Perbedaan Sifat Benda Padat, Cair, dan Gas

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sains, enda didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruangan. Benda berdasarkan wujudnya terdiri atas 3 jenis, yaitu benda padat, benda cair, dan benda gas.
Benda padat adalah benda yang memiliki kekerasan, bentuk, dan ukuran yang tidak bisa diubah-ubah. Karena itu, benda padat tidak bisa mengalir. Meja, kursi, dan buku merupakan contoh benda padat dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara, benda cair dan gas termasuk zat fluida. Artinya, benda cair dan gas sama-sama bisa mengalir. Namun, benda cair dapat dilihat secara kasat mata dan bentuk serta volumenaya mengikuti wadah. Contoh benda cair antara lain air, minyak, dan bensin.
Berbeda dengan benda cair, benda gas tidak terlihat secara kasat mata. Benda gas mempunyai volume dan bentuk yang selalu berubah-ubah mengikuti wadahnya. Contoh benda gas yaitu udara.
Sifat Benda Padat, Cair, dan Gas
Sifat benda padat, cair, dan gas berbeda antara satu dengan yang lainnya. Berikut penjelasanya dikutip dari buku Panduan Belajar dan Evaluasi IPA untuk SD/MI Kelas 4 oleh Neti Lim dkk.
1. Sifat Benda padat
Dapat diraba
Bentuknya dapat diubah dengan cara-cara tertentu
Memiliki kekuatan dan kekerasan tertentu
Mempunyai elastisitas
Menempati ruang
2. Sifat Benda Cair
Melarutkan benda-benda tertentu
Bentuknya berubah menurut tempatnya
Menempati ruang dan memiliki berat
Permukaan air yang tenang selalu mendatar
Mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah
Meresap melalui celah-celah kecil atau halus
Air memberikan tekanan ke semua arah
3. Sifat Benda Gas
Bentuknya berubah-ubah mengikuti wadahnya
Volumenya berubah-ubah mengikuti wadahnya
Menekan ke segala arah
Menempati ruang
Perubahan Wujud Benda
Benda padat, cair, dan gas bisa mengalami perubahan wujud. Benda padat dapat berubah menjadi benda cair dan gas, begitu pun sebaliknya. Berikut macam-macam perubahan wujud pada benda.
Mencair, yaitu perubahan zat padat menjadi zat cair. Contohnya, es batu menjadi air.
Menyublim, yaitu perubahan zat padat menjadi zat gas. Contohnya, kapur barus bisa mengecil dan habis jika dibiarkan di udara terbuka.
Membeku, yaitu perubahan benda cair menjadi padat. Contohnya, air dapat berubah menjadi es jika diletakkan di tempat yang bersuhu rendah.
Menguap, yaitu perubahan wujud benda cair menjadi gas. Misalnya, air yang dimasak terus menerus dengan suhu yang tinggi, air tersebut akan menguap.
Mengembun, yaitu perubahan zat gas menjadi cair. Contohnya, uap air panas bisa berubah menjadi air lagi atau embun yang terdapat di dedaunan saat pagi hari.
Menghablur, yaitu perubahan dari zat gas menjadi padat. Misalnya, gas belerang berubah menjadi kristal-kristal belerang.
(ADS)
