Konten dari Pengguna

Salah Satu Indikator Keberhasilan Pembelajaran Berbasis Masalah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi salah Satu Indikator Keberhasilan Pembelajaran Berbasis Masalah. sumber: Pexels/Asia Culture Center
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi salah Satu Indikator Keberhasilan Pembelajaran Berbasis Masalah. sumber: Pexels/Asia Culture Center

Sebuah strategi pembelajaran berkaitan langsung dengan kemampuan siswa-siswa. Mengetahui salah satu indikator keberhasilan pembelajaran berbasis masalah adalah hal penting untuk menilai pencapaian.

Metode pembelajaran berbasis masalah banyak digunakan, karena fokus untuk mencari solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi. Hal tersebut sangat dibutuhkan saat proses belajar. Di sinilah peran guru sangat penting, karena harus menentukan metode pembelajaran agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik.

Salah Satu Indikator Keberhasilan Pembelajaran Berbasis Masalah

ilustrasi salah Satu Indikator Keberhasilan Pembelajaran Berbasis Masalah. sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Menurut buku Strategi dan Pendekatan Pembelajaran di Era Milenial, Atika Kumala Dewi, SPd , ‎Hasanuddin Manurung, MPdK , ‎Agus Yulistiyono, SE, MM (2021:1), strategi pembelajaran merupakan komponen penting dalam kurikulum karena berfungsi sebagai jembatan antara kompetensi yang ingin dicapai dan proses pembelajaran itu sendiri

Strategi yang paling efektif dalam mengevaluasi keberhasilan pembelajaran berbasis masalah adalah dengan melibatkan siswa dalam permasalahan yang nyata. Memilih masalah nyata tersebut, guru harus mempertimbangkan kesesuaian masalah tersebut dengan pencapaian kompetensi dasar.

Salah satu indikator keberhasilan pembelajaran berbasis masalah adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam menghadapi masalah atau menemukan solusi. Inilah indikator keberhasilan lainnya yang dapat dicapai.

  • Siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran.

  • Siswa berani mengemukakan pendapat dengan terarah dan bermakna.

  • Siswa lebih memahami materi yang disampaikan.

  • Peningkatan prestasi belajar siswa dengan tes ulangan harian.

  • Siswa mampu menganalisis suatu masalah dan membuat pemecahan masalah dari wacana yang diberikan.

Jadi, metode pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara siswa dengan guru. Sebab dalam metode ini guru sebagai mitra untuk berbagi pengalaman sesuai dengan konsep creative learning.

Kemampuan berpikir siswa dapat dioptimalisasikan melalui proses kerja kelompok atau tim yang sistematis, sehingga siswa dapat memberdayakan, mengasah, menguji dan mengembangkan kemampuan berpikirnya secara berkesinambungan.

Strategi yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di antaranya adalah permasalahan sebagai kajian, permasalahan sebagai penjajakan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, serta permasalahan sebagai contoh nyata.

Kesimpulannya adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan menganalisis solusinya menjadi salah satu indikator keberhasilan pembelajaran berbasis masalah. Metode ini efektif meningkatkan interaksi siswa selama proses belajar. (Dva)

Baca Juga: Mengenal Mindful Learning dan Manfaatnya pada Pembelajaran Siswa