Sejarah Kenaikan Yesus Kristus dan Maknanya bagi Umat Kristen

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari ini seluruh umat Kristen memperingati Kenaikan Yesus Kristus. Dalam merayakan momen krusial ini, penting untuk mengetahui sejarah kenaikan Yesus Kristus dan maknanya.
Dengan memahami sejarah dan maknanya, umat Kristen bisa merayakan peristiwa ini dan merenungkannya, sehingga dapat memperkuat keimanan.
Sejarah Kenaikan Yesus Kristus
Kisah kenaikan Sang Juruselamat tercatat lengkap di dalam Kisah Para Rasul 1:3-11. Untuk mempermudah pemahaman, simak sejarah kenaikan Yesus Kristus berikut ini.
Peristiwa ini terjadi 40 hari usai kebangkitan Yesus (Paskah). Selama 40 hari usai kebangkitan-Nya, Yesus menampakkan diri kepada para murid dan mengajarkan mereka tentang Kerajaan Allah.
Mengutip Yohanes 20, Yesus menampakkan diri pertama kali kepada Maria Magdalena di dekat kubur.
Setelah itu, Ia juga menamppakan diri kepada murid-murid-Nya, termasuk Tomas, yang awalnya sempat tidak percaya, tetapi akhirnya percaya usai mencucukkan tangannya ke dalam lambung Yesus.
Selanjutnya, Yohanes 21:1-14 mencatat bahwa Yesus sekali lagi menampakkan diri kepada murid-murid-Nya di pantai dari Danau Tiberias.
Ia bahkan sempat memberi arahan kepada para murid untuk menebarkan jala di sebelah kanan perahu, sehingga mereka berhasil menangkap 153 ekor ikan.
Ia kemudian menikmati sarapan roti dan ikan bersama para murid dan meminta mereka semua untuk menggembalakan semua domba-Nya.
Usai beberapa kali menampakkan diri dan mengajarkan murid-murid-Nya tentang Kerajaan Allah, pada hari ke-40, Yesus dan para murid berkumpul di Bukit Zaitun.
Di situlah Ia menyampaikan pesan dan Amanat Agung yang terus menjadi visi dan pegangan Gereja Kristen sampai sekarang.
Pesan Yesus
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." - Kisah Para Rasul 1:8 (TB)
Melalui pesan tersebut, Yesus ingin menguatkan hati setiap murid-Nya agar tidak takut dalam mengabarkan Injil dan bersaksi atas nama-Nya.
Amanat Agung
”Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." - Matius 28:19-20 (TB)
Melalui Amanat Agung ini, Yesus memerintahkan para murid untuk tidak hanya memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa umat-Nya. Namun, juga memuridkan semua bangsa seturut ajaran-Nya.
Tak hanya itu, Yesus juga menekankan bahwa Ia senantiasa menyertai setiap umat-Nya hingga akhir zaman. Dengan demikian, umat Kristen tidak perlu hidup di dalam ketakutan, melainkan bisa menaruh pengharapan pada-Nya.
Setelah menyampaikannya, Yesus terangkat ke surga. Awan menutup-Nya dari pandangan para murid.
Saat mereka menatap langit, ada dua orang berpakaian putih yang berkata, ”Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." - Kisah Para Rasul 1:11 (TB)
Banyak tafsiran yang menyebut mereka sebagai malaikat. Setelah itu, para rasul kembali ke Yerusalem dan memilih Matias sebagai pengganti Yudas.
Makna Kenaikan Yesus Kristus
Dikutip dari blueletterbible.org, peristiwa ini tentu menyimpan makna penting bagi seluruh umat Kristen. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.
1. Penyempurnaan Karya Keselamatan
Kenaikan Yesus menjadi penyempurna dari karya keselamatan yang Ia laksanakan untuk umat manusia.
Pekerjaan-Nya di bumi telah selesai dan memuaskan Allah Bapa. Dengan demikian, setiap orang percaya menjadi yakin atas pengampunan yang diterima.
Melalui kenaikan-Nya ke surga, Ia menunjukkan kesatuan-Nya dengan Allah Bapa. Hal ini menunjukkan bahwa semua janji, ajaran, dan perkataan-Nya adalah benar dan bisa diandalkan.
Hal itu sesuai dengan pernyataan Stefanus jelang kematiannya sebagai martir.
“Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.”” - Kisah Para Rasul 7:55-56 (TB)
2. Yesus Kembali ke Dalam Kemuliaan
“Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.” - Yohanes 17:5 (TB)
Kenaikan Yesus merupakan jawaban atas doa-Nya sebelum ditangkap prajurit Romawi. Melalui peristiwa ini, Yesus kembali ke dalam kemuliaan-Nya bersama Allah Bapa yang telah mengutus-Nya untuk menebus dosa umat manusia.
Rasul Paulus juga menekankan bahwa Yesus yang sempat direndahkan di kayu salib, kini telah bangkit dan dimuliakan di surga.
Hal itu tertera di dalam Filipi 2:9-11 (TB) sebagai berikut:
“Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!””
3. Pengharapan bagi Orang Percaya
Peristiwa ini juga memberikan pengharapan akan kehidupan kekal bagi seluruh umat percaya. Hal ini mengimplikasikan bahwa barang siapa yang percaya dan mengikuti-Nya akan memperoleh hidup yang kekal bersama-Nya di surga yang mulia.
“Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.” - Ibrani 6:19-20 (TB)
4. Pengutusan Orang Percaya
Sebelum naik ke surga, Yesus menyampaikan Amanat Agung. Hal ini tertulis dalam Injil Matius.
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” - Matius 28:19-20 (TB)
Pada momen ini, Yesus mengutus semua orang percaya untuk memberitakan Injil dan menjadikan seluruh bangsa murid-Nya.
5. Dibukanya Jalan bagi Roh Kudus
Sepuluh hari setelah peristiwa kenaikan Yesus, Roh Kudus turun atas orang percaya. Peristiwa ini dikenal dengan nama Pentakosta.
Dengan demikian, kenaikan Yesus ke surga membuka jalan bagi Roh Kudus untuk menguatkan setiap orang percaya dalam menjalani kehidupan seturut firman-Nya dan memberitakan Injil.
“Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” - Yohanes 16:7 (TB)
6. Yesus Menyiapkan Rumah bagi Orang Percaya
“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.” - Yohanes 14:1-3 (TB)
Setelah naik ke surga, Yesus menyiapkan rumah bagi setiap orang percaya. Ini karena sesungguhnya setiap orang percaya hanyalah musafir di muka bumi.
Pada akhirnya setiap orang percaya akan meninggalkan dunia dan kembali ke surga. Namun, untuk mencapai hal itu, setiap orang percaya harus menjauhkan diri dari keinginan daging yang tidak seturut kehendak Tuhan.
“Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.” - 1 Petrus 2:11 (TB)
7. Yesus Akan Kembali
Kenaikan Yesus ke surga menegaskan bahwa Ia akan kembali ke bumi. Hal ini sesuai dengan perkataan malaikat kepada para murid Yesus usai Ia naik ke surga.
“Dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.” - Kisah Para Rasul 1:11 (TB)
Demikianlah sejarah Kenaikan Yesus Kristus yang diperingati hari ini beserta maknanya yang bisa direnungkan seluruh umat Kristen. Selamat merayakan Kenaikan Yesus Kristus! (Bren)
Baca juga: 120 Ucapan Kenaikan Isa Almasih 2025, Penuh Makna dan Kasih
