Konten dari Pengguna

SSD: Definisi, Komponen, dan Perbedaannya dengan HDD

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi SSD. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi SSD. Foto: Pixabay

Dalam sebuah komponen komputer terdapat perangkat penyimpanan data. Jenisnya pun bermacam-macam, salah satunya Solid State Drive (SSD).

SSD diyakini menjadi salah satu perangkat penyimpanan data dengan kecepatan akses dan kelebihan lainnya. Lantas, apa yang dimaksud dengan SSD? Simak penjelasannya berikut ini.

Definisi SSD

Menurut buku Dasar Sistem Komputer oleh I Gede Partha Sindu, SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan data yang menggunakan IC sebagai memori untuk menyimpan data, instruksi, dan informasi.

SSD biasanya dikenal sebagai kartu flash atau flash drive. SSD dapat digunakan di semua jenis komputer, termasuk jenis komputer server, komputer mobile, komputer desktop, dan sebagainya.

Dalam artian, SSD merupakan bagian penting bagi beragam media penyimpanan portabel. Saat ini kapasitas penyimpanan SSD berkisar dari 16 gigabyte hingga 256 gigabyte.

Komponen dalam SSD

Dalam buku Pengenalan Teknologi Informasi oleh Muhammad Ridwan Lubis, dkk., SSD berisi komponen sebagai berikut:

1. Pengontrol

Komponen ini berfungsi menyediakan fitur antarmuka tingkat perangkat SSD dan mengeksekusi firmware. Firmware merupakan perangkat lunak terprogram yang terdapat di perangkat keras.

2. Addressing

Komponen ini merupakan logika yang bertugas menjalankan fungsi pemilihan di seluruh komponen memori flash.

3. Data buffer/cache

Komponen ini merupakan RAM berkecepatan tinggi. Biasanya digunakan untuk mencocokkan kecepatan dan meningkatkan throughput data.

4. Koreksi kesalahan

Komponen ini berupa logika yang mendeteksi sekaligus mengoreksi terjadinya kesalahan.

5. Memori flash

Komponen memori flash berupa individual chip flash/NAND.

Ilustrasi HDD Foto: Pixabay

Perbedaan SSD dan HDD

Baik SSD maupun HDD (hard disk drive) memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai penyimpan data. Namun, terdapat perbedaan di antara keduanya. Dalam buku Dasar Sistem Komputer oleh I Gede Sindu perbedaan antara SSD dengan HDD, antara lain sebagai berikut:

  • SSD tidak memiliki komponen bergerak di dalamnya. Sehingga data dan informasi hanya disimpan di dalam microchips. Sedangkan HDD memiliki lengan mekanik yang bergerak guna menulis dan membaca data di atas piringan magnetik.

  • SSD lebih unggul karena kondisi tersebut memungkinkan kinerjanya lebih cepat dibandingkan dengan hard disk.

  • SSD bergerak secara elektrik untuk menyimpan dan mengambil data. Sedangkan hard disk bergerak secara mekanik untuk melakukan kedua hal tersebut. Perbedaan ini juga menjadikan SSD bekerja lebih cepat dibandingkan hard disk.

  • Dari segi bentuk dan ukuran, SSD memiliki ukuran yang jauh lebih praktis dibandingkan HDD. Penyusutan ukuran perangkat penyimpanan menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

  • Karena SSD tidak memerlukan komponen bergerak seperti HDD, maka perangkat ini menjadi penyimpanan tertipis dan teringan yang pernah ada.

  • Dari segi efek yang ditimbulkan, SSD tidak mengakibatkan panas berlebih layaknya HDD. Selain itu, SSD tidak memerlukan daya listrik yang tinggi. Cukup dengan daya kurang dari 1 watt saja, SSD bisa bekerja. Sedangkan HDD membutuhkan daya setidaknya lebih dari 10 watt untuk bisa beroperasi.

(ANM)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan SSD?

chevron-down

SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan data yang menggunakan IC sebagai memori untuk menyimpan data, instruksi, dan informasi.

Sebutkan komponen dalam SSD!

chevron-down

Pengontrol, Addressing, Data buffer/cache, Koreksi kesalahan, dan Komponen memori flash.

Sebutkan tiga keunggulan SSD!

chevron-down

1. Kinerja SSD lebih cepat dibandingkan dengan hard disk. 2. SSD bergerak secara elektrik untuk menyimpan dan mengambil data. 3. SSD memiliki ukuran yang jauh lebih praktis dibandingkan HDD.