Konten dari Pengguna

Perbedaan Data dan Informasi: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan data dan informasi. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan data dan informasi. Foto: Unsplash.com

Data dan informasi merupakan dua hal yang tak dapat dipisahkan dalam aktivitas keseharian. Meski keduanya merupakan unsur yang berfungsi menambah wawasan, perbedaan data dan informasi terletak pada penggunaanya.

Baik data maupun informasi merupakan unsur yang memiliki definisi dan pemahaman yang berbeda. Untuk mengetahui perbedaan antara keduanya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Data?

Ilustrasi pengertian data. Foto: Unsplash.com

Secara umum, pengertian data dapat dipahami sebagai kumpulan fakta yang memberikan gambaran tentang sebuah keadaan maupun kondisi tertentu. Dalam buku Konsep dan Turunan Praktis Basis Data yang disusun Abdul Kadir, data umumnya digunakan seseorang sebagai landasan dalam mengambil sebuah kebijakan ataupun keputusan.

Dari sebuah data, pengguna bisa melakukan analisis, mendeskripsikan atau menggambarkan sebuah keadaan di berbagai bidang. Karena itu, data dibutuhkan untuk berbagai kepentingan. Suatu data membantu memaparkan informasi yang akurat setelah melalui pengolahan lebih lanjut.

Fungsi Data

Ilustrasi fungsi data di bidang pemasaran. Foto: Unsplash.com

Tak hanya sebagai unsur yang membantu dalam menggambarkan sebuah keadaan, data memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

  • Sebagai bahan evaluasi dalam menanggapi sebuah masalah.

  • Sebagai pemecah masalah sekaligus menentukan suatu kebijakan atau keputusan yang akan diambil.

  • Sebagai acuan dalam setiap implementasi dari suatu kegiatan atau aktivitas.

  • Sebagai dasar sebuah penelitian maupun perencanaan dalam sebuah kegiatan.

Jenis-jenis Data

Ilustrasi membedakan jenis-jenis data. Foto: Unsplash.com

Mengutip dari Buku Ajar Basis Data oleh Anggun Fergina dan Syahid Abdullah, penggolongan data dapat dibedakan menjadi tiga macam, di antaranya:

Berdasarkan cara memperolehnya

  • Data primer, merupakan jenis data yang dikumpulkan atau diperoleh secara lansgung dari objek yang diteliti. Misalnya, data hasil wawancara dan survei.

  • Data sekunder, yakni data yang diperoleh dari sumber lain yang telah ada sebelumnya, misalnya, data sensus penduduk.

Berdasarkan sumbernya

  • Data eksternal, yaitu jenis data yang diperoleh dari luar organisasi maupun tempat penelitian dilakukan. Misalnya, data kependudukan, data jumlah siswa di sekolah lain, dan lainnya.

  • Data internal, ialah data yang diberikan langsung oleh sebuah organisasi atau tempat berlangsungnya penelitian itu sendiri. Contoh, data kepuasan pelanggan dari suatu perusahaan.

Berdasarkan sifatnya

  • Data kuantitatif, merupakan jenis data yang diperoleh melalui survei. Umumnya, data kuantitatif memuat jawaban berupa angka.

  • Data kualitatif, adalah jenis data yang diperoleh melalui berbagai metode seperti wawancara, pengisian kuesioner maupun studi literatur.

Apa Itu Informasi?

Ilustrasi informasi. Foto: Pixabay.com

Baik individu maupun organisasi memerlukan informasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Itulah sebabnya, informasi memiliki peranan penting dalam menentukan sebuah pilihan ataupun keputusan dan mendukung perkembangan sebuah organisasi atau perusahaan.

Menyadur dari buku Sistem Informasi Manajemen oleh Suryadarma dan Triyani Budyastuti, informasi dapat dipahami sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi penerimanya.

Informasi dapat dikatakan sebagai hasil pengolahan data yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk dalam pengambilan keputusan.

Menurut Tata Sutabri dalam buku Konsep Sistem Informasi, secara umum, informasi dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Informasi strategis, yakni jenis informasi yang digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang.

