Penyakit yang Sering Diderita Manusia Akibat Pencemaran Udara

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Udara merupakan salah satu komponen abiotik yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernapas. Udara yang baik bagi kesehatan tubuh manusia adalah udara-udara yang bersih dan tidak tercemar.
Rata-rata persentase (per volume) gas dalam udara bersih dan kering, yaitu nitrogen 78%, oksigen 20,8%, argon 0,9%, karbon dioksida 0,03%, dan gas lainnya 0,27%.
Apabila komposisi udara tidak memenuhi syarat udara bersih, dapat disimpulkan bahwa udara tersebut telah tercemar akibat adanya pencemaran udara.
Pencemaran udara dapat menyebabkan berbagai hal, salah satunya berdampak buruk bagi kesehatan manusia karena dapat menimbulkan penyakit.
Apa saja penyakit yang sering diderita manusia akibat pencemaran udara? Simak jawabannya di bawah ini.
Penyakit yang Sering Diderita Manusia Akibat Pencemaran Udara
Menurut Chambers dan Masters dalam buku Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan karya Mukono, pencemaran udara adalah bertambahnya bahan atau substrat fisik atau kimia ke dalam lingkungan udara normal yang mencapai sejumlah tertentu.
Pencemaran udara sangat mudah dideteksi oleh manusia atau dapat dihitung dan diukur. Faktor-faktor yang menyebabkan pencemaran udara terjadi, yakni:
Penggunaan bahan-bahan sintetis dan beberapa bahan alamiah yang digunakan sebagai perabotan rumah tangga, seperti karpet, busa, pelapis dinding, dan sebagainya.
Pembakaran bahan bakar, seperti yang digunakan untuk memasak dan pemanas ruangan menghasilkan nitrogen oksida, karbon monoksida, sulfur dioksida, hidrokarbon, partikulat.
Gas-gas yang bersifat racun yang terlepas ke dalam ruangan yang berasal dari dalam tanah (radon).
Produk konsumsi, seperti pengkilap perabot, perekat, kosmetik, pestisida atau ninsektisida.
Asap tembakau
Pencemaran udara juga dapat dapat memberikan efek pada manusia, binatang, vegetasi, dan material lainnya. Dikutip dari buku Sampah dan Pencemaran karya Wiwik Sulistiyorini, pencemaran udara dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia.
Dampak buruk pencemaran udara bagi manusia adalah masalah kesehatan. Udara yang pekat akibat pencemaran tersebut akan mengganggu pernapasan, terutama kesehatan pernapasan bagi anak-anak dan orang-orang lanjut usia atau lansia.
Penyakit yang sering diderita manusia akibat pencemaran udara adalah sebagai berikut:
Penyakit bronkitis, yakni peradangan yang terjadi pada saluran utama pernapasan atau bronkus.
Asma adalah penyakit kronis yang terjadi akibat adanya peradangan dan penyempitan saluran napas yang membuat seseorang sulit bernapas.
Infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA adalah infeksi yang terjadi di saluran pernapasan yang dapat mengakibatkan seseorang kesulitan untuk bernapas.
Pneumonia atau radang paru-paru adalah penyakit yang terjadi akibat adanya infeksi pada kantung udara (alveolus) yang dapat berisi cairan (paru-paru basah).
Serangan jantung adalah sebuah penyakit yang terjadi karena adanya gumpalan darah menghalangi aliran darah ke jantung yang membuat seseorang mengalami sesak napas.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Berapa rata-rata persentase (per volume) gas dalam udara bersih?

Berapa rata-rata persentase (per volume) gas dalam udara bersih?
Rata-rata persentase (per volume) gas dalam udara bersih dan kering, yaitu nitrogen 78%, oksigen 20,8%, argon 0,9%, karbon dioksida 0,03%, dan gas lainnya 0,27%.
Apa yang dimaksud dengan pencemaran udara?

Apa yang dimaksud dengan pencemaran udara?
Pencemaran udara adalah bertambahnya bahan atau substrat fisik atau kimia ke dalam lingkungan udara normal yang mencapai sejumlah tertentu.
Sebutkan salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran udara!

Sebutkan salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran udara!
Penggunaan bahan-bahan sintetis dan beberapa bahan alamiah yang digunakan sebagai perabotan rumah tangga, seperti karpet, busa, pelapis dinding, dan sebagainya.
