Konten dari Pengguna

Pop Art: Pengertian, Ciri Khas, dan Tokohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pop art. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pop art. Foto: Pexels.com

Perkembangan seni telah melahirkan berbagai gaya atau aliran-aliran baru, salah satunya aliran pop art. Menurut Sofyan Salam dalam buku Pengetahuan Dasar Seni Rupa, kata pop dalam istilah Pop Art memiliki arti populer.

Adapun yang dimaksud populer merujuk pada subjek yang digunakan. Dengan begitu, pop art dapat diartikan sebagai bagian dari seni lukis yang diciptakan dengan mengusung tema atau konsep populer.

Aliran pop art diisi tokoh-tokoh populer, seperti Andy Warhol, Yayoi Kusama, hingga Banksy. Hasil karya dari aliran pop art menggunakan imaji sehari-hari yang kerap dianggap sebagai hal atau benda yang biasa saja untuk dilukis.

Padahal benda yang dianggap umum bisa lebih populer daripada tokoh-tokoh yang disebutkan di atas. Hal itu karena benda-benda yang dijadikan objek lukis selalu ada di sekitar kita, sehingga lebih mudah dikenali. Dengan begitu, aliran seni pop art memperkuat gagasan bahwa seni dapat diperoleh dari sumber mana pun.

Ciri Khas Pop Art

Ilustrasi pop art sebagai bagian dari seni lukis. Foto: Pexels.com

Menyadur dari buku Benang Merah Seni Rupa Modern karya Nanang Ganda Prawira, pop art adalah karya seni yang menggunakan objek populer sebagai subject-matter. Objek tersebut juga memiliki kaitan dengan imaji kebendaan di lingkungan sehari-hari.

Aliran seni pop art mudah dikenali karena objeknya sering ditemui dengan bentuk yang unik dan ikonik. Pop art memberi kesan karena memiliki sentuhan yang menarik. Adapun ciri-ciri lainnya ialah:

  • Menggunakan tema atau objek yang populer.

  • Menggunakan warna primer dan warna komplementer yang mencolok, serta bermacam-macam warna berkontras tinggi.

  • Menggunakan garis yang jelas dan merupakan representasi simbol.

  • Menggunakan teks berukuran besar dengan garis yang tegas.

  • Pop art dalam dunia fesyen biasa dibuat melalui teknik sablon atau saring.

  • Menggunakan partikel yang ada di komik seperti balon.

  • Menggunakan gambar atau ikon dari media dan produk-produk terkenal, misalnya, kaleng sup, rambu-rambu jalan, tokoh, surat kabar, dan barang lain yang populer.

  • Kerap memasukkan nama merek dan logo suatu perusahaan yang dijadikan objek.

  • Seniman pop art biasanya mengambil gambar dari daerah atau budaya arus utama (mainstream), baik dalam bentuk asli maupun telah diubah.

Tokoh Pop Art

  • Andy Warhol

Andy Warhol merupakan tokoh yang paling berpengaruh dan terkenal dalam sejarah perkembangan pop art. Ciri khas dari karyanya, yakni media cetak sablon untuk membuat lukisan. Karya ikoniknya antara lain kaleng sup campbell, berita koran, dan Marilyn Monroe.

  • Roy Lichtenstein

Roy Lichtenstein juga merupakan salah satu seniman Pop Art yang populer. Ia telah berpengalaman dan bereksperimen dengan berbagai aliran seni. Pada 1961 ia mematangkan gaya pop art yang terinspirasi oleh komik. Dari sana karya ikoniknya identik dengan aliran pop art.

  • James Rosenquist

James Rosenquist terkenal karena lukisan kolase berfragmen gambar yang disandingkan satu sama lain. Gambar itu sebagian besar diambil dari iklan dan media massa. Selama enam dekade, Rosenquist terus membuat lukisan-lukisan provokatif di atas kanvas yang ukurannya sangat besar.

(ZHR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan pop art?

chevron-down

Bagian dari seni lukis yang diciptakan dengan mengusung tema atau konsep populer.

Sebutkan ciri-ciri dari pop art!

chevron-down

Menggunakan tema atau objek yang populer, menggunakan garis yang jelas sebagai representasi simbol, dan memakai teks berukuran besar dengan garis yang tegas.

Sebutkan tokoh-tokoh pop art!

chevron-down

Andy Warhol, Roy Lichtenstein, dan James Rosenquist.