Rumus Keliling Layang-Layang dan Contoh Soalnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keliling layang-layang merupakan salah satu sub materi bangun datar dalam pelajaran matematika. Sesuai dengan namanya, layang-layang memiliki bentuk yang sama seperti mainan layangan yang biasa diterbangkan anak-anak.
Menurut buku Genius Matematika Kelas 6 SD oleh Drs. Joko Untoro (2012: 165), layang-layang adalah suatu bangun datar yang bentuknya terdiri dari dua sisi sama panjang, dan keduanya menciptakan sudut yang berbeda, karena terdiri dari dua pasang segitiga sama kaki.
Layang-layang memiliki dua pasang sisi yang sama besar, dengan dua diagonal (D1 dan D2) yang saling berpotongan. Kedua diagonal ini membentuk sudut siku-siku.
Lalu, seperti apa sifat-sifat bangun datar layang-layang? Bagaimana cara menghitung keliling layang-layang? Agar mengetahui jawabannya, simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Sifat-Sifat Layang-Layang
Layang-layang merupakan bentuk segi empat yang memiliki dua pasang sisi bersentuhan dan sama panjang. Dirangkum dari buku Cepat Menyelesaikan Soal Matematika SMP karangan Supadi, S.Si dkk (2016: 82), layang-layang memiliki beberapa sifat, seperti:
Mempunyai dua pasang sisi yang sama panjang.
Mempunyai sepasang sudut yang sama besar.
Kedua diagonalnya saling tegak lurus dan membagi salah satu diagonalnya menjadi dua sama panjang.
Mempunyai satu simetri lipat.
Dapat menempati bingkainya dengan dua cara.
Setelah mengetahui sifat-sifatnya, simak rumus keliling layang-layang berikut ini.
Rumus Keliling Layang-layang
Rumus keliling layang-layang adalah dengan menambahkan jumlah seluruh sisinya. Oleh sebab itu, rumus keliling layang-layang dapat dituliskan sebagai berikut.
Keliling = sisi + sisi + sisi + sisi
Keliling = 4 x s
Agar bisa menjawab soal keliling layang-layang di lain waktu, berikut contoh soal dan pembahasannya.
Contoh Soal dan Pembahasannya
Contoh Soal 1
Sebuah layang-layang memiliki ukuran sisi pendek 5 cm dan sisi panjang 8 cm, maka keliling layang-layang tersebut adalah...
a. 13 cm
b. 16 cm
c. 23 cm
d. 26 cm
Pembahasan:
Keliling = 2 × (sisi panjang + sisi pendek)
K = 2 × (8 + 5)
K = 2 × 13
K = 26 cm
Jawaban: d
Contoh Soal 2
Sebuah layang-layang memiliki keliling 100 cm, jika ukuran sisi panjangnya adalah 30 cm, maka panjang sisi pendek layang-layang tersebut adalah...
a. 15 cm
b. 20 cm
c. 25 cm
d. 30 cm
Pembahasan:
Sisi pendek = (½ × Keliling) – sisi panjang
Sisi pendek = (½ × 100) – 30
Sisi pendek = 50 – 30
Sisi pendek = 20 cm
Jawaban: b
Contoh Soal 3
Adik berlari mengelilingi lapangan berbentuk layang-layang yang memiliki ukuran sisi panjang 20 m dan sisi pendek 15 m. Jika adik mengelilingi lapangan sebanyak 5 kali, maka jarak lintasan yang ditempuh oleh adik adalah...
a. 150 m
b. 250 m
c. 350 m
d. 450 m
Pembahasan:
Keliling lapangan = 2 × (sisi panjang + sisi pendek)
K = 2 × (20 + 15)
K = 2 × 35
K = 70 m
Jarak lintasan = keliling × putaran
Jarak lintasan = 70 × 5
Jarak lintasan = 350 m
Jawaban: c
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian bangun layang-layang?

Apa pengertian bangun layang-layang?
Layang-layang adalah suatu bangun datar yang bentuknya terdiri dari dua sisi sama panjang, dan keduanya menciptakan sudut yang berbeda, karena terdiri dari dua pasang segitiga sama kaki.
Apa contoh bangun layang-layang di kehidupan sehari-hari?

Apa contoh bangun layang-layang di kehidupan sehari-hari?
Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk bangun datar layang-layang dapat dilihat pada mainan layangan anak-anak, kain batik, ventilasi rumah, pastel, mata buah nanas, dan masih banyak lagi.
Sebutkan ciri khas layang-layang!

Sebutkan ciri khas layang-layang!
Layang-layang memiliki dua pasang sisi yang sama besar, dengan dua diagonal (D1 dan D2) yang saling berpotongan. Kedua diagonal ini membentuk sudut siku-siku.
