventure stories)
Fabel (Fables), cerita narasi yang menjadikan binatang tokohnya, namun dengan perilaku yang menunjukkan seperti layaknya manusia, misalnya berbicara, berhitung, berpikir, dan lain sebagainya.
Cerita Fantasi (Fairy-stories), yaitu cerita narasi yang biasanya memiliki sifat fantasi atau penuh dengan keajaiban.
Cerita Sejarah (Historical narratives)
Cerita Horor (Horror stories)
Legenda (Legends), yaitu cerita yang ditulis atau diciptakan berdasarkan pada fakta-fakta, akan tetapi cerita ini tidak betul-betul memiliki tokoh-tokoh.
Mitos (Myth) , yaitu sebuah cerita narasi yang memiliki tujuan untuk menguraikan sebuah kisah tentang dunia dan bagaimana cara untuk menyikapinya.
Misteri (Mysteries)
Fiksi Ilmiah (Science fiction)
Potongan Kehidupan (Slice of life)
Demikian adalah penjelasan singkat mengenai pengertian teks naratif lengkap dengan struktur, tujuan, dan aneka jenisnya yang bisa menambah wawasan. (Nisa)
Baca juga: Contoh Konjungsi Penerang, Definisi, dan Kalimatnya
