Perbedaan Tangga Nada Mayor dan Minor dalam Diatonis

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cukup mudah untuk mengenali perbedaan tangga nada mayor dan minor dalam seni musik. Perbedaan keduanya perlu kamu pahami agar dapat menguasai teknik bermusik dengan tangga nada diatonis.
Namun, sebelum mencari tahu apa perbedaan tangga nada mayor dan minor, simak pengertian tangga nada diatonis berikut ini.
Seputar Tangga Nada Diatonis
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nada dapat berarti tinggi rendahnya bunyi dalam lagu, musik, dan sebagainya.
Mengutip Modul Seni Budaya (Musik) Kelas XI oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nada-nada musik diatur dalam susunan yang disebut dengan kunci (key) atau tangga nada.
Tangga nada merupakan sesuatu yang penting dalam seni musik. Berdasarkan buku berjudul Seni Budaya yang ditulis Sem Cornelyoes Bangun dkk., seni musik merupakan rangkaian bunyi dengan struktur nada tertentu sehingga membentuk suatu sistem.
Sejauh ini, terdapat dua jenis tangga nada, yaitu tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis.
Pengertian Diatonis
Istilah diatonis berasal dari dua kata, yaitu dia yang berarti dua dan tonis bermakna hal yang berhubungan dengan nada.
Mengutip buku yang ditulis Sem Cornelyoes Bangun dkk., tangga nada diatonis terdiri atas tujuh nada yang berinterval satu dan setengah.
Umumnya, musik modern dari Eropa menggunakan tangga nada diatonis. Tangga nada ini terbagi menjadi dua, yaitu tangga nada mayor dan minor.
Seiring perkembangannya, terdapat lima nada tambahan di samping tujuh nada utama dalam tangga nada diatonis. Pada akhirnya, tangga nada diatonis ini memiliki 12 nada dalam satu oktafnya.
Pengertian Tangga Nada Pentatonis
Berbeda dengan tangga nada diatonis, tangga nada pentatonis berjumlah lebih banyak ketimbang tangga nada diatonis. Bahkan ada yang mencapai 25 nada.
Sistem tangga nada ini banyak dipakai pada musik non-Barat. Salah satu alat musik Indonesia yang menggunakan tangga nada pentatonis adalah gamelan.
Perbedaan Tangga Nada Mayor dan Minor
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tangga nada mayor dan tangga nada minor adalah bagian dari tangga nada diatonis.
Apabila melihat kedua gambar di atas, terdapat perbedaan letak nada dari dua tangga nada tersebut. Tangga nada mayor dimulai dari nada C atau Do, sedangkan tangga nada minor dimulai dari A atau La.
Perbedaan lainnya adalah pada saat dimainkan dan atau dibunyikan. Mengutip buku Sem Cornelyoes Bangun dkk., tangga nada minor akan menimbulkan kesan sedih dan suasana sendu serta haru. Sedangkan, tangga nada mayor akan menimbulkan kesan riang, bahagia, dan bersemangat.
(AMP)
