Konten dari Pengguna

Penyakit Leukimia Disebabkan oleh Apa?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyakit leukemia adalah penyakit kanker yang terdapat pada jaringan pembentuk darah seperti sumsum tulang. Sumber: Wikipedia Common
zoom-in-whitePerbesar
Penyakit leukemia adalah penyakit kanker yang terdapat pada jaringan pembentuk darah seperti sumsum tulang. Sumber: Wikipedia Common

Ada berbagai macam penyakit yang dinilai sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Salah contohnya adalah penyakit leukemia.

Penyakit leukemia adalah salah satu penyakit yang dapat menyebar ke bagian tubuh manusia. Leukemia juga dikenal sebagai istilah untuk penyakit kanker yang terjadi pada jaringan pembentukan darah, termasuk sumsum tulang.

Lantas, apa penyebab utama dari penyakit leukemia? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

Penyakit Leukimia

Menurut R. Wirawan dalam buku Pendidikan Berkesinambungan Patologi Klinik karya Surya Atmadja, leukemia adalah penyakit keganasan pada jaringan hematopoietik yang ditandai dengan penggantian elemen sumsum tulang normal oleh sel darah abnormal atau sel leukemik.

Hal ini disebabkan oleh proliferasi tidak terkontrol dari klon sel darah immatur yang berasal dari sel induk hematopoietik. Sel leukemik tersebut juga ditemukan dalam darah perifer dan sering menginvasi jaringan retikuloendotelial seperti limpa, hati, dan kelenjar limfe.

Penyakit leukimia biasanya ditandai oleh proliferasi sel-sel darah putih dengan manifestasi adanya sel-sel abnormal dalam darah tepi (sel blast) secara berlebihan dan menyebabkan terdesaknya sel darah yang normal yang mengakibatkan fungsinya terganggu.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penyakit leukimia disebabkan oleh meningkatnya produksi sel darah putih yang tidak normal atau sel kanker yang terlalu banyak. Ini mengakibatkan fungsi dari sel darah putih rusak karena melawan infeksi.

Gejala awal dari penyakit leukemia adalah badan terasa lemas dan munculnya demam tanpa sebab. Sumber: Pexels.com

Seseorang yang terserang penyakit ini akan merasakan sejumlah gejala. Melansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berikut gejala-gejala penyakit leukemia:

  • Badan terlihat pucat dan terasa lemas

  • Nafsu makan mengalami penurunan

  • Muncul demam tanpa sebab yang jelas

  • Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening

  • Mata tampak menonjol

  • Kejang sampai penurunan kesadaran

  • Perdarahan kulit (petekie, hematom) dan atau perdarahan spontan

  • Rasa nyeri pada bagian tulang

  • Pembesaran testis dengan konsistensi keras

Pengobatan dari penyakit leukemia dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara. Kedua cara tersebut ialah kemoterapi dan penanganan suportif.

Salah satu penangan penyakit leukemia adalah dengan memberikan penanganan suportif. Sumber: Pexels.com

Kemoterapi adalah pengobatan menggunakan zat kimia yang berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan sel penyebab kanker, sedangkan penanganan suportif dapat dilakukan dengan cara:

  • Pemberian transfusi komponen darah yang diperlukan.

  • Pemberian komponen untuk meningkatkan kadar leukosit.

  • Pemberian nutrisi yang baik dan memadai.

  • Pemberian antibiotik, anti jamur, dan anti virus bila diperlukan.

  • Pendekatan psikososial.

  • Perawatan di ruang yang bersih

  • Kebersihan Oro-anal (mulut dan anus).

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa pengertian leukemia?

chevron-down

Leukemia adalah penyakit keganasan pada jaringan hematopoietik yang ditandai dengan penggantian elemen sumsum tulang normal oleh sel darah abnormal atau sel leukemik.

Sebutkan tiga gejala penyakit leukemia!

chevron-down

Badan terlihat pucat dan terasa lemas, nafsu makan mengalami, dan muncul demam tanpa penyebab yang jelas.

Apa itu kemoterapi?

chevron-down

Kemoterapi adalah pengobatan menggunakan zat kimia yang berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan sel penyebab kanker.