Peranan Petani, Nelayan, dan Peternak dalam Usaha-Usaha Ekonomi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kekayaan sumber daya di Indonesia memengaruhi berbagai jenis sektor usaha yang dijalankan oleh masyarakat. Mulai dari pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan sektor lainnya.
Bidang usaha tersebut merupakan pendorong ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan hidup mereka.
Kegiatan Ekonomi
Menurut buku Pelaku Kegiatan Ekonomi oleh T. Puji Rahayu, kegiatan ekonomi adalah hal-hal yang meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi.
Orang yang melakukan aktivitas ekonomi disebut pelaku ekonomi. Dalam artian, semua orang merupakan penyelenggara ekonomi karena mereka memenuhi kebutuhannya melalui perniagaan, pertukaran, hingga perdagangan.
Kegiatan Produksi
Menurut buku Aktivitas Ekonomi dalam Perspektif Ruang dan Lingkungan oleh Yudi Antomi, kegiatan produksi merupakan kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa.
Namun, berdasarkan sudut pandang ilmu ekonomi, kegiatan produksi tidak hanya terbatas pada kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Melainkan juga sebagai bentuk penambahan nilai guna atau manfaat dari barang dan jasa tersebut.
Menurut Rahayu, kegiatan produksi bertujuan sebagai berikut:
Menghasilkan barang dan jasa serta nilai kegunaannya.
Meningkatkan kemakmuran masyarakat.
Menciptakan lapangan usaha
Menjaga kontinuitas sebuah usaha
Jenis-jenis Produksi
Menurut Antomi, kegiatan produksi dibedakan berdasarkan jenis barang dan jasa yang dihasilkan, antara lain:
1. Produksi primer
Produksi primer adalah kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang yang diambil dari lingkungan sekitar, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kegiatan produksi primer mencakup kegiatan agrikultur, bercocok tanam, hasil hutan, perikanan, perburuan, dan sebagainya.
2. Produksi sekunder
Produksi sekunder merupakan kegiatan ekonomi yang membutuhkan manufaktur dalam menghasilkan sebuah barang. Produksi ini menghasilkan barang jadi dari bahan dasar yang telah ditentukan sebelumnya. Pengolahan tersebut dapat menambah nilai dari barang yang dihasilkan. Misalnya, industri kerajinan dan sebagainya.
3. Produksi tersier
Produksi tersier ialah kegiatan ekonomi yang menawarkan sebuah layanan atau jasa layaknya sebuah barang. Produksi ini terdiri dari jasa penjualan daring dan jasa transportasi.
Peranan Petani, Nelayan, dan Peternak dalam Usaha Ekonomi
Sektor pertanian, perikanan, kelautan, dan peternakan tergolong ke dalam jenis produksi primer.
Sebagai pelaku usaha ekonomi, petani, nelayan, maupun peternak menghasilkan produk berdasarkan hasil pemanfaatan sumber daya alam masing-masing.
Merujuk pada buku IPS Kelas 5 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hasil usaha yang dilakukan oleh ketiga pelaku ekonomi tersebut antara lain:
Petani yang bergerak di bidang agrikultur atau bercocok tanam menghasilkan produk primer berupa bahan pangan seperti buah-buahan, sayur-mayur, padi, dan sebagainya.
Nelayan yang bergerak di bidang perikanan menghasilkan produk primer berupa ikan dan hasil tangkapan laut lainnya.
Peternak yang bergerak di bidang peternakan menghasilkan produk primer berupa daging, telur, susu, dan sebagainya.
Baik petani, nelayan, dan peternak menghasilkan produk berupa barang. Hal ini juga berkaitan dengan hasil produksi mengolah sumber daya alam masing-masing sektor.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan kegiatan produksi?

Apa yang dimaksud dengan kegiatan produksi?
Kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa, serta sebagai bentuk penambahan nilai guna atau manfaat dari barang dan jasa tersebut.
Sebutkan tiga tujuan kegiatan produksi!

Sebutkan tiga tujuan kegiatan produksi!
Menghasilkan barang dan jasa serta nilai kegunaannya, meningkatkan kemakmuran masyarakat, dan menciptakan lapangan usaha.
Sebutkan hasil usaha dari petani, nelayan, dan peternak!

Sebutkan hasil usaha dari petani, nelayan, dan peternak!
1. Petani menghasilkan produk primer berupa bahan pangan seperti buah-buahan, sayur-mayur, padi, dan sebagainya. 2. Nelayan menghasilkan produk primer berupa ikan dan hasil tangkapan laut lainnya. 3. Peternak menghasilkan produk primer berupa daging, telur, susu, dan sebagainya.
