Segudang Manfaat Kunyit Hitam untuk Lambung

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
19 November 2021 15:07
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Segudang Manfaat Kunyit Hitam untuk Lambung (268151)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kunyit hitam. Foto: Pixabay
Kunyit hitam merupakan salah satu jenis rempah yang berasal dari Pakistan, India, dan Turki. Manfaat kunyit hitam untuk lambung telah banyak dibuktikan melalui berbagai riset yang dilakukan oleh para ahli.
ADVERTISEMENT
Dengan beragam khasiatnya, banyak yang menjadikan jenis rempah yang satu ini sebagai salah satu komponen bahan makanan maupun minuman. Simak penjelasan selengkapnya tentang kandungan kunyit hitam dan manfaatnya untuk lambung.

Mengenal Kunyit Hitam

Menurut buku Basmi Kanker dengan Herbal oleh Bambang Sudewo, keberadaan kunyit hitam di dunia herbal Indonesia termasuk varian baru. Selain itu, keberadaannya di Tanah Air juga jarang ditemui dan belum banyak dikenal.
Rempah yang bernama latin Curcuma caesia ini ternyata tergolong kategori rempah yang terancam punah. Hal tersebut terjadi karena meningkatnya permintaan kunyit hitam tanpa disertai upaya untuk meregenerasinya.
Tanaman ini memiliki rimpang yang bergerombol layaknya kencur. Batang yang menjalar tersebut berbentuk bulat telur. Adapun warna rimpangnya adalah biru kehitaman. Semakin tua usia rimpang, semakin pekat warna biru kehitamannya. Diameternya berkisar 2 hingga 3,5 sentimeter.
ADVERTISEMENT

Kandungan Kunyit Hitam

Menurut Sudewo dalam sumber yang sama di atas, berbagai riset untuk mengetahui kandungan jenis rempah yang satu ini telah dilakukan. Macam-macam zat yang ada di dalamnya antara lain sebagai berikut:
  1. Senyawa kimia a-pinene (0,40), b-pinene (0,60), b-ocimene (E and Z) (2,1), champor (7,73), linalool (0,99), caryophyllene (3,15) borneol (4,3), camphene (1,67), menthol (1,79), dan cis b-ocimene (14,54).
  2. Zat lain seperti karbohidrat, protein, minyak tetap dan lemak, steroid, trapezoid, tanin, fenol, dan sebagainya.
Aktivitas antioksidan pada fenol dalam kunyit hitam tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan kunyit mangga. Dengan demikian, kunyit hitam dapat menghambat penggumpalan keping sel darah merah dan melebarkan pembuluh darah. Selain itu, kunyit hitam juga dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
ADVERTISEMENT
Kandungan zat dalam kunyit hitam banyak dimanfaatkan oleh para herbalis sebagai ramuan obat. Meski begitu, terdapat manfaat lain yang bisa diperoleh dari kunyit hitam. Misalnya, mengobati penyakit jantung, strok, hingga penyakit asam lambung (GERD).
Segudang Manfaat Kunyit Hitam untuk Lambung (268152)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyakit GERD. Foto: Freepik.com

Manfaat Kunyit Hitam untuk Lambung

Menurut buku Rempah-rempah (Bumbu Dapur, Kaya Manfaat) oleh Aisyah Putri, secara umum rempah jenis kunyit memiliki manfaat untuk mengatasi masalah pencernaan, termasuk lambung. Sajian kunyit dalam bentuk minuman hangat berfungsi untuk meredakan nyeri akibat asam lambung yang naik.
Sebuah penelitian dari jurnal Pharmacognosy Reviews, mencatat efek kandungan curcumin pada kunyit mampu meredakan peradangan luka pada dinding lambung. Zat itu dinilai mampu meningkatkan produksi lendir.
Dalam jurnal Systematic Reviews disebutkan juga bahwa kurkuma mampu mengurangi intensitas maag kambuh. Hal tersebut karena produksi curcumin pada kunyit dapat menekan produksi asam lambung dan empedu berlebih.
ADVERTISEMENT
Itulah penjelasan tentang kunyit hitam dengan berbagai kandungan dan manfaat di dalamnya. Saat ini penelitian lebih lanjut tentang kunyit hitam terus dilakukan guna mengeksplorasi berbagai manfaat lainnya.
(ANM)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020