SQL Adalah Structured Query Language, Ini Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SQL adalah kependekan dari structured query language yang merupakan bahasa permintaaan yang terstruktur dalam suatu database. Dikatakan terstruktur karena penggunaan SQL memiliki standar yang disesuaikan dengan sebuah asosisasi, yaitu ANSI.
SQL juga dapat diartikan sebagai sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional, termasuk sistem yang beroperasi pada komputer pribadi.
Menurut buku Sistem Manajemen Database Access dan SQL server karya Vivian Siahaan dkk (2017: 68), SQL memungkinkan penggunanya dapat mengakses informasi, tanpa mengetahui di mana lokasinya, atau bagaimana informasi tersebut dapat disusun.
Dalam penggunaannya, SQL lebih mudah dibandingkan dengan bahasa pemrograman. Namun, SQL juga lebih rumit daripada software lembar kerja dan pengolah kata.
Sebuah pernyataan SQL yang sederhana dapat menghasilkan set permintaan untuk informasi yang tersimpan pada komputer yang berbeda dan lokasinya pun tersebar, sehingga membutuhkan waktu dan sumber daya komputasi yang banyak.
SQL memerlukan perintah ketika menggunakannya. Perintah ini disebut dengan query. Perintah SQL sendiri dikategorikan menjadi tiga subperintah. Lalu, apa saja jenis-jenisnya? Selengkapnya ada di bawah ini.
Perintah Dasar SQL
Dalam penggunaannya, perintah SQL yang dikategorikan menjadi tiga subperintah, yaitu DDL (Data Definion Language), DML (Data Manipulation Language), dan DCL (Data Control Language).
Berikut ini masing-masing penjelasannya yang dikutip dari buku Kumpulan Latihan SQL: Studi Kasus Penjualan Menggunakan Xampp milik Eri Mardiani dkk (2016: 13).
1. DDL (Data Definition Language)
DDL adalah subbahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka database. Ada tiga perintah yang termasuk dalam DDL, yaitu:
Create, perintah ini digunakan untuk membuat database baru, tabel baru, view baru, dan kolom.
Alter, perintah ini digunakan untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Pekerjaannya mencakup mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, maupun memberikan atribut pada kolom.
Drop, perintah yang digunakan untuk menghapus database dan tabel.
2. DML (Data Manipulation Language)
DML adalah subbahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah terbuat. Perintah yang digunakan antara lain sebagai berikut.
Insert, perintah untuk menyisipkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
Select, perintah untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa tabel dalam relasi. Data yang diambil dapat ditampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung, maupun ditampilkan pada tampilan aplikasi.
Update, perintah untuk memperbarui data lama menjadi data terkini. Jika data yang dimiliki salah atau kurang up to date dengan kondisi sekarang, maka dapat diubah isi datanya menggunakan perintah ini.
Delete, perintah untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang dihapus adalah data yang tidak diperlukan lagi.
3. DCL (Data Control Language)
DCL adalah subbahasa yang digunakan untuk melakukan pengawasan data dan server database. Perintah yang digunakan adalah sebagai berikut.
Grant, perintah untuk memberikan hak akses pengguna ke database.
Revoke, perintah untuk menghilangkan hak akses yang telah diberikan dengan perintah Grant.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa saja tiga perintah yang termasuk dalam DDL?

Apa saja tiga perintah yang termasuk dalam DDL?
Create, alter, dan drop.
Apa kegunaan perintah alter dalam DDL?

Apa kegunaan perintah alter dalam DDL?
Perintah ini digunakan untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Pekerjaannya mencakup mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, maupun memberikan atribut pada kolom.
Apa itu DML (data manipulation language)?

Apa itu DML (data manipulation language)?
DML adalah subbahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah terbuat.
