Seni Ukir: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Teknik

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
21 Oktober 2021 10:43
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Seni Ukir: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Teknik (128269)
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian seni ukir. Foto: Unsplash
Seni ukir di Indonesia sudah cukup dikenal sejak tahun 1450 SM dan bahan yang digunakan pada saat itu adalah tanah liat.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya tanah liat, ada beberapa bahan lain yang digunakan, seperti pelapah daun, kayu, batu, tulang dan lainnya. Selain itu, tujuan dari seni ukir di zaman dulu beda dengan zaman sekarang.
Jika zaman sekarang seni ukir digunakan untuk membuat sebuah karya seni, di zaman dulu seni ukir dibuat untuk menciptakan simbol-simbol kepercayaan dan pesan untuk sebuah ritual kepercayaan.
Mengutip buku Sejarah Perkembangan Seni Ukir di Jepara karya Agus Dono Karmadi, dkk, perkembangan seni ukir tidak lepas dari perjuangan R.A Kartini, tokoh emansipasi wanita.
Ia merupakan seorang perempuan asal Jepara yang cukup sering mencurahkan perhatiannya kepada seni ukir di Jepara. Hal itu karena upah pekerja seni ukir yang dinilai kecil dan tidak sepadan dengan kinerjanya.
ADVERTISEMENT
Melihat adanya potensi baik di bidang seni ukir untuk mata pencaharian rakyat Jepara, Kartini pun memutuskan untuk melakukan pemesanan besar-besaran yang nantinya dibagikan kepada teman-temannya.
Orang-orang di luar Jepara kemudian mulai menyadari bahwa ada karya seni yang layak untuk dibeli dari seni ukir. Semenjak saat itu, Kartini yakin bahwa seni ukir yang sebelumnya dikenal sebagai suatu kerajinan bisa berubah menjadi sebuah industri.
Setelah mengetahui sejarah dari seni ukir, berikut penjelasan mengenai pengertian, jenis, hingga teknik yang digunakan. Simak di bawah ini!

Pengertian Seni Ukir

Menurut buku Pengetahuan Teknologi Kerajinan Ukir Kayu karya Sudarmono dan Sukijo, seni ukir adalah menggoreskan atau memahat huruf-huruf dan gambar pada kayu atau logam, sehingga menghasilkan bentuk timbul dan cekung atau datar sesuai dengan gambar rencana.
ADVERTISEMENT
Seni ukir di Indonesia dikenal juga dengan sebutan seni pahat. Kini, keberadaannya pun sering ditemukan di berbagai daerah tidak hanya di Jepara saja.

Jenis-Jenis Motif Seni Ukir

Seni Ukir: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Teknik (128270)
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis seni ukir. Foto: Unsplash
Seni ukir juga memiliki berbagai macam motif untuk menghasilkan sebuah karya. Berikut jenis-jenis motif seni ukir yang sering disajikan oleh para pengrajin, seperti yang dikutip dari buku Antropologi 2: Untuk SMA dan MA Kelas XII karya Puji Lestari.
  • Motif hias percandian. Salah satu motif yang menggambarkan percandian adalah Candi Prambanan yang berarti lambang kesuburan.
  • Motif hias kedaerahan. Biasanya motif ini berasal dari berbagai daerah, seperti Pekalongan, Cirebon, Yogyakarta, Jepara, Majapahit, Pajajaran, Bali, Surakarta, dan lainnya.

Teknik Seni Ukir

Dalam membuat karya seni ukir, dibutuhkan juga berbagai macam teknik, yakni:
ADVERTISEMENT
  • Carving adalah seni chipping dan memotong pada bagian datar dari kayu untuk membentuk ukiran agar tampaknya menjadi tiga dimensi.
  • Chip carving adalah teknik yang digunakan dalam membuat suatu karya seni ukir ukuran besar.
  • Pembakaran kayu adalah teknik yang digunakan untuk menambah desain atau finishing kayu.
  • Mengerik adalah salah satu cara lama dan paling sederhana dalam teknik mengukir pemula.
(JA)
Apa saja jenis seni ukir?
chevron-down
Apa itu teknik carving dalam seni ukir?
chevron-down
Dari mana asal motif hias kedaerahan?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020