Pola Makan yang Tidak Teratur Akan Menyebabkan Penyakit Apa?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makhluk hidup membutuhkan sumber energi yang berasal dari makanan yang dikonsumsi setiap harinya.
Sumber energi tersebut dibutuhkan agar makhluk hidup bisa beraktivitas dengan lancar. Oleh karena itu, setiap makhluk hidup di muka bumi membutuhkan asupan pola makan yang baik dan benar.
Pola asupan tersebut juga perlu diiringi dengan makanan yang mengandung 4 sehat dan 5 sempurna. Mengutip jurnal Mata Kuliah Pembelajaran Inovatif: Makanan 4 Sehat 5 Sempurna karya Nanda Ihda Rohmatillah H, makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan makanan yang mengandung berbagai nutrisi untuk tubuh.
Makanan 4 sehat 5 sempurna terdiri dari:
Makanan pokok (nasi, gandum, dan lain-lain)
Lauk pauk (ikan, telur, tahu, dan lain-lain)
Sayur-sayuran (brokoli, bayam, wortel, dan lain-lain)
Buah-buahan (apel, jeruk, rambutan, dan lain-lain)
Susu
Semua makanan yang ada di atas juga membutuhkan pola asupan yang baik. Jangan sampai makanan yang sudah mengandung berbagai macam gizi telat untuk masuk ke dalam tubuh.
Pasalnya, pola makan yang tidak teratur akan menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan lambung. Apa saja penyakit tersebut?
Pola Makan yang Tidak Teratur Akan Menyebabkan Penyakit Ini
Berikut beberapa penyakit akibat pola makan tidak teratur, dikutip dari berbagai sumber.
1. Gastritis
Mengutip jurnal Hubungan Pola Makan dengan Timbulnya Gastritis karya Rona Sari Mahaji Putri, gastritis merupakan peradangan lokal atau menyebar pada mukosa lambung, yang berkembang bila mekanisme protektif mukosa dipenuhi dengan bakteri atau bahan iritan lain.
Gastritis sendiri dipengaruhi oleh faktor pola makan yang sering tidak teratur. Tidak hanya itu, kandungan nutrisi pada makanan tersebut juga perlu diperhatikan kembali.
2. Kenaikan berat badan (obesitas)
Pola makan yang tidak teratur bisa juga berpengaruh pada kenaikan berat badan seseorang. Hal ini selaras dengan jurnal yang berjudul Timing of Breakfast, Lunch, and Dinner: Effects on Obesity and Metabolic Risk karya Jesus Lopez Minguez, bahwa pola makan yang tidak teratur bisa mempengaruhi berat badan.
Ini karena adanya gangguan pada ritme sirkadian dapat mengacaukan sinyal lapar dan kenyang. Akibatnya, seseorang bisa merasa lebih lapar dan cenderung mengonsumsi makanan yang berlebihan.
3. Diabetes
Menurut jurnal Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes karya Difran Nobel Bistara, pola makan yang tidak teratur bisa menaikkan kadar gula darah di dalam tubuh.
Sebelumnya, diabetes merupakan penyakit yang mengakibatkan terlalu banyak kadar gula dalam darah. Selain pola makan, diabetes juga bisa disebabkan karena faktor keturunan, usia, dan lain sebagainya.
Tidak hanya itu, diabetes juga tidak bisa ditebak akan menimpa siapa saja. Oleh sebab itu, menjaga pola makan menjadi hal penting untuk kesehatan.
(JA)
