Sakit Kepala Bagian Belakang, Apa Saja Penyebabnya?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sakit kepala merupakan kondisi yang pernah dialami setiap orang, tak terkecuali sakit kepala belakang. Sakit kepala bagian belakang menjadi masalah kesehatan yang dialami berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga lansia.
Sakit kepala di bagian belakang ini kerap muncul secara tiba-tiba. Belum lagi rasa nyerinya yang tertahankan, sangat mengganggu aktivitas manusia sehari-hari.
Terdapat sejumlah penyebab munculnya sakit kepala bagian belakang. Apabila sakit kepala muncul dalam intensitas yang cukup sering, seseorang perlu berkonsultasi kepada dokter agar bisa mengetahui bahaya atau tidaknya penyebab sakit kepala ini.
Lantas, apa saja penyebab sakit kepala bagian belakang? Agar lebih memahaminya, simak uraian lengkapnya berikut ini.
Penyebab Sakit Kepala Belakang
Ada beberapa penyebab yang dapat menimbulkan sakit kepala belakang, mulai dari sakit kepala tegang hingga saraf kejepit. Berikut masing-masing penjelasannya yang dirangkum dalam buku Nyeri Kepala: Kenali dan Cegah oleh dr. Samuel Pola Karta S. (2018: 22).
1. Sakit Kepala Tegang
Sakit kepala tegang adalah salah satu kondisi paling umum yang dapat menyebabkan rasa sakit di tengkorak bagian belakang. Sebagian besar rasa sakit ini, dialami oleh seseorang yang sedang dalam kondisi stres dan kelelahan.
2. Migrain
Migrain juga merupakan kondisi yang cukup umum dan menjadi penyebab rasa sakit di tengkorak bagian belakang. Serangan migrain biasanya dimulai dari sakit kepala sebelah kiri, kemudian merambat ke bagian belakang kepala.
Sakit kepala migrain bisa berlangsung beberapa jam atau bahkan beberapa hari, dan serangannya bisa berulang-ulang.
3. Sakit Kepala Cluster
Sakit kepala cluster tergolong lebih jarang terjadi, tetapi bisa terasa sangat menyakitkan. Jenis sakit kepala inimuncul pada saat tertentu dan bisa terjadi berkali-kali dalam sehari.
Satu periode cluster dapat berlangsung berminggu-minggu, hingga berbulan-bulan. Namun, saat tidak berada dalam fase cluster, penderita tidak akan merasakan sakit kepala sama sekali.
Penyebab sakit kepala cluster tidak diketahui secara pasti, tetapi diduga berasal dari kelainan pada bagian hipotalamus otak. Serangan sakit kepala cluster kadang-kadang dipicu oleh aroma yang kuat, seperti parfum, cat, atau bensin.
4. Arthritis
Rasa sakit di bagian belakang kepala juga dapat disebabkan oleh arthritis. Arthritis adalah kondisi yang disebabkan oleh adanya peradangan dan pembengkakan di area leher dan sekitarnya.
Biasanya, kondisi ini menyebabkan sakit di bagian belakang kepala serta leher. Saat mengalami rasa sakit akibat arthritis, pergerakan yang dilakukan penderita dapat memperparah sakit di bagian belakang kepala yang dirasakannya.
5. Saraf Kejepit
Adanya bagian saraf yang terjepit di tulang belakang, dapat menyebabkan rasa sakit dan tertekan di bagian leher. Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala yang disebut servikogenik.
Biasanya, rasa sakit berawal dari bagian belakang kepala yang menjalar hingga bagian belakang mata. Adapun gejala lain yang menyertainya, yaitu rasa kurang nyaman di bagian bahu dan lengan bagian atas.
Rasa sakit yang dirasakan di bagian belakang tengkorak akan meningkat, saat seseorang dalam posisi berbaring.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab sakit kepala cluster?

Apa penyebab sakit kepala cluster?
Penyebab sakit kepala cluster tidak diketahui secara pasti, tetapi diduga berasal dari kelainan pada bagian hipotalamus otak.
Apa saja pemicu sakit kepala cluster?

Apa saja pemicu sakit kepala cluster?
Serangan sakit kepala cluster kadang-kadang dipicu oleh aroma yang kuat, seperti parfum, cat, atau bensin.
Apa salah satu penyebab arthritis?

Apa salah satu penyebab arthritis?
Arthritis adalah kondisi yang disebabkan oleh adanya peradangan dan pembengkakan di area leher dan sekitarnya.
