Penjelasan Isi Kandungan Surat Al-Fatihah Ayat 1-7

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surah Al-Fatihah adalah induk atau pokok dalam kitab suci umat muslim. Tak mengherankan jika surah ini memiliki sejumlah kandungan. Sayangnya, masih banyak umat muslim yang tidak mengetahui isi kandungan surat Al-Fatihah ayat 1-7.
Padahal, Al-Fatihah mengandung makna-makna yang agung pada Al-Qur’an. Oleh karena itu, umat muslim perlu mengetahui kandungan surah tersebut.
Isi Kandungan Surat Al-Fatihah Ayat 1-7, Muslim Wajib Tahu!
Dikutip dari buku Bunda Sayang Anak Shalih: Panduan Praktis dan Lengkap untuk Membangun Karakter Anak Shalih, Ust. Ahsani (2020:8), nama Al-Fatihah diambil dari kata al-fatihah yang artinya adalah pembuka atau pemula. Disebut demikian, karena Al-Fatihah merupakan surah pertama dan menjadi pembuka kitab suci Al-Qur’an.
Oleh karena itu, Al-Fatihah juga disebut sebagai Ummul Qur’an atau induknya Al-Qur’an. Surah Al-Fatihah hanya terdiri dari tujuh ayat. Meskipun termasuk surah yang pendek, tetapi Al-Fatihah memiliki banyak kandungan.
Lantas, apa saja isi kandungan surat Al-Fatihah ayat 1-7? Pokok isi surah Al-Fatihah adalah tentang akidah, ibadah, hukum-hukum Islam, janji dan ancaman, serta kisah-kisah.
Setiap ayat dalam surah tersebut memiliki kandungannya tersendiri. Berikut kandungan yang terdapat dalam surah Al-Fatihah.
1. Kandungan Ayat 1 dan 3
Ayat pertama dan ketiga memiliki kandungan yang serupa. Pada dasarnya, kedua ayat tersebut membahas mengenai sifat-sifat Allah. Khususnya adalah sifat Maha Pengasih atau Ar-Rahman.
Pada ayat tersebut juga terkandung makna bahwa Allah Swt. Maha Penyayang. Terutama kepada para umat-Nya. Dapat disimpulkan bahwa kandungan ayat 1 dan 3 adalah Allah Swt. sebagai Tuhan pencipta alam akan selalu menyayangi dan tak akan pernah meninggalkan umat-Nya.
2. Kandungan Ayat 2
Pada ayat kedua dijelaskan bahwa Allah Swt. merupakan satu-satunya Tuhan yang menguasai alam semesta. Allah Swt. juga merupakan zat yang menciptakan seluruh alam beserta isinya. Pada ayat ini, umat manusia diminta untuk menyembah Allah.
3. Kandungan Ayat 4
Pada ayat ini dijelaskan bahwa Allah adalah satu-satunya yang mengetahui datangnya hari akhir. Tidak ada satu makhluk pun yang dapat mengetahui datangnya kiamat.
4. Kandungan Ayat 5
Ayat lima membahas bahwa Allah adalah satu-satunya zat yang dapat dijadikan sandaran dan dimintai pertolongan. Oleh karena itu, umat muslim hanya boleh meminta pertolongan kepada Allah Swt. dan bukan kepada makhluk lain.
5. Kandungan Ayat 6 dan 7
Pada dua ayat terakhir dijelaskan bahwa Allah akan memberikan panduan hidup kepada umat muslim. Umat muslim dianjurkan untuk menjauhi segala larangan dan melakukan perintah Allah.
Baca juga: Pendapat tentang Kitab-Kitab Allah Subhanahu Wa Ta'ala Sebelum Al-Quran
Demikian isi kandungan surat Al-Fatihah ayat 1-7. Semoga dapat bermanfaat bagi umat Islam. (FAR)
