Rumus Gaya: Hukum Newton I hingga Hukum Newton III

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gaya adalah salah satu bagian dari kehidupan manusia. Tanpa adanya gaya, suatu benda tidak akan dapat bergerak.
Dalam ilmu fisika, gaya merupakan dorongan atau tarikan yang dapat menggerakkan suatu benda yang terikat.
Untuk dapat menghitung gaya dari diterima suatu benda, tentunya dibutuhkan sebuah rumus untuk memecahkannya. Berikut rumus gaya beserta penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Pengertian dan Jenis-Jenis Gaya
Gaya memiliki beberapa pengertian. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, gaya mempunyai definisi sebagai:
Dorongan atau tarikan yang akan menggerakkan benda bebas (tak terikat).
Besaran yang mempunyai besar dan arah tertentu
Suatu interaksi yang bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan gerak benda.
Gaya dalam ilmu fisika memiliki beberapa jenis, yaitu:
Gaya otot, yakni gaya yang dilakukan oleh otot-otot manusia. Contohnya, ketika manusia berolahraga.
Gaya pegas merupakan kekuatan yang ditimbulkan oleh karet atau pegas yang diregangkan. Misalnya, ketika seseorang bermain menggunakan katapel.
Gaya listrik statis adalah kekuatan yang dimiliki benda yang bermuatan listrik untuk menarik benda di sekitarnya.
Gaya magnet adalah gaya yang dihasilkan oleh magnet.
Gaya gravitasi, yaitu jenis gaya tarik yang dimiliki oleh Bumi bumi untuk menarik benda ke bawah.
Gaya gesek timbul karena gesekan dua benda. Misalnya saat berlari, sepatu akan bergesekan dengan jalan.
Rumus Gaya dan Hukum Newton
Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket B Setara SMP/MTs Kelas VIII Modul Tema 7, gaya memiliki tiga rumus yang digunakan berdasarkan kasus atau sifat dari peristiwa.
Ketiga rumus gaya tersebut merupakan turunan dari Hukum Newton, baik dari Hukum Newton 1 hingga Hukum Newton 3.
Sir Isaac Newton, seorang ilmuwan pernah menyebutkan mengenai tiga hukum gerak benda. Hukum ini disebut dengan Hukum Newton.
1. Hukum Newton I
Hukum Newton I memiliki bunyi, "Setiap benda akan terus berada pada keadaan diam atau bergerak dengan kelajuan tetap sepanjang lintasan lurus jika tidak dipaksa untuk mengubah keadaan geraknya itu oleh gaya-gaya yang bekerja padanya".
Contoh peristiwa Hukum Newton 1 adalah ketika naik mobil yang bergerak cepat lalu direm, secara otomatis penumpang yang berada di dalam mobil akan terdorong ke depan.
Secara matematis, Hukum Newton dapat dihitung menggunakan rumus atau persamaan berikut ini:
ΣF = 0
Keterangan:
F = gaya.
2. Hukum Newton II
Hukum Newton II menyatakan bahwa resultan gaya yang bekerja pada suatu benda akan mengakibatkan terjadinya perubahan momentum.
Perubahan momentum tiap satu satuan waktu yang dialami oleh benda tersebut berbanding lurus dengan resultan gaya yang bekerja padanya.
Contoh dari peristiwa Hukum Newton II ketika pedagang bakso mendorong gerobaknya dengan kekuatan tertentu dan gerobak tersebut akan berjalan dengan percepatan tertentu.
Rumus atau persamaan untuk menghitung Hukum Newton II adalah:
ΣF = m.a
Keterangan:
ΣF = Resultan gaya (N)
m = Massa benda (kg)
a = Percepatan benda (m/s2)
3. Hukum Newton III
Hukum Newton III berbunyi, "Jika suatu benda mengerjakan gaya (aksi) pada benda lain, benda yang dikenai aksi akan melakukan gaya (reaksi) pada benda pertama yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan gaya aksi.
Contoh peristiwa Hukum Newton III adalah ketika seseorang melompat, maka kakinya akan memberikan gaya terhadap lantai atau permukaan tanah, kemudian lantai atau permukaan tersebut akan memberikan reaksi.
Hukum Newton III bisa dihitung menggunakan persamaan atau rumus berikut ini:
F aksi = -F reaksi.
Keterangan:
F = gaya.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa definisi gaya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia?

Apa definisi gaya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia?
Dorongan atau tarikan yang akan menggerakkan benda bebas (tak terikat), besaran yang mempunyai besar dan arah tertentu, dan suatu interaksi yang bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan gerak benda.
Sebutkan tiga jenis gaya dalam ilmu fisika!

Sebutkan tiga jenis gaya dalam ilmu fisika!
Gaya otot, gaya pegas, dan gaya listrik statis.
Apa yang dimaksud dengan gaya listrik statis?

Apa yang dimaksud dengan gaya listrik statis?
Gaya listrik statis adalah kekuatan yang dimiliki benda yang bermuatan listrik untuk menarik benda di sekitarnya.
