Konten dari Pengguna

Perwujudan Nilai-nilai Pancasila di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila di Bidang Pertahanan dan Keamanan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila di Bidang Pertahanan dan Keamanan. Foto: Unsplash

Daftar isi

Perwujudan nilai-nilai Pancasila di bidang pertahanan dan keamanan dapat terlihat dari skala masyarakat hingga skala bernegara. Nilai-nilai Pancasila sendiri penting untuk diresapi setiap individu, agar senantiasa tercermin dalam perilakunya.

Terdapat setidaknya lima nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai-nilai ini kemudian mewujud atau tampak pada setiap bidang kehidupan rakyat Indonesia, salah satunya adalah bidang pertahanan dan keamanan.

Lantas, apa saja nilai-nilai Pancasila itu? Serta bagaimana perwujudan nilai-nilai Pancasila di bidang pertahanan dan keamanan? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Nilai-nilai Pancasila

Ilustrasi Nilai-Nilai Pancasila. Foto: Unsplash

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2023 mengatakan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan warisan para pendiri bangsa dan merupakan jawaban atas kondisi bangsa dan negara Indonesia yang dikaruniai keberagaman di berbagai bidang.

Pancasila sebagai nilai mengandung serangkaian nilai, yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan. Kelima nilai tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh, tidak terpisahkan dan mengacu kepada tujuan yang satu.

Berikut pemaparan lima nilai yang terkandung dalam Pancasila tersebut.

1. Nilai Ketuhanan

Nilai Ketuhanan memiliki makna bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius, bukan bangsa yang ateis. Selain itu, ini merupakan makna bahwa setiap rakyat Indonesia memiliki kebebasan untuk memeluk agama.

Tidak sampai di situ saja, tapi turut menghormati kemerdekaan beragama orang lain, serta tidak ada paksaan dan sikap diskriminatif antar umat beragama.

Berikut contoh implementasi nilai Ketuhanan dalam kehidupan:

  • Percaya dan bertakwa kepada Tuhan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

  • Menghormati dan bekerja sama antar pemeluk agama yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.

  • Menghormai dan memberi kebebasan pada orang lain untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.

2. Nilai Kemanusiaan

Nilai Kemanusiaan memiliki makna kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama, atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.

Berikut beberapa contoh implementasi nilai Kemanusiaan dalam kehidupan:

  • Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.

  • Saling mencintai sesama manusia.

  • Mengembangkan sikap tenggang rasa.

3. Nilai Persatuan

Nilai Persatuan mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kedaulatan rakyat, untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Rakyat Indonesia (NKRI).

Persatuan Indonesia juga bermakna mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliiki bangsa Indonesia.

Berikut beberapa contoh implementasi nilai Kemanusiaan dalam kehidupan:

  • Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

  • Rela berkorban demi kepentingan bangsa.

  • Cinta tanah air dan bangsa.

4. Nilai Kerakyatan

Nilai Kerakyatan bermakna bahwa suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan.

Ini contoh implementasi nilai Kerakyatan dalam kehidupan:

  • Mengutamakan kepentingan bersama

  • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain

  • Mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama

5. Nilai Keadilan

Nilai Keadilan bermakna sebagai dasar sekaligus tujuan tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah ataupun batiniah.

Berikut beberapa contoh implementasi nilai Kerakyatan dalam kehidupan:

  • Berbuat luhur dan saling membantu dan gotong royong

  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban

  • Menghormati hak-hak orang lain

Baca Juga: 25 Contoh Pengamalan Pancasila di Masyarakat yang Penting untuk Diketahui

Contoh Perwujudan Nilai-nilai Pancasila di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Ilustrasi Contoh Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila di Bidang Pertahanan dan Keamanan. Foto: Unsplash

Perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam bidang pertahanan dan keamanan tertuang dalam Undang-undang Dasar 1945. Secara khusus, terdapat pasal-pasal yang menjelaskan hal tersebut, yakni pasal 27 ayat 3 dan pasal 30 ayat 1.

Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 berbunyi, "Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara".

Adapun pasal 30 ayat 1 UUD 1945 berbunyi, "Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara".

Dari isi kedua pasal di atas, dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai Pancasila dalam bidang pertahanan dan keamanan bisa diwujudkan dengan membela negara.

Itu adalah upaya dalam skala negara. Dalam skala bermasyarakat, terdapat pula wujud nilai Pancasila dalam bidang pertahanan dan keamanan. Berikut beberapa contohnya.

1. Ikut Terlibat dalam Kegiatan Sukarelawan

Sukarelawan adalah salah satu upaya keikutsertaan seseorang dalam melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Kegiatan sukarelawan bisa dalam bentuk apa saja.

Dalam konteks pertahanan dan keamanan, kamu bisa terlibat dalam kegiatan sukarelawan bencana alam, ataupun kegiatan menanggulangi ancaman-ancaman nonmiliter lainnya.

2. Ikut Ronda di Lingkungan Rumah

Biasanya sistem ronda akan dijalankan jika tidak ada satpam di kompleks. Nah, kamu bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai wujud nilai Pancasila yang dianut.

Ronda atau patroli di sekitar lingkungan tempat tinggal merupakan bagian dari kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan. Dengan ikut serta dalam kegiatan ronda, berarti kamu sudah mewujudkan keamanan lingkungan sekitar.

3. Aktif Mengikuti Pendidikan Kewarganegaraan

Saat sekolah, terdapat mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jika selama ini kamu menganggap mata pelajaran tersebut tidak menarik, maka coba pikir lagi.

Mengikuti mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan langkah paling sederhana dari nilai-nilai Pancasila dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Membekali diri dengan ilmu sama pentingnya dengan ikut berpartisipasi di lapangan. Jadi, jangan lewatkan pelajaran ini, ya.

4. Berani Melapor Tindak Kejahatan

Kalau melihat kegiatan yang mencurigakan atau tindak kejahatan di lingkungan, setiap warga wajib lapor ke pihak yang berwajib atau berwenang, bisa satpam atau polisi.

Dengan bersama-sama menanggulangi kejahatan, maka akan tercipta lingkungan yang aman dan damai.

(DEL)