  • Informasi taktis, yaitu jenis informasi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan jangka menengah. Misalnya, informasi untuk penyusunan rencana penjualan dan sebagainya.

  • Informasi teknis, ialah jenis informasi yang dibutuhkan untuk operasional sehari-hari.

Seiring berkembangnya kehidupan, informasi memiliki pengertian yang beragam. Umumnya, informasi dapat berupa hasil analisis, hasil kesimpulan, maupun hasil pengolahan sistem informasi berbasis komputer yang sifatnya lebih terstruktur.

Siklus Informasi

Ilustrasi siklus informasi. Foto: Unsplash.com

Seperti yang diketahui bahwa sumber informasi adalah data. Artinya, sebuah informasi tak dapat muncul begitu saja tanpa ada pengolahan data. Itulah sebabnya, sebuah informasi memiliki siklus yang disebut juga sebagai siklus pengolahan data.

Menurut sumber yang sama, data yang diolah untuk menghasilkan informasi menggunakan model proses tertentu. Setelah melalui proses tersebut, informasi akan disajikan ke penerima.

Melalui informasi tersebut, penerima akan melakukan tindakan lain yang memungkinkan sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap kembali sebagai input dan diproses melalui model tertentu serta melalui tahapan berulang seperti sebelumnya.

Perbedaan Data dan Informasi

Ilustrasi perbedaan data dan informasi. Foto: Pixabay.com

Berdasarkan penjelasan singkat di atas, secara tidak langsung kita dapat memahami pengertian antara data dengan informasi. Lantas, apa perbedaan data dan informasi?

Dalam buku Konsep Dasar Manajemen Sistem Informasi oleh Janner Simarmata, dkk., perbedaan data dan informasi dalam sistem informasi manajemen setidaknya dapat diuraikan sebagai berikut:

  • Ruang lingkup data cenderung lebih detail dan bersifat teknis. Sedangkan, informasi lebih merujuk pada proses menghasilkan penjelasan yang dapat dipakai untuk mengambil keputusan.

  • Berdasarkan pola penerimaannya, data tak selalu bisa digunakan dan diterima penerima. Sebab, hal itu memerlukan pengolahan panjang. Sedangkan informasi dapat langsung dipakai sekaligus diterima oleh penerimanya. Hal ini karena informasi telah melalui proses mengolah data yang diterima dalam bentuk lebih sederhana dan dapat dimengerti.

  • Berdasarkan fungsinya, data memiliki kategorisasi atau pengelompokkan dengan bidang tertentu. Inilah mengapa, data memiliki fungsi yang beragam, bergantung pada jenis bidang yang dijalankan. Sementara itu, informasi memiliki fungsi yang lebih universal dan dapat diterapkan di berbagai bidang.

Adapun contoh perbedaan data dan informasi menurut Budy Purnawanto dalam buku Manajemen SDM Berbasis Proses, misalnya, data penjualan, data karyawan, data biaya, dan berbagai jenis data lainnya.

Data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan informasi rata-rata penjualan per wiraniaga, informasi rasio biaya penjualan terhadap total penjualan, informasi rata-rata waktu penagihan piutang, dan berbagai jenis informasi penjualan lainnya.

Itulah penjelasan tentang data dan informasi serta perbedaan keduanya. Dengan memahami tiap-tiap konsep dari kedua unsur tersebut, kita dapat membedakan antara data dan informasi yang diterima. Semoga bermanfaat!

(ANM)

Frequently Asked Question Section

Apa itu data?

chevron-down

Kumpulan fakta yang memberikan gambaran tentang sebuah keadaan maupun kondisi tertentu.

Apa itu informasi?

chevron-down

Hasil pengolahan data yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk dalam pengambilan keputusan.

Apa perbedaan data dan informasi?

chevron-down

Ruang lingkup data cenderung lebih detail dan bersifat teknis. Sedangkan, informasi lebih merujuk pada proses menghasilkan penjelasan yang dapat dipakai untuk mengambil keputusan.