Rumus Luas Persegi Panjang dan Bangun Datar Lainnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Dalam pelajaran Matematika, terdapat salah satu materi bangun datar. Rumus luas persegi panjang dan bangun datar lainnya harus dipahami siswa agar lebih mudah dalam mengerjakan soal latihan.
Berdasarkan buku yang berjudul Cooperative Learning Model STAD dalam Pembelajaran Bangun Datar, Herma Kusumaningsih, S.Pd. SD., dkk., (2022:24), bangun datar adalah suatu objek benda dua dimensi yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau garis lengkung.
Karena bangun datar adalah bangun dua dimensi, maka hanya mempunyai ukuran panjang dan lebar. Oleh sebab itu, bangun datar hanya mempunyai luas dan keliling. Bangun datar terdiri dari banyak bangun, seperti persegi panjang, persegi, segitiga, jajan genjang, belah ketupat, layang-layang, lingkaran, dan yang lainnya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Bangun Datar
Sebelum mengetahui rumus luas persegi panjang, pahami terlebih dahulu pengertian dari bangun datar itu sendiri. Pengertian bangun datar menurut buku dengan judul Cara Asyik Belajar Bangun Datar di SD, Putri Handayani, S.Pd, halaman 37, adalah sebagai berikut:
Bangun datar adalah bagian dari bidang datar yang dibatasi oleh garis-garis berupa garis lurus maupun berupa garis lengkung. Bangun- bangun geometri baik dalam kelompok bangun datar adalah sebuah konsep yang abstrak. Artinya bangun- bangun datar tersebut bukan merupakan sebuah benda yang konkret yang dapat dipegang maupun dilihat secara langsung.
Demikian pula dengan konsep bangun geometri, bangun-bangun tersebut merupakan suatu sifat-sifat bangun geometri, sedangkan yang konkret, yang dapat dilihat maupun dipegang, adalah benda- benda yang memiliki sifat bangun geometri.
Misalnya seperti bangun-bangun yang sering kita jumpai pada pelajaran matematika adalah persegi panjang, persegi, segitiga, konsep mengenai persegi panjang, persegi, dan segitiga merupakan sebuah konsep abstrak yang diidentifikasikan melalui suatu karakteristik persegi panjang, persegi serta segitiga.
Dari uraian di atas maka bangun datar dapat didefinisikan sebagai bangun yang rata yang mempunyai dua dimensi yaitu panjang dan lebar tetapi mempunyai ketebalan pada bangun datar. Artinya bangun datar bukan merupakan sebuah benda kongkret, benda-benda yang memiliki sifat bangun geometri.
Rumus Luas Persegi Panjang
Berikut adalah rumus luas persegi panjang dapat digunakan sebagai panduan belajar di rumah mengutip dari buku yang berjudul Cooperative Learning Model STAD dalam Pembelajaran Bangun Datar, Herma Kusumaningsih, S.Pd. SD., dkk., (2022:26).
Rumus luas persegi panjang: Luas = panjang x lebar
Rumus keliling persegi panjang: Keliling = 2 x (panjang + lebar)
1. Sifat-sifat Persegi Panjang
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut.
Memiliki dua pasang sisi sejajar yang berhadapan dan sama Panjang.
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° (sudut siku-siku).
Memiliki dua diagonal yang sama Panjang.
Memiliki dua buah simetri lipat.
Memiliki dua simetri putar
Rumus Bangun Datar Lainnya
Setelah mengetahui rumus luas persegi panjang, tidak ada salahnya jika siswa mengetahui juga rumus bangun datar lainnya. Adapun rumus-rumus bangun datar lain mengutip dari buku yang berjudul berjudul Cooperative Learning Model STAD dalam Pembelajaran Bangun Datar, Herma Kusumaningsih, S.Pd. SD., dkk., (2022:25) dan Kumpulan Rumus Matematika Lengkap Sekolah Dasar, M. Syamsul Arifin, (2018: 95), adalah sebagai berikut:
1. Persegi
Sifat-sifat Persegi:
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut.
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar serta sama Panjang.
Keempat sisinya sama Panjang.
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° (sudut siku-siku).
Memiliki empat buah simetri lipat.
Memiliki empat simetri putar
Rumus luas persegi: Luas sisi x sisi
Rumus keliling persegi: Keliling = 4 x sisi
2. Jajar Genjang
Sifat-sifat Jajar Genjang:
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut.
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan sama Panjang.
Memiliki dua buah sudut tumpul dan dua buah sudut lancip.
Sudut yang berhadapan sama besar.
Diagonal yang dimiliki tidak sama Panjang.
Tidak memiliki simetri lipat.
Memiliki dua simetri putar
Rumus luas jajar genjang: Luas alas x tinggi
Rumus keliling jajar genjang: Keliling (2 x alas) + (2 x tinggi)
3. Belah Ketupat
Sifat-sifat Belah Ketupat:
Memiliki empat buah sisi dan empat buah titik sudut.
Keempat sisinya sama panjang.
Dua pasang sudut yang berhadapan sama besar.
Diagonalnya berpotongan tegak lurus.
Memiliki dua buah simetri lipat.
Memiliki simetri putar tingkat dua
Rumus Luas Belah Ketupat: Luas = 1/2 x diagonal 1 x diagonal 2
Rumus Keliling Belah Ketupat: Keliling = jumlah panjang sisi belah ketupat
4. Segitiga
Sifat-sifat Segitiga:
Merupakan bangun datar.
Mempunyai 3 sisi dengan jumlah panjang dua sisinya lebih dari panjang sisi yang lain.
