Penyakit Kelainan Otot: Kram hingga Kaku Leher

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem gerak adalah salah satu sistem yang terdapat dalam tubuh manusia. Sistem ini memiliki fungsi utama, yakni sebagai penunjang dengan menggunakan sejumlah organ saat melakukan aktivitas gerak tubuh.
Ada beberapa organ yang bekerja pada sistem gerak ini. Organ-organ tersebut tentunya disusun oleh jaringan-jaringan tertentu. Salah satu jaringan yang bekerja untuk organ dalam sistem gerak adalah otot.
Otot adalah sebuah jaringan kenyal yang terdapat dalam tubuh manusia maupun hewan yang memiliki fungsi untuk menggerakkan organ-organ pada tubuh makhluk hidup.
Lantaran memiliki fungsi yang penting, kesehatan otot perlu dijaga agar tidak dapat menimbulkan penyakit yang dapat mengakibatkan gangguan pada sistem gerak.
Penyakit Kelainan Otot
Mengutip dari modul pembelajaran Bioloigi Kelas XI: Sistem Gerak Manusia yang disusun Dian Mercuningsari, S.Si, otot merupakan sebuah jaringan yang membungkus tulang-tulang penyusun tubuh manusia. Otot juga sering juga disebut sebagai daging.
Jaringan pembungkus tulang ini juga biasanya dikenali sebagai bagian tubuh yang menjadi alat penggerak aktif. Otot dapat menggerakkan tulang-tulang sehingga manusia atau hewan dapat bergerak bebas.
Sebagaimana bagian tubuh lainnya, otot tentunya dapat mengalami gangguan-gangguan tertentu akibat beberapa faktor. Gangguan tersebut diakibatkan oleh penyakit yang dapat membuat kinerja sistem otot tidak maksimal.
Berbagai jenis penyakit kelainan otot, yaitu:
Kram, yakni kondisi kelainan otot yang disebabkan oleh kejang otot. Hal tersebut terjadi akibat adanya kontraksi yang sangat kuat yang dapat menimbulkan rasa sakit.
Nyeri otot adalah penyakit kelainan otot yang timbul akibat adanya pembengkakan jaringan penghubung otot. Jaringan yang membengkak menekan ujung saraf dan pembuluh darah.
Polio adalah salah satu penyakit kelainan otot yang disebabkan oleh infeksi virus pada sejumlah saraf yang mengendalikan gerakan otot rangka. Orang yang terserang penyakit polio dapat menjadi kelumpuhan.
Sawan adalah kontraksi pada beberapa kelompok otot yang tidak terkoordinasi akibat adanya gangguan pada sistem kerja otak.
Keselo merupakan sebuah kondisi kelainan otot yang biasanya terjadi di daerah sendi dan ligamen sendi. Otot atau tendon dapat putus akibat tarikan yang tiba-tiba dan kuat yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu.
Kejang otot adalah kelainan otot yang terjadi apabila otot terus-menerus melakukan aktivitas sampai akhirnya tidak mampu lagi berkontraksi karena kehabisan energi.
Tetanus ialah sebuah kondisi otot yang mengalami ketegangan akibat adanya infeksi dari bakteri Clostridium tetani yang menghasilkan racun.
Atrofi atau miastema grafis adalah sebuah kondisi atau keadaan otot yang mengecil sehingga menghilangkan kemampuan otot untuk berkontraksi.
Supertrofi ialah sebuah kondisi yang mana terjadi pembesaran pada volume otot membesar akibat otot setiap hari dilatih secara berlebihan.
Hernia abdominalis, yaitu kelainan otot yang terjadi di dinding perut yang lemah tersobek sehingga letak usus menurun.
Stiff atau kaku leher, yaitu otot leher yang mengalami peradangan akibat gerakan atau hentakan yang salah sehingga leher terasa kaku.
(SAI)
