Simak! Pengertian Garis Berat Segitiga dan Cara Membuatnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian garis berat segitiga adalah garis yang ditarik dari titik sudut suatu segitiga, sehingga membagi sisi di depannya menjadi dua bagian sama panjang.
Menurut jurnal Garis Istimewa pada Segitiga yang ditulis oleh Riza Gushelsi, segitiga merupakan suatu bangun datar yang mempunyai tiga buah sisi dan tiga buah sudut yang dipelajari dalam matematika.
Pada segitiga terdapat garis-garis istimewa, di antaranya garis bagi, garis tinggi, dan garis berat. Garis istimewa segitiga merupakan garis lurus yang menghubungkan satu titik sudut atau satu sisi dengan sisi di hadapannya.
Garis bagi segitiga adalah garis yang ditarik dari salah satu sudut pada segitiga, sehingga membagi sudut tersebut menjadi dua sama besar. Kemudian, garis tinggi pada segitiga adalah garis yang melalui salah satu titik sudut pada segitiga dan tegak lurus dengan sisi di depannya.
Sedangkan garis berat adalah garis yang ditarik dari sudut hingga membagi sisi di depannya menjadi dua bagian sama panjang. Karena segitiga memiliki tiga sudut, maka terdapat tiga garis berat dalam sebuah segitiga.
Ketiga garis berat ini berpotongan di satu titik yang disebut sebagai titik berat (centroid). Titik berat ini merupakan pusat keseimbangan segitiga. Jika sebuah segitiga digantungkan tepat pada titik beratnya, segitiga tersebut akan berada pada posisi horizontal.
Contoh Menentukan Garis Berat Segitiga
Perhatikan segitiga ABC berikut:
Diketahui DB = DC dan EA=EC.
Karena CE:CA = ED:AB = CD:CB = 1:2, maka ED sejajar AB dan ED=1/2AB. Akibatnya, sudut ADE = sudut BED. Jadi, segitiga ABZ sebangun dengan segitiga DEZ.
Dengan demikian:
ZA : ZD = ZB : ZE = AB : DE = 2 : 1
Artinya titik berat Z membagi garis berat segitiga dengan perbandingan 2:1.
Selanjutnya perhatikan segitiga ABC berikut dengan AD, CF, dan BE garis berat.
Menurut Dalil Stewart dapat dicari panjang garis berat sebagai berikut.
AD2 . BC2 = AB2 . CD + AC2 .BD – BD . DC . BC
= AB2 . ½ BC + AC2 . ½ . BC – ½ . BC . ½ . BC .BC
AD2 = ½ . AB2 + ½ . AC2 – ¼ . BC2
Dengan cara yang sama diperoleh panjang garis berat yang lain, yaitu:
BE2 = ½ . AB2 + ½ BC2 – ¼ AC2
CF2 = ½ . AC2 + ½ BC2 – ¼ AB2
Membuat Garis Berat Segitiga
Mengutip dari buku Matematika 3 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, langkah-langkah membuat gambar garis berat dari titik A ke sisi BC pada segitiga ABC adalah sebagai berikut:
Gambar segitiga sembarang ABC.
Lukis dua busur lingkaran L1 dan L2 yang masing-masing berjari-jari r dan berturut-turut berpusat di B dan C. Sehingga kedua busur ini berpotongan di dua titik, dinamakan titik K dan L.
Hubungkan garis yang melalui K dan L serta memotong BC di D.
AD adalah garis berat yang dilukis.
(FNS)
