Rate Card Adalah Rincian Harga untuk Influencer, Bagaimana Cara Membuatnya?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan era digital yang semakin maju membuat bertambahnya pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi serta media sosial, seperti content creator atau influencer.
Seperti yang diketahui, baik content creator atau influencer merupakan pekerjaan yang diharapkan bisa memberi dampak positif untuk para penggemar atau pengikutnya.
Oleh karena itu, sering kali para content creator atau influencer dipekerjakan untuk mempromosikan suatu barang yang dikenal dengan endorsement.
Endorsement sendiri pada dasarnya memanfaatkan kepopuleran dari seorang influencer untuk mempromosikan barang. Dengan begitu, para pengikut atau penggemarnya menjadi tertarik untuk membeli barang tersebut.
Tidak hanya endorsement, seorang influencer tak jarang juga diundang ke dalam suatu webinar atau sebagai bintang tamu di sebuah acara yang diadakan oleh brand besar.
Tujuannya tentu untuk memberikan influence atau pengaruh kepada para pengikutnya di media sosial. Untuk bisa bekerja sama dengan suatu perusahaan atau brand ternama, seorang influencer biasanya memiliki rate card.
Beberapa orang yang tidak asing dengan kata tersebut biasanya adalah perusahaan atu brand yang sudah bekerja sama dengan sang influencer.
Lantas, apa yang dimaksud dengan rate card? Untuk mengetahuinya, simak penjelasannya di bawah ini.
Pengertian Rate Card
Mengutip dari Marketing Terms, rate card adalah dokumen yang berisikan rincian harga yang berhubungan dengan iklan untuk sebuah perusahaan maupun brand.
Dengan adanya rate card, perusahaan atau brand pun bisa menyesuaikan iklan yang diinginkan sesuai dengan finansial yang dimilikinya.
Jika dalam dunia influencer terutama selebgram ternama, rate card yang sering diberikan berhubungan dengan Instagram Story atau Feed Instagram.
Misalnya, Rp1.000.000 sudah termasuk satu kali Instagram Story dan satu kali Feed Instagram. Hal ini semakin menunjukkan bahwa era digital di zaman sekarang sangat berpengaruh pada dunia marketing.
Lebih lanjut, biasanya harga rate card yang ditawarkan oleh para influencer tergantung dari jam tayang serta banyaknya followers yang dimiliki.
Semakin banyak followers dan semakin banyak insight yang bisa dirasakan, rate card seorang influencer bisa saja meningkat.
Cara Membuat Rate Card untuk Influencer
Nah, untuk para influencer yang masih kesulitan untuk membuat rate card, berikut beberapa cara untuk membuat rate card, seperti yang dikutip dari Fit Small Bussiness.
1. Pastikan untuk membuat desain yang menarik
Desain yang menarik menjadi daya tarik sendiri untuk perusahaan atau brand tertentu. Dengan memberikan desain yang menarik, maka perusahaan atau suatu brand memiliki keyakinan bahwa sang influencer bisa mempromosikan barangnya dengan kreatif dan penuh inovasi.
Beberapa platform desain yang bisa digunakan, yakni Canva, Photoshop, dan lain sebagainya.
2. Tentukan rate card dengan dua pertimbangan
Ketika menentukan rate card, ada baiknya untuk influencer melihat terlebih dahulu dua pertimbangan ini, yakni:
Cost per view, berapa jumlah orang atau followers yang melihat iklan atau produk yang ditawarkan.
Cost per action, berapa jumlah konsumen yang menunjukkan aksinya dengan mengikuti, membeli, dan lain sebagainya.
(JA)
