Permainan Bakiak: Permainan Tradisional yang Bersifat Kompetitif

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Permainan tradisional adalah salah satu unsur kebudayaan yang tertanam dalam rakyat Indonesia. Permainan ini tumbuh dan berkembang di beberapa daerah, yang sarat akan nilai budaya dan tata kehidupan masyarakatnya.
Permainan tradisional menghadirkan kegembiraan kepada anak-anak yang melakukannya, serta memberikan beberapa nilai pembelajaran ketika melaksanakannya, seperti mengajarkan kerja sama, kekeluargaan, serta melatih fisiknya.
Menurut Direktorat Nilai Budaya (2000) dalam buku Permainan Tradisional dan Perannya dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak milik Euis Kurniati, permainan rakyat tradisional memiliki dua golongan, yaitu:
Permainan untuk bermain, yaitu permainan yang dimainkan sifatnya hanya untuk mengisi waktu luang saja.
Permainan untuk bertanding, adalah permainan yang dilakukan tidak hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi juga untuk menentukan pemenang dalam suatu pertandingan.
Pada dasarnya, ada banyak manfaat yang dapat diambil dalam semua jenis permainan tradisional. Bukan hanya mengandung aktivitas fisik saja, permainan tradisional mampu memberikan efek pada kondisi psikis anak.
Dikutip dalam sumber yang sama, anak-anak yang memainkan permainan tradisional, akan merasa bahagia dan ceria, serta mampu mengembangkan kemampuan sosialisasinya dengan baik.
Permainan Bakiak
Salah satu jenis permainan tradisional yang hampir ada di seluruh daerah di Indonesia adalah permainan bakiak. Permainan ini berasal dari Sumatera Barat, yang biasa disebut dengan terompah bakuak atau terompah galuak.
Permainan bakiak merupakan permainan yang menggunakan sandal/terompah panjang dan terbuat dari kayu ringan yang berderet. Permainan bakiak melatih kekompakan dari para pemainnya.
Mengutip dari buku Permainan Tradisional Anak Negeri yang diterbitkan oleh Balai Pustaka, permainan ini biasa dimainkan dengan 3-4 orang, yang menggunakan sepasang bakiak dalam satu regu.
Adapun berikut ini akan dijelaskan cara memainkan permainan bakiak dan nilai luhur yang dikandung dalam permainan bakiak.
Cara Permainan Bakiak
Tiap-tiap anak memakai bakiak yang sudah disesuaikan secara kelompok
Semua regu siap di garis start untuk memulai permainan
Ketika aba-aba dibunyikan, maka semua anak dalam satu regu harus berjalan secara bersamaan agar terjaga keseimbangannya
Pemenang adalah tim yang sampai di garis final terlebih dahulu.
Nilai Luhur yang Terkandung di Permainan Bakiak
Meningkatkan konsentrasi dan belajar keseimbangan
Melatih kehati-hatian dan ketangkasan saat bermain
Melatih kekompakan dan semangat kebersamaan kelompok
Melatih sportivitas dan jiwa kepemimpinan.
Permainan Bakiak yang Kompetitif
Permainan bakiak termasuk ke dalam jenis permainan tradisional yang bersifat kompetitif. Dikutip dalam buku Permainan Tradisional oleh Yusep Mulyana, Anggi Setia Lengkana, sebuah permainan dapat disebut kompetitif apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Terorganisir dan saling kompetitif
Terdapat kriteria untuk menentukan pemenang
Adanya peraturan yang diterima oleh para peserta.
Memenangkan permainan bakiak dalam sebuah kompetisi memerlukan ketangkasan dan kecepatan dari setiap pemainnya. Selain itu, permainan ini juga merupakan permainan untuk bertanding yang lebih mengutamakan kepentingan fisik.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Ada berapa golongan permainan rakyat tradisional?

Ada berapa golongan permainan rakyat tradisional?
Ada dua, yaitu permainan untuk bermain dan permainan untuk bertanding.
Apa yang dimaksud dengan permainan untuk bertanding?

Apa yang dimaksud dengan permainan untuk bertanding?
Permainan untuk bertanding adalah permainan yang dilakukan tidak hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi juga untuk menentukan pemenang dalam suatu pertandingan.
Apa asal daerah permainan bakiak?

Apa asal daerah permainan bakiak?
Permainan bakiak berasal dari Sumatera Barat.