Jenis-jenis Segitiga
Ditinjau dari panjang sisi-sisinya sebagai berikut:
Segitiga sembarang, panjang ketiga sisinya berbeda.
Segitiga sama kaki, panjang dua sisinya sama.
Segitiga sama sisi, panjang ketiga sisinya sama.
Ditinjau dari besar sudut-sudutnya sebagai berikut:
Segitiga lancip, ketiga sudutnya lancip (0° < α <90°).
Segitiga siku-siku, salah satu sudutnya siku-siku (a = 90°).
Segitiga tumpul, salah satu sudutnya tumpul (90° < a < 180°)
Rumus Luas Segitiga: ½ x a t
Rumus Keliling Segitiga: sisi a + sisi b + sisi c
5. Layang-Layang
Sifat-Sifat Layang-Layang
Mempunyai dua pasang sisi yang sama panjang, yaitu: ABAD dan BC = DC.
Sepasang sudut yang berhadapan sama besar, yaitu: ✓ ABC = ADC.
Salah satu diagonalnya merupakan sumbu simetri, yaitu AC.
Salah satu diagonalnya memotong tegak lurus dan membagi dua sama panjang diagonal yang lain. AC memotong tegak lurus dan membagi dua sama panjang diagonal BD.
Rumus Luas Layang-Layang = 1/2 × diagonal 1 × diagonal 2.
Rumus Keliling Layang-Layang = 2(a + b)
6. Trapesium
Trapesium adalah segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi sejajar. Sisi yang sejajar yaitu AB // CD
Jenis Trapesium
Trapesium sembarang.
Trapesium sama kaki, yaitu trapesium dengan dua sisi yang tidak sejajar sama panjang.
Trapesium siku, siku, yaitu trapesium yang mempunyai dua sudut siku-siku.
Rumus Luas Trapesium = L = 1/2 × t ( AB + CD )
Rumus Keliling Trapesium = (P) = AB + BC + CD + DA. Dapat juga ditulis sebagai jumlah panjang sisi sejajar dan jumlah panjang sisi yang tidak sejajar.
Contoh Soal Bangun Datar
Berikut merupakan berbagai contoh soal bangun datar yang dapat digunakan untuk mendalami materi tersebut.
Suatu taman diketahui berbentuk persegi dengan luas 64 meter persegi. Jika taman disebut diberi pagar untuk mengitarinya, berapa panjang pagar yang dibutuhkan?
Cara Penyelesaian:
Luas persegi = sisi x sisi
64 meter persegi = sisi x sisi
√64 meter persegi = sisi
8 meter = sisi
Panjang pagar yang mengitari taman = keliling taman
Panjang pagar yang mengitari taman = 4 x sisi
Panjang pagar yang mengitari taman = 4 x 8 meter
Panjang pagar yang mengitari taman = 32 meter
Sebuah meja kayu memiliki panjang 120 cm dan lebar 80 cm. Berapakah luas meja kayu tersebut?
Cara Penyelesaian:
Diketahui: panjang = 120 cm, lebar = 80 cm
Ditanyakan: Berapakah luas meja kayu?
Jawab: Luas persegi panjang (L) = panjang (p) x lebar (l)
L = 120 cm x 80 cm = 9600 cm
Berarti, luas meja kayu adalah 9600 cm².
Sebuah segitiga memiliki panjang alas a= 20 cm dan tinggi t= 16 cm. Berapakah luas segitiga tersebut?
Cara Penyelesaian:
Diketahui: a= 20 cm, t= 16 cm
Ditanyakan: Berapakah luas segitiga tersebut?
Jawab:
Rumus luas segitiga, L= 1/2 x a x t
L= 1/2 x 20 cm x 16 cm = 160 cm²
Jadi, luas segitiga tersebut ialah 160 cm².
Pak Ahmad memiliki kebun yang berbentuk persegi, dengan panjang sisinya adalah 12m. Pak Ahmad ingin menanam pohon pisang di sekliling kebun tersebut.
Jika jarak antara pohon pisang yang satu dengan yang lain adalah 2m, berapakah pohon pisang yang dibutuhkan Pak Ahmad?
Cara Penyelesaian:
Diketahui:
Sisi persegi = 12m
Sekelilingnya akan ditanami pohon pisang dengan jarak 2m
Ditanyakan: Berapa jumlah pohon pisang yang dibutuhkan?
Cara Penyelesaian:
Keliling persegi = 4 x sisi = 4 x 12m = 48m
Jarak antara pohon pisang = 2m
Jumlah pohon pisang yang dibutuhkan = 48 : 2 = 24 batang
Jadi, jumlah pohon pisang yang dibutuhkan adalah 24 batang.
Desi diminta oleh gurunya untuk mengelilingi suatu lapangan sejauh 800 meter. Jika lapangan tersebut memiliki panjang 12 meter dan lebar 8 meter, maka berapa kali Desi mengelilingi lapangan tersebut?
Cara Penyelesaian:
Keliling lapangan = 2(panjang + lebar)
Keliling lapangan = 2(12 meter + 8 meter)
Keliling lapangan = 2(20 meter)
Keliling lapangan = 40 meter
Banyak putaran yang dilakukan Desi = 800 meter : 40 meter
Banyak putaran yang dilakukan Desi = 20
Dengan mengetahui rumus luas persegi panjang dan beberapa bangun datar lainnya, akan memudahkan siswa dalam memahami dan mengerjakan soal latihan. (Ria)
Baca juga: Cara Mengurutkan Pecahan Biasa dan Campuran dengan Contoh Soal
