Konten dari Pengguna

Sistem Pencernaan: Mulut hingga Usus Besar

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem pencernaan pada tubuh manusia berfungsi untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makaan. Sumber: Freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Sistem pencernaan pada tubuh manusia berfungsi untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makaan. Sumber: Freepik.com

Setiap organ tubuh yang dimiliki manusia memiliki fungsi-fungsi tertentu. Organ-organ tersebut tersusun beberapa jaringan yang bekerja di dalamnya.

Apabila organ-organ tersebut memiliki fungsi dan tujuan kerja yang sama, itu akan membentuk sebuah sistem yang disebut dengan sistem organ.

Ada banyak jenis sistem organ yang terdapat pada tubuh manusia, salah satunya ialah sistem pencernaan. Sistem pencernaan merupakan salah satu sistem yang penting untuk tubuh manusia.

Tanpa sistem pencernaan, manusia tidak dapat menyerap segala nutrisi yang terkandung di dalam sebuah makanan maupun minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Untuk mempelajari mengenai sistem ini, simak penjelasan mengenai pengertian sistem pencernaan dan organ-organ yang bekerja di dalamnya.

Pengertian Sistem Pencernaan

Secara sederhana, sistem pencernaan merupakan sistem pada tubuh manusia yang dilakukan oleh beberapa organ tertentu. Sistem ini berfungsi untuk mencerna dan menyerap nutrisi pada makanan.

Menurut Icih Tresnaasih, M.Pd dalam modul pembelajaran Biologi SMA Kelas XI: Sistem Pencernaan, proses pencernaan merupakan sebuah proses yang mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil dan halus.

Proses pencernaan juga memilki fungsi sebagai pemecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan menggunakan enzim dan organ-organ pencernaan.

Umumnya, sistem yang biasa disebut sebagai sistem disgeti ini terbagi ke dalam dua jenis, yakni:

  • Pencernaan secara mekanik, yakni proses perubahan bentuk makanan yang biasanya dilakukan dengan menggunakan gigi.

  • Pencernaan secara kimiawi, yaitu jenis proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan menggunakan enzim.

Ilustrasi organ-organ pada sistem pencernaan. Sumber: Kemdikbud

Organ-Organ Sistem Pencernaan

Melansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, organ penyusun sistem pencernaan dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, dan usus besar.

1. Mulut

Mulut merupakan organ yang dimiliki manusia yang menjadi saluran pertama yang dilewati makanan untuk masuk ke dalam tubuh.

Di dalam mulut, terdapat beberapa organ lain yang memiliki fungsi-fungsi tertentu, yakni:

  • Gigi yang digunakan untuk menghancurkan makanan secara mekanik.

  • Enzim yang terdapat di dalam mulut untuk menghaluskan makanan secara kimiawi, seperti enzim amilase.

  • Lidah yang berfungsi sebagai indra pengecap.

2. Kerongkongan

Kerongkongan merupakan organ yang menjadi penghubung antara mulut dan lambung. Kerongkongan berfungsi sebagai tempat penyaluran makanan yang telah diolah oleh mulut ke lambung.

3. Lambung

Lambung merupakan salah satu organ vital dalam sistem pencernaan. Lambung berbentuk seperti kantung besar yang terdapat di dalam rongga perut bagian kiri manusia.

Bagian-bagian pada lambung memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  • Otot-otot lambung yang berfungsi mengaduk semua makanan dengan getah lambung.

  • Asam lambung pada getah lambung berfungsi untuk membunuh kuman penyakit atau bakteri yang ada pada makanan.

  • Pepsin berfungsi memecah protein menjadi pepton dan proteosa.

  • Enzim renin berfungsi menggumpalkan protein susu (kasein) yang terdapat dalam susu.

Lambung adalah salah satu organ tubuh yang bekerja pada sistem pencernaan. Sumber: Freepik.com

4. Usus Halus

Usus halus (intestinum) adalah organ yang berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan. Proses pencernaan paling lama terjadi di dalam organ ini. Usus halus terdiri usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejenum), dan usus penyerap (ileum).

5. Usus Besar

Makanan yang masuk ke dalam usus besar merupakan sisa penyerapan dari usus halus. Usus besar memiliki fungsi untuk menambahkan atau mengurangi kadar air dalam makanan.

Apabila mengandung air yang cukup tinggi, makanan tersebut akan mudah diserap oleh usus besar. Jika mengandung sedikit air, sisa makanan akan ditambahkan air di usus besar.

Usus besar kemudian akan mengubah sisa-sisa makanan tersebut menjadi tinja atau feses yang dibantu oleh bakteri yang disebut Escherichia coli.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis sistem pencernaan?

chevron-down

Pencernaan secara mekanik dan pencernaan secara kimiawi.

Apa yang dimaksud dengan pencernaan secara mekanik?

chevron-down

Pencernaan secara mekanik, yakni proses perubahan bentuk makanan yang biasanya dilakukan dengan menggunakan gigi.

Apa yang dimaksud dengan pencernaan secara kimiawi?

chevron-down

Pencernaan secara kimiawi, yaitu jenis proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan menggunakan enzim.