Perubahan Tempo adalah Unsur dalam Musik, Ini Pengertiannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam seni musik, terdapat istilah yang disebut sebagai perubahan tempo. Istilah tempo mungkin terlalu asing di telinga, tetapi tidak sedikit juga yang belum mengetahui definisi secara mendalam mengenai tempo.
Berikut ini adalah pengertian tempo dan perubahan tempo dalam seni musik.
Perubahan Tempo adalah Perubahan Cepat Lambat Musik atau Lagu
Menurut buku Seni Budaya dan Keterampilan Kelas 2 SD yang ditulis Sri Murtono dkk., perubahan tempo adalah perubahan cepat dan lambatnya lagu.
Kemudian, pengertian tempo mengutip buku berjudul Teknik Vokal Paduan Suara karya N. Simanungkalit adalah, istilah untuk seberapa cepat musik atau lagu harus dimainkan. Dalam notasi musik, terdapat tanda tempo maupun tanda perubahan tempo, misalnya, menjadi cepat atau lambat.
Kecepatan ini dapat diatur dengan alat pengukur kecepatan yang disebut Maelzel Metronomo (MM). Sang penemu sekaligus pencipta alat metronom adalah Johannes Nepomuk Maelzel.
MM menunjukkan berapa not ¼ dimainkan dalam satu menit. Misalnya, MM = 90, artinya 90 not ¼ dimainkan dalam tempo satu menit.
A Tempo
A tempo atau disebut tempo primo adalah petunjuk untuk kembali pada kecepatan asli atau kecepatan semula. Sementara itu, perubahan tempo (changing tempos) menjadi lebih cepat atau lebih lambat ditandai dengan rit (ritando), rall (rallentando), accel (accelerando), dan rubato.
Berikut beberapa tanda tempo dalam musik.
Tanda Tempo dan MM
Grave = 40 MM
Lentissimo = 44 MM
Larghissimo = 50 MM
Largo, Lento = 52-60 MM
Largheto = 60-6 MM
Adagio = 66-76 MM
Andante = 76-108 MM
Moderato, allegretto = 108-120 MM
Allegro = 120-168 MM
Presto = 168-200 MM
Prestissimo = 200-208 MM
Perbedaan Perubahan Tempo dan Perubahan Dinamika
Berbeda dengan perubahan tempo yang merupakan perubahan cepat lambatnya lagu, perubahan dinamika adalah perubahan keras lembut maupun kuat lemahnya suatu musik atau lagu.
Mengutip kembali buku karya N. Simanungkalit, dalam musik terdapat bagian yang harus dimainkan dengan suara kuat atau dengan suara lemah (lembut/halus). Di atas tulisan pada partitur atau score biasanya diberi tanda dinamika (dynamic mark) sebagai penuntun untuk memainkannya.
Nama Dinamika, Tanda Dinamika, dan Artinya
Piano/p = halus
Pianissimo/pp, ppp = sangat halus
Mezzo piano/mp = halus sedang
Forte/f = kuat
Mezzo forte/mf = kuat sedang
Fortissime/ff, fff = amat kuat
Sforzando/sfz = tekanan kuat kemudian menghilang
Sforzato/sf = tekanan kuat kemudian menghilang
Anti sforzando/asfz = lembut tiba-tiba kuat
Crescendo/cres, cresc = bertahap semakin kuat
Decrescendo/decr, decresc = bertahap semakin halus
Diminuendo/dim, dimin = bertahap menjadi halus
Espressivo, espressione, con espressione = pembawaan dengan ekspresif dan perasaan
Fermamente = pembawaan tanpa ragu-ragu, tetap, benar-benar, dan sungguh-sungguh
Fermata = menahan panjang nada atau panjang istirahat lebih lama dari nilai nada biasa
Festoso = pembawaan secara riang gembira seperti pesta
Subito = segera, tiba-tiba
Forte subito = tiba-tiba kuat
Subito piano = tiba-tiba halus
Volti subito = buka cepat-cepat halaman berikut
Rallentando/rall = pembawaan semakin lebih lambat, sama seperti ritardando/rit
Ritardando/rit = pembawaan semakin lebih lambat
Accelerando/accel = pembawaan semakin cepat
Fin, fine = akhir lagu, menuju ke akhir lagu
(AMP)
Baca juga: Tanda Tempo Moderato pada Lagu dan Contohnya